SELINGKUHAN SUAMI IBUKU

SELINGKUHAN SUAMI IBUKU
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "25"


__ADS_3

"apa maksud mu may...?" ucapan itu ku ucapkan kan menutupi kegugupan ku,pasti Ira sudah menceritakan semua pada maya bibi nya


"Ira sudah ceritakan semua yang kau lakukan padanya,kau bajingan! tak pantas di sebut manusia" ucapan may seperti tamparan bagiku, sangat menyakitkan


"may... aku enggak ngerti kamu ngomong apa,aku enggak melakukan apapun pada Ira" aku masih ber alibi,tak bisa ku biarkan ada orang tau hubungan ku dengan Ira,bisa habis aku


"ah... masih mengelak kau ya! sampai hati kau lakukan itu pada keponakan ku!!" may terlihat semakin marah mukanya yang putih itu kini memerah aku coba alih kan pandangan dari mata tajam itu


"lho... may,kamu belum pulang?" Tina datang dengan segelas air di tangan dan membuyarkan situasi tengang antara aku dan may


"eh belum kak,aku mau liat suami mu dulu apa udah lebih tenang,ya udah aku pulang ya kak" ucap Maya sambil beranjak pergi dari rumah kami,syukur lah dia tak memberitahu Tina,kalau tidak bisa semakin kacau situasi nya,walau perkataan terakhir Maya tadi sempat membuat dahi Tina berkerut


***


senja sudah menampakkan dirinya di sebelah barat,suasana sudah semakin gelap,ketiga anak-anak ku sedang duduk berkumpul di ruang TV menunggu Maghrib usai,aku memang tak pernah memaksakan mereka untuk beribadah,kalau mereka mau lakukan,kalau tidak ya tak ku paksa,karna aku sendiri jarang melakukan sholat lima waktu

__ADS_1


melihat mereka berkumpul begitu aku jadi teringat Ira,biasanya dia selalu ada di antara adik-adiknya ketika sedang berkumpul begitu,walau akhir-akhir ini kulihat Ira sudah sering ber ibadah,bahkan bisa kukatakan dia sudah tidak meninggalkan sholat nya lagi,aku pun heran dengan sikap Ira yang berubah jadi relijius begitu,padahal walaupun semasa sekolah Ira selalu pergi mengaji tapi dia tak pernah sholat,yang ku lihat dia ikut belajar mengaji di surau hanya untuk ikutan teman nya saja biar tak di Katai tak bisa ngaji,sangat berbeda dengan Ira yang sekarang lebih banyak diam di rumah dan rajin beribadah bisa ku katakan Ira mulai berubah sejak dia bekerja di toko baju itu


kadang aku merasa sedikit risih juga memintanya melayani ku,tapi apa boleh buat nafsuku tak pernah bisa ku bendung, selalu bergelora bila melihat tubuh putih itu


karena itu juga aku ingin membawa Ira pergi jauh dan menikahi nya,tapi apa kah itu salah!? aku memang sangat mencintai gadis itu dan tak mau kehilangan nya,jika ku halalkan aku akan lebih leluasa,walau aku harus bersikap tega pada istri dan anak ku tapi apa boleh buat, cinta telah membuta kan ku


mengingat Ira hatiku terasa sakit lagi,bagai mana bisa aku hidup tanpa nya,sesekali ku pegangi dada ku yang terasa nyeri,kepalaku juga masih terasa sakit jika mengingat gadis itu telah pergi dengan uang sepuluh juta ku


aku harus bangkit,tak bisa ku biarkan ini terjadi,aku harus menjumpai may,aku yakin dia pasti tau kemana iraku pergi,biarlah kalau dia sudah tau perihal hubungan terlarang ku dengan Ira,aku tak perduli,yang terpenting sekarang adalah menemukan Ira dan menggagalkan pernikahan nya


aku coba beranjak dari duduk ku,aku akan pergi ke rumah may,aku harus tau apa yang sebenarnya terjadi,dan sejauah apa dia tau mengenai hubungan Ku dan Ira


kini Tina sudah ada di kursi yang terletak di hadapan ku,mata nya masih sembab karna tak henti mengisi kepergian Ira


"ayah mau cari cara untuk menemukan Ira" ucap ku dengan suara yg masih lemas

__ADS_1


"ibu Rancana nya akan ke rumah ayah kandung nya Ira,ibu yakin kalau dia tau kemana Ira pergi,tadi Maya bilang Ira akan di walikan ayah kandung nya kan?" yah benar sekali,akhirnya Tina bisa memberikan sedikit solusi mengenai kegelisahan ku,tapi apa aku harus menjumpai mantan suami Tina itu,aku sendiri tak pernah mengenal nya,lagi pula apa yang akan kami jawab nanti mengenai kawin larinya Ira,aku akan di anggap tak becus menjaga Ira


"ibu saja yang pergi ya,ayah biar tunggu di sini mana tau Ira akan pulang" ucap ku pada Tina coba mengelak


"kenapa ayah enggak mau ikut ibu yah,ibu enggak mau kalau harus menjumpainya sendirian,ibu risih yah" aku mengerti maksud Tina,itu karena sudah bertahun-tahun mereka tak saling jumpa,apa sebaik nya aku pergi saja ketempat yang Tina maksud,aku juga penasaran dengan wajah asli pria itu,orang yang sudah berhasil menipu Tina dengan status bujang palsunya,dan meninggalkan Tina dan Ira demi wanita lain


"ya sudah,ayah akan ikut,tapi jika nanti mantan suami mu itu marah karna ira kawin lari gimana" aku memang meras khawatir jika mantan suami Tina marah dengan keadaan yang sudah terjadi


"kita lihat nanti saja yah,apa dia akan berani marah pada ibu,dia bahkan tak pernah sekalipun menemui anak nya sejak dia pergi,apa dia berhak untuk marah!!" tina kulihat berapi-api saat mengatakan itu,luka di hatinya masih membekas ku rasa


"ya sudah kalau itu mau ibu,kita pergi sekarang aja" aku sengat ingin tau ke beradaan ira,semakin cepat ku temukan semakin baik pastinya


"besok saja yah,sekarang sudah malam,lagi pula bagaimana ayah mau bawa motor dengan kondisi begini" Tina benar,aku tak akan sanggup mengemudi kan motor dengan keadaan ku ini,apa lagi rumah mantan suaminya itu terbilang jauh


"ya sudah,besok kita kesana" aku iyakan saja,lagi pula malam ini aku akan ke tempat Maya,aku yakin dia memiliki jawaban di mana Ira

__ADS_1


"ibu heran lihat ayah,kenapa ayah sebegitu marah nya Ira pergi,sampai semua barang di rumah ini ayah banting,ibu susah payahnya menyicil semua barang itu" ku tatapi wajah Tina lekat,lalu memandangi sekeliling ku yang sudah kosong,hanya ada TV yang masih tergantung di dinding, sementara perabotan lain dan jga beberapa vas bunga dan bingkai foto sudah ku hancurkan tadi,hanya tersisa beberapa perabot yang masih bisa diperbaiki,aku sampai hilang akal begitu karena mu Ira


"sebenarnya ayah kenapa,ibu tau ayah menyayangi Ira seperti anak ayah sendiri, tapi apa yang ayah lakukan tadi sulit di terima akal sehat" ucap Tina lagi sembari menatap ku penuh selidik,andai dia tau seperti apa hancurnya hatiku saat ini,aku mencintai Ira sangat dalam,Ira bahkan sudah ku intimi selama delapan tahun,lalu ketika dia menghilang beserta dengan uang yang susah payah ku kumpulkan, apa aku akan diam saja


__ADS_2