SELINGKUHAN SUAMI IBUKU

SELINGKUHAN SUAMI IBUKU
SELINGKUHAN SUAMI IBUKU episode "27"


__ADS_3

Ikbal segera membalikkan badan menghadap ke arah ku,kedua tangan nya kulihat terkepal,matanya menyala penuh amarah,tapi aku tak gentar,aku benar-benar akan melaporkan nya jika masih berusaha mencari Ira,apa lagi akan menyakitinya,biar lah kalau kak Tina harus terluka dengan kenyataan yang ada,Ira berhak punya kehidupan bahagia,dia berhak bebas dari cengkeraman ayah tiri bejad itu


"aku tak main-main,jika kau masih mengganggu Ira,kau akan ku laporkan" ucap ku lagi lantang


"kau lapor kan saja,aku tak takut! kami melakukan atas suka sama suka" Ikbal mengatakan itu sembari tersenyum sinis,tapi aku mampu menangkap kecemasan di sana


"gunakan akal pikiran mu dan jadilah waras,kau memperdaya anak usia dua belas tahun untuk memuaskan hasrat mu,tidak ada kata suka sama suka disitu!" Ikbal mengalih kan pandangan nya dari menatap ku,kini dia terlihat aku yakin dia mulai ketakutan


"coba saja kalau aku tau kau mencoba mencari mereka,aku akan segan melaporkan mu!"


"kau pikir aku akan takut dengan ancaman mu,aku akan tetap mencari Ira!" usai mengucapkan itu,Ikbal segera membalikkan badan melangkah menuju motornya yang terparkir agak jauh dari rumah ku,aku masih melihat kearah tubuh gempal itu hingga hilang dari pandangan


aku tau Ikbal tak akan menyerah,dia pasti akan tetap mencari dimana keberadaan Ira,bisa ku lihat dari reaksi gila nya saat Ira menghilang,rasa khawatir di hatiku tak bisa ku pungkiri, bagaimana kalau Ikbal bisa menemukan Ira dan Aril, bagaimana jika Ikbal benar menyakiti mereka,entah lah... aku hanya bisa mendoakan mereka baik-baik saja


***


[assalamu'alaikum bi,Ira udah di pelabuhan ya Bi,udah mau menyebrang ke Batam] pesan yang Ira kirim ku baca sembambari mengucap syukur di dalam hati,akhir nya mereka sampai ke Dumai dan akan menyebrang ke Batam


[waalaikun salam Ira,syukur lah kalau kalian sudah di Dumai,semoga tidak ada halangan apapun saat menyebrang ke Batam]


[iya bi,ini Ira baru isi baterai di pelabuhan,udah dari tadi malam handphone Ira mati,bi gimana keadaan di rumah?] aku menarik nafas dalam saat membaca pesan Ira itu,andai dia tau seperti apa reaksi ayah tirinya saat menyadari dia menghilang, sudah pasti dia tau,bukan kah akhir-akhir ini Ikbal selalu bersikap tidak baik pada ira


[ ya nak,dari tadi malam bibi khawatir Handphone mu tak bisa di hubungi,masalah ayah mu tak perlu bibi jelaskan,kamu pasti sudah tau kan apa yang akan dia perbuat tau kamu lari dari dia"

__ADS_1


[pasti ayah mengamuk di rumah kan bi,Ira titip ibu dan adik-adik ya... BI,Ira takut ayah sakiti ibu karena Ira" dia pasti sangat mengkhawatirkan ibu dan adik nya,tapi syukur lah Ikbal tak sampai menyakiti mereka


[kamu enggak usah khawatir Ra,ibu dan adikmu baik-baik saja,ayah tiri mu tidak akan menyakiti mereka,dia hanya mau kamu nak]


[nanti kali sudah di Batam kabari bibi ya Ra]


[iya Bi,nanti Ira kabari kalau Ira sudah sampai]


ku sudahi berkirim pesan dengan Ira karena aku harus menyiap kan sarapan,setidak nya sekarang sudah sedikit lega karna tak ada kendala di perjalanan


sungguh aku salut kepada Aril,aku tak menyangka masih ada pria yang mencintai tulus seperti Aril mencintai Ira,walaupun dia tau seperti apa Ira itu tapi tak di jadikan nya alasan untuk meninggalkan Ira,dia justru maju untuk mendampingi Ira keluar dari kehidupan yang penuh dosa


semoga saja anak itu akan selalu menjadi benteng buat Ira dalam situasi apapun,cukup lah Ira menderita selama ini,semoga saja setelah menikah nanti hidup mereka akan bahagia


***


"mau kemana kak...?" tanyaku saat melihat kak Tina sudah akan menaiki motor yang di kemudikan Ikbal


"kakak mau ke tempat bang danus may,mana tau Ira bilang dia akan ke mana" ucapan KK tina tadi sempat membuat kaget,bukan kah dia bersumpah tidak akan mau lagi menjumpai mantan suaminya itu


"Kakak yakin mau kesana?" tanyaku lagi memastikan


"Kakak harus ketemu bang

__ADS_1


danus Ra,kita harus tau di mana Ira,kakak yakin bang danus tau keberadaan Ira" kak Tina begitu yakin jika Ira bisa ia temukan padahal anak itu sudah berada jauh


"ya udah kakak hati-hati" ucap ku di iringi suara motor yang melaju meninggal kan ku


sekilas ku tatap wajah ikbal,sungguh sangat pandai laki-laki itu menyembunyikan kebohongan nya,sebisa mungkin dia kan bersikap manis terhadap Kakak ku agar tak curiga


aku memilih pulang ke rumah,biarlah kak Tina dan Ikbal menjumpai bang Danus,aku tau bang danus tidak akan memberikan jawaban apapun karena dia memang tidak diberitahu Ira akan kemana,lagi pula aku sudah jelaskan semua pada bang danus waktu itu,jangan sampai mereka tau kalau aku lah yang mengantar kan Ira padan nya


aku sudah selesai menyiapkan makan siang untuk anak ku,lalu aku akan menjemput mereka dari sekolah karna sudah waktunya,aku teringat lagi pada Kaka Tina bagi mana jawaban bang danus itu membuat ku penasaran,apa sebaiknya aku ke tempat kak Tina saja ya


kulajukan motor ku ke arah rumah kak Tina usai menjemput anak ku,ku lihat motor Ikbal sudah terparkir halaman rumah, biar aku masuk saja dan menanyai langsung saja perihal kepergiaan mereka ke rumah bang danus tadi,apa mereka menemukan jawaban hilang nya Ira


"assalamu'alaikum ku" ku ucap kan salam seraya masuk ke rumah KK ku,aku terlebih dahulu menemukan Ikbal yang sedang duduk di ruang tamu dengan wajah yang tak bisa ku bayangkan, seperti nya dia sedang frustasi karena tak mendapat apa yang dia mau,ku tinggalkan saja lelaki bejat yang tak menjawab salam ku tadi menuju dapur,karena aku mendengar suara orang sedang memasak


"gimana kak,apa bang danus tau Ira kemana" kak tina menghentikan kegiatannya seraya melihat ke arah ku yang sudah berdiri di hadapan nya


"bang danus enggak tau katanya may,Ira cuma minta di walikan saat Ira menikah" aku menarik nafas lega,syukur lah mereka tak mendapat kan jawaban dari bang danus


"lalu sekarang gimana kak!?" tanyaku pura-pura tak tau keberadaan Ira


"kakak akan tetap cari Ira,kakak enggak bisa terima Ira melakukan hal ini,kenapa dia harus lari dengan lelaki itu sedangkan tidak ada yang melarang Ira memiliki hubungan" andai saja kak Tina tau seperti apa suaminya memperlakukan Ira


"tapi may,tadi aku sempat ngobrol dengan tetangga bang danus,Meraka bilang Ira datang ke rumah bang danus dengan seorang perempuan yang sedikit lebih muda dari kakak, kira-kira dengan siap dia ke situ may?"

__ADS_1


__ADS_2