
"Cit,cit,cinta itu nggak mandang siapa aja tau nggak. cinta itu hadir karena terbiasa dan datang diwaktu nggak tepat yang membuat kita bimbang dan bertanya-tanya apakah kita mencintai dia atau hanya sekedar nyaman saja.Banyak orang yang salah menafsirkan rasa itu yang membuat mereka patah hati dan bodohnya nggak mau lagi membuka hati"ujar Lea lagi
"Ckckck, si paling ngerti cinta"Ujar Eni sambil menatap Lea
"Masuk akal juga sih yang dibilang lea, apa lagi kan bokap nya Canva cuman anak angkat dari opanya alya.Jadi otomatis mereka nggak ada ikatan darah kan?, so mereka bisa MENIKAH"Ujar citra sambil menekankan kata menikah.
"Benar juga sih,tuh tuh tengok deh cara canva memperlakukan Alya kayak gimana"Ujar Eni sambil menunjuk dengan bibirnya ke arah Alya dan canva yang duduk tak jauh dari mereka.
Disitu sangat terlihat canva sangat lembut memperlakukan Alya dengan tatapan yang begitu dalam seakan mereka berdua adalah sepasang kekasih.
Begitu juga dengan Alya yang sangat senang setiap kali berada di sisi canva seolah olah ia menganggab canva sebagai seorang pria bukan sebagai saudara.
Lain hal nya di lain tempat dimana terlihat dua pria remaja yang tengah duduk bersantai sambil menghisap rokok nya masing masing sambil membahas misi mereka.
"Bagaimana apa rencana gue akan berhasil?"Tanya salah satu remaja itu.
__ADS_1
"Tentunya akan berhasil,btw Lo knpa sih Ngotot banget dapatin dia?"Tanya remaja yang di sebelah nya
"Gua mau balas rasa sakit gua ke dia"Jawab nya sambil meremas botol bir yang berada di genggaman tangan sebelah kanan nya.
"Gua bakal buat lo menyesal karna dulu pernah nolak cinta gua"Batinnya
"Dimas jalankan rencana ini dengan cara licik sekali pun, karna kalau dengan cara baik-baik dia nggak akan mau dan tentunya akan selalu ada canva di belakang nya. pastiin lo main cantik"
"Siap bro!,lagian gua udah nggak sabar nikmatin tubuh nya"Kekeh Dimas
"Nanti malam dia akan berada di club xx dengan para sahabatnya,pastiin rencana ini berhasil"Ujar remaja itu kemudian meninggalkan dimas sendiri.
"Bund lya ijin mau ke rumah cinta yah"Ujar Alya setelah selesai makan malam dengan bunda nya karena ayahnya saat ini sedang perjalanan bisnis ke luar negeri.
"Iya hati-hati ya jangan pulang larut malam,bunda mau ke mansion utama opa Endra lagi sakit"Ujar maya
"Oke siap bunda"Ujar Alya kemudian mencium tangan bundanya
__ADS_1
"Bundaaaa..."Rengek Alya
"Apa lagi lya anak bunda yang paling cantik sejagat raya "Ujar Maya
"Bundaharaa.."Rengek Alya sambil menarik-narik tangan bundanya
"Iya nanti bunda tf lima juta cukup?"Tanya Maya yang sudah tahu niat putri semata wayangnya yang sedari tadi merengek apa lagi sesudah mengeluarkan kata bundaharaa berarti ada maunya
"Heheh bunda paling the best dehh sayang bunda banyak-banyak "Ujar Alya sambil mencium pipi bundanya kemudian berlari menuju pintu utama
"Alya pergi dulu bund,Babay"Teriak Alya yang sudah di depan pintu utama
"Anak ini"Ujar Maya sambil geleng-geleng kepala
__+_+_+_
Hai readers tercinta maaf ya jarang update,karena lagi sibuk heheh makasi banyak buat kalian yang sudah setia dengan novel ini walaupun slow update tanpa kalian mungkin aku nggak bakal semangat buat update kelanjutan ceritanya..
__ADS_1
see yo next time💜