She Is Mine[Taennie]

She Is Mine[Taennie]
part 1


__ADS_3

Seorang yeoja tengah mengayuh sepedanya sambil bersenandung kecil,dialah jane kim.


Jane mengayuh sepedanya dengan kecepatan sedang sambil menikmati udara kota seoul.


Jane menghentikan sepedanya di sebuah toko bunga milik sahabatnya irene.


Tinggggg


Jane membuka pintu toko tersebut dan menyapa irene.


"Selamat pagi eonnie" sapa jane.


"Pagi jane-ah" jawab irene.


"Eonnie apakah ada pesanan ya harus ku antar." tanya jane.


"Ah..ada kau harus mengirimkannya di kompel A-24 kau tau kan" tanya irene sambil mengambil bunga pesanan.


"Komplek terelit sekoreakan eonnie" jawab dan tanya jane.


"Nee,kau antar yh ingat jaga baik baik ini adalah pesanan spesial" ingat irene sambil menyerahkan bunga ke jane.


"Siap eonnie" ujar jane sambil mengambil bunga yg ada di tangan irene dan melangkah pergi.


Jane segera keluar dari toko bunga dan mengambil sepedanya meletakan bunga ke keranjang dengan hati hati.


Jane mengayuhkan sepedanya dengan sedikit kencang karena jarak dari toko ke komplek A-24 sangat lah jauh.


Keringat terus bercucuran di pelipis dahinya hingga ia hampir sampai si tempat tujuannya.


"Semangat jan bentar lagi" semangat jane.


Sesampainya di komplek A-24.jane segera turun dari sepedanya dan mengambil bunga lalu melangkah kakinya menuju rumah mewah yg ada di hadapannya .


"Rumahnya besar banget" batin janee.


Jane segera menekan bel rumah mewah tersebut


Ting... tong


Pintu rumah terbuka dan menampilkan seorang wanita bak dewi itu lah menurut jane,tanpa sadar jane terus menatap wanita tersebut sambil membulatkan mulutnya.


"Apakah dia seorang dewi" beo jane.


Wanita itu terkekeh melihat reaksi jane lucu menurutnya,wanita tersebut melambaikan tangannya di depan wajah jennie hingga membuat jane terkejut dan malu sudah mengagumi wanita di hadapannya.


"Ma..maaf nyonya saya melamun" ujar jane sambil menunduk.


"Ah kau lucu sekali,sepertinya kau mengagumi ku" ujar wanita tersebut sambil terkekeh.


"Hehehe kau begitu cantik seperti dewi" ucapan polos tersebut lolos dari bibir jane.

__ADS_1


"Menurutku kau lebih cantik dari ku" ujar wanita tersebut.


"Kau lebih cantik nyonya,ahh.....aku lupa maaf ini pesanan bunga dari tuan kim seok jin untuk nyonya kim sooyaa." ujar jane sambil menyerahkan bunganya kepada wanita yang bernama sooyaa.


"Wah indah sekali,apakah kau penjual bunga" tanya sooyaa.


"Bukan nyonya saya hanya pengantar saja" ucap jane sambil tersenyum.


"Ishhh jangan memanggilku nyonya panggil eonnie saja" ujar sooyaa.


"A-hh baik lah eonnie" ucap jane canggung.


sooyaa hanya tersenyum


"Siapa nama mu?" tanya sooyaa


"Jane kim,eonnie bisa memanggilku jane" jawab jane.


"Nama yg indah" ucap sooyaa.


"Terimakasih eonnie kalo begitu jane pamit eonnie" ucap jane sambil melangkah pergi.


Dua langkah berjalan terdengar teriakan sooyaa.


"Jane tunggu" teriak sooyaa.


Jane membalikan badannya dan melihat sooyaa yang menyodorkan sejumlah uang pada nya.


"Ini tip nya" ucap sooyaa.


"Tidak ada penolakan" tegas sooyaa dengan terpaksa jane menerima uang dari sooyaa.


"Ah iya aku minta no.hp mu boleh" tanya sooyaa sambil menyerahkan handphone nya, jane hanya menganggum dan memberi nomernya.


"Terima kasih semoga kita bisa bertemu lagi jane" ujar sooyaa sambil tersenyum jennie pun membalas senyuman sooyaa.


"Kalau begitu jane pamit eonnie" pamit jane lalu di angguki oleh jisoo.


Jane segera mengayuh sepedanya saat berada di jalan besar jane melihat seorang anak kecil yg sedang menangis karena eskrimnya terjatuh,namun bukan itu yang jane perhatikan tapi ia memperhatikan mobil yang sedang melaju kencang menuju anak tersebut.


Dengan gerakan cepat jane memeluk anak tersebut hingga terjatuh bersama di rerumputan


Sang pemilik mobil segera keluar dari mobilnya dan memandang jane tajam.


"APA KAU TAK PUNYA MATA HAA" bentak pria tersebut.


Jane yg mendengar bentakan pria itu pun menunduk takut sambil memeluk anak yg sedang menangis dalam pelukannya.


"M..aaff tuan saya hanya menyelamatkan anak ini" ucap jane pelan sambil menunduk.


"Jika berbicara tatap orangnya" bentak pria itu.

__ADS_1


Jane mengangkat takut takut kepalanya hingga berhasil menatap mata pria yg ada di hadapannya.


Sedetik kemudian jane kembali menunduk karena takut.


"Sekali lagi saya minta maaf tuan permisi" ujar jane sambil melangkah pergi sambil menggendong anak kecil yg berada di pelukannya.


Pria tersebut memandang kepergian jane sambil tersenyum seringai.


'Menarik' batin pria tersebut dan masuk kedalam mobilnya.


Jane membawa anak tersebut lalu berjongkok dihadapannya.


"Heii jangan menangis " ujar jane.


Anak tersebut pun berhenti menangis.


"Dimana orang tua mu" tanya jane.


Anak itu pun menggeleng,tapi berapa detik kemudian seorang arajuma menghampiri mereka.


"Yh ampun danil kamu kemana aja eomma nyariin kamu" ujar arajuma itu khawatir.


"Eomma nona ini udah nyelamatin danil dari mobil yg ingin menabrak danil" ujar anak tersebut sambil memeluk sang arajuma.


Arajuma itu pun terkejut lalu memandang jane.


"Terima kasih sudah menyelamatkan anakku nak" ujar arajuma itu.


"Ah taka apa arajuma kalo begitu saya permisi" pamit jane lalu di angguki oleh arajuma tersebut.


Jane melangkahkan kakinya menuju sepedanya lalu mengayuh sepedanya menuju toko bunga irene.


----------------


Seorang namja sedang terduduk di kursi kebesarannya sambil menghisap zat nikotin dengan tenang.


Hingga seseorang mengetuk pintu.


Tok tok...


"Masuk" ujar namja itu.


Seorang namja masuk lalu membungkuk hormat.


"Ada apa tuan memanggil saya" tanya ooh sehun.


"Carikan aku data gadis ini" ucap namja itu sambil memberikan handphone miliknya.


Ohsehun pun mengangguk dan menyerahkan handphone pada tuannya.


"Baik tuan,saya permisi" ujar ohsehun dan di balas anggukan oleh pria tersebut.

__ADS_1


"Aku akan memilikimu gadis kecil. "ujar pria itu.


BERSAMBUNG


__ADS_2