She Is Mine[Taennie]

She Is Mine[Taennie]
part 7


__ADS_3

Update


Sesampainya di mansion victory,jane langsung keluar dari mobil tanpa mengucapkan sepatah kata pun.


Ia sungguh kesal sangat kesal.victory sangat posessive,egois dan bertindak semaunya.


jane melangkah memasuki mansion dengan kaki yang dihentak-hentakan,masa bodo dengan victory yang kini sedang menghembuskan nafas pelan.


jane bertekad akan mendiami victory sebagai hukumannya.


jane memasuki kamar dan dengan sengaja membanting pintu dengan cukup keras lagi-lagi victory hanya dapat menghela nafas atas sikap jane.


victory segera menyusul jane dan melihat jane yang tengah membaringkan tubuhnya membelakangi victory.


victory menaiki kasur lalu mengelus surai jane.


"Sayang dengerina aku yah,apa yang aku lakuin itu semua buat kamu,sayang" ucap victory.


jane menggeleng.


"Oppa egois"


"Sayang,ini demi kebaikanmu oppa egois karena oppa sayang sama kamu. "


"jane benci oppa" ucap jane dengan nada bergetar.


victory yang mendengar nada bicara jane pun hanya terdiam.


Ia membarikan tubuh nya sambil memeluk jane,jane tetap tidak ingin membalikan badanya.air matanya jatuh ia tidak suka sikap victory ia benci saat victory bertindak semaunya tanpa mau mendengarkan ucapan jane.


"Oppa nggak sayang sama jane." ucap jane lirih.


Matanya sudah terpejam karena lelah,tapi victory masih tetap mendengarkan lontaran kata dari bibir jane.

__ADS_1


victory hanya berfikir bahwa yang ia lakukan semata-mata hanya untuk melindungi jane. victory memang mengakui jika dirinya memang egois.


Ia tak suka miliknya dilihat oleh orang lain,saat tak suka.


victory dapat merasakan nafas jane yang teratur,itu berarti jane sudah masuk dalam alam mimpinya.


"Semua yang ku lakukan semata-mata hanya untuk melindungi mu sayang,oppa sayang sama kamu" ucap victory lalu mengecup kening jane lalu memejamkan matanya menyelami alam mimpi.


Pagi hari....


Pagi ini seperti biasanya jane masih tetap mendiami victory. victory hanya dapat menghela nafas pelan atas sikap jane tak ada pilihan lain selain menuruti keinginan calon istrinya ini.


Mereka sedang berada di meja makan.namun keadaan hanya hening hingga victory mendekat dan berjongkok di hadapan jane.


"Sayang jangan mendiami ku terus,apa yang kau inginkan oppa akan kabulkan" ucap victory sambil menggenggam tangan jane.


jane menatap victory bibirnya melengkung kebawah,ia cemberut.


"Aku ingin gaun pengantin yang berwarna pink itu oppa" ucap jane dengan tatapan memelas.


"Sayang gaun itu terlalu terbuka bahu mu akan terlihat,oppa tak akan membiarkannya" ucap victory sedikit menolak.


Namun selanjutnya victory meringis karena melihat mata jane yang berkaca-kaca.oh ayolah,jane bukan anak kecil lagi tapi lihatlah sekarang jane seperti anak kecil yang menangis karena tak diperbolehkan memakan permen.


"Baiklah-baiklah oppa akan mengganti gaun yang kemarin dengan gaun yang kau inginkan,apa kau senang sekarang" ucap victory pasrah,ia lebih baik menuruti keinginan calon istrinya ini dari pada harus didiami sepanjang hari.


jane tersenyum lebar matanya berbinar sangat katarak jika jane terlihat senang.


"Terimakasih oppa" ucap jane.


victory tersenyum.


"Apa hanya ucapan terimakasih saja tak ingin memberikan sesuatu kepada calon suamimu ini. "

__ADS_1


jane bingung.


"Lalu jane harus apa oppa"


victory mendengus calon istrinya ini begitu polos dan itu sangat terlihat menggemaskan.


"Tidak ingin memberikan oppa ciuman sebagai tanda terimakasih" ucap victory sambil menyengir.


jane mengangguk-ngangguk lalu ia mencium pipi kanan victory.


"Apa hanya satu kecupan saja" ucap victory.


jane yang mengerti pun segera mencium pipi kiri victory.


"Sekali lagi" ucap victory.


jane menurut lalu mencium dahi v.


"Ini yang terakhir" ucap victory sambil menunjuk bibirnya.


Dan yah lagi-lagi jane hanya mengangguk lalu mencium bibir victory.


victory membeku ia tak percaya jane menuruti permintaannya hingga jane melepaskan ciumannya lalu menunduk dengan pipi yang bersemu.


victory terkekeh.


"Kenapa pipimu ini sayang" goda victory.


jane menggeleng.


"Utututh..ada yang sedang malu rupanya" kakehan victory terdengar nyaring ditelinga jane.


"YAKK....oppa jangan menggoda ku" ucap jane kesal sambil memanyunkan bibirnya.

__ADS_1


victory kembali tertawa karena berhasil menjahili jane.


BERSAMBUNG.......


__ADS_2