![She Is Mine[Taennie]](https://asset.asean.biz.id/she-is-mine-taennie-.webp)
Update.
Saat ini jane tangah mengunjungi toko bunga milik Irene. Tentu saja dengan beberapa Bodyguard yang menjaganya.
"Irene eonnie. "jane berteriak saat melihat Irene yang tengah merapikan beberapa bunga di vas bunga.
Irene menoleh, matanya berbinar saat melihat jane. Irene langsung berlari membiarkan bunganya terjatuh, ia memeluk jane dengan erat.
"Hey gadis nakal, kemana saja kau. Hilang tanpa kabar membuat eonnie khawatir. "Cibir irene.
jane terkekeh kecil. Irene menggandeng tangan jane menuju salah satu bangku yang terbuat dari rotan.
"Kemana saja kau? Dan siapa mereka,muka mereka seram sekali "Tanya Irene dengan penuh selidik dan sesekali melirik empat
Bodyguard yang sedang mengamati keduanya.
"Mianhae eonnie.selama ini aku dirumah suamiku. Aku baru pertama kali diperbolehkan untuk keluar. "
Mata Irene membelalak. Heol, ia dibuat terkejut saat ini.
"Heh.. Kamu nikah sama siapa? Kenapa tidak mengundang ku? Kau hutang penjelasan. Yaakk.. jane-ah kau jahat sekali. "Ucap irene dengan nada kesal.
jane mengerucut bibirnya "aku tak punya waktu untuk menjelaskannya waktu itu eonnie. "
Irene mendengus sebal "oke-oke sekarang jelaskan kenapa."
jane menjelaskan semuanya pada Irene. Tak ada sedikit pun yang ia lewatkan. Irene mendengarkan cerita jane dengan baik, ia tak menyela sama sekali.
"Jadi gitu eonnie. "
Irene mengangguk-angguk paham.
"Jadi kau dilarang keluar rumah oleh suamimu. Karena suamimu adalah tipikal pria posesif."jennie mengangguk.
"Jadi kau tak lagi bekerja disini. "jane mengangguk lagi.
"Jadi aku tak bisa bertemu denganmu setiap hari. "jane lagi-lagi mengangguk membenarkan.
Irene menghela nafas kesal "menyebalkan sekali suamimu itu. "
"Eonnie jangan berbicara seperti itu. victory oppa seperti itu karena dia menjagaku."Ucap jane membela suaminya.
"Yayaya... Kau benar, lalu bagaimana dengan kai. Dia menyukaimu, beberapa hari ini dia mencari mu di toko ku. "
jane terdiam.
Irene menatap jane lamat. Ia mengambil tangan jane, menggengamnya.
"Kau tau, jika kai tau kau sudah menikah dia pasti tak akan terima. Kai terlalu terobsesi padamu jane. Eonnie takut dia akan mencari suamimu dan membunuhnya. "Jelas irene.
__ADS_1
jane paham. Sangat paham malahan, lelaki bernama asli kim joong-in atau sering dipanggil kai adalah lelaki yang sangat terobsesi kepada dirinya. Kai bahkan selalu mengunjungi toko untuk bertemu dengan jane setiap harinya tanpa kenal lelah.
"Dunia kai itu gelap, jan. "Ucap irene.
jane terdiam.
Salah satu Bodyguard menghampiri kedua wanita yang tengah beragumen penting.
"Nyonya tuan menelpon. Anda disuruh untuk datang ke perusahaan saat ini. "
jane terkesiap. Ia menatap Bodyguard suaminya.
"Katakan aku akan ke sana. "
jane mengambil tas miliknya. Menatap irene sebentar.
"Aku pergi dulu eonnie. "
Irene ikut bangkit. Ia memeluk jane, mengantarkan jane sampai depan toko. Melambaikan tangannya saat melihat mobil jane melaju meninggalkan toko.
"Dunia kai memang gelap. Tapi, ku rasa dunia suamimu jauh lebih gelap jane. "Gumam irene sembari melihat mobil jane yang mulai melaju cepat.
"Kau hanya gadis polos yang terjebak oleh Cinta buta kim victory dan obsesi lelaki gila seperti kai. "
🌼🌼🌼🌼🌼
Saat sampai didepan pintu ruangan victory. jane mengetuk pintu. Membuka pintu saat suara suaminya terdengar menyuruhnya masuk.
"Oppa..."
Dapat dilihat victory yang tengah membaca berkas mendongak. sudut Bibir victory terangkat.
"Kenapa mengetuk pintu? "victory melambaikan tangannya, menyuruh istrinya untuk mendekat.
jane berjalan mendekat.ia terkesiap saat tanganya ditarik dan berakhir berada dipangkuan suaminya.
"jane rasa tak sopan jika jane masuk tanpa mengetuk pintu. "Ucap jane jujur.
victory terkekeh gemas. Ia mencubit pipi istrinya. Membuat jane meringis.
"Jika kamu banting pintu sekali pun oppa akan membiarkannya. "
"Oppa bucin. "Ucap jane dengan terkekeh.
victory membulatkan matanya mendengar ucapan sang istri. Heol.. Hanya untuk jane, victory rela mengucapkan kata-kata picisan itu.
"Itu karena oppa mencintaimu ,sayang. "victory mengeratkan pelukannya. Ia semakin merapatkan tubuhnya dengan sang istri.
"Ya, aku tau itu. "Ucapnya.
__ADS_1
"Apa yang kau lakukan di toko bunga eonnie mu? "Tanya victory dengan menaruh kepalanya dipundak sang istri.
"Hanya berbincang-bincang oppa. "Ucap jane.
victory mengangguk. jane mengeram lirih saat bibir basah victory mengecup lehernya.
"O-oppa... "
"Ya.. "
jane mengigit jarinya saat merasakan hisapan victory semakin kuat.
"Aku merindukan mu. "Bisik nya tanpa menghentikan perbuatannya.
"Ahh~…"
jane mengeluh saat payudaranya diremas lembut. Ia juga dapat merasakan ada sesuatu yang mendesak dibawah sana.
"Aku menginginkan mu. Malam itu kamu tertidur, jadi aku harus mendapatkannya hari ini. "Bisik nya dengan menggigit cuping telinga jane.
jane mengeluh saat remasan itu berubah menjadi kasar. Tidak.. Tidak jane tak ingin melakukan ini.
"Aku belum siap oppa. "Cicit jane.
victory mengegram. Ia mengerakkan pinggulnya, hal itu semakin membuat jennie mengeluh karena kewanitaan nya bertubrukan dengan milik suaminya yang masih dibungkus oleh celana.
Gerakan itu semakin cepat. Hingga..
"Ahh.. ****. "victory mengeluh panjang.
Celana victory basah. ****** victory membasahi celana. jane dapat merasakan bawahnya ikut basah, ia ikut keluar. Padahal mereka tak melakukanya.
jane terkulai lemas. Ia menyandarkan tubuhnya.
victory mengelus kepala sang istri .
"Terimakasih. "
Hati jane dibuat tersayat. Padahal ia tak melakukan apapun. Ia tak menuruti ucapan suaminya. Ia merasa bersalah.
"Istirahat kamu pasti capek. "
victory mengangkat tubuh jane. Membawanya kedalam ruangan rahasia yang dimana terdapat kasur disana. Membaringkan tubuh sang istri. Setelahnya ia memasuki kamar mandi untuk mengganti celana.
jane menatap sendu pintu kamar mandi.
"Maaf oppa. "
Bersambung.....
__ADS_1