![She Is Mine[Taennie]](https://asset.asean.biz.id/she-is-mine-taennie-.webp)
Update
Mobil victory telah sampai di mansion mewahnya dan memarkirkan mobil nya dengan asal ,victory turun dari mobilnya lalu membuka pintu lalu menggendong jane seperti menggendong karung beras.
jane hanya diam tak memberontak dan menyembunyikan wajahnya dileher victory,semua maid memberi hormat namun victory hanya melewati maid dengan angkuh.
Sesampainya di kamar victory segera menurunkan jane dari gendongannya dan menatap jane tajam dan jane hanya menunduk,dengan segera victory mengambil kotak P3K di laci samping tempat tidur .
victory dengan telaten membersihkan luka yg berada di lutut jane dengan hati-hati lalu memberikan obat merah pada lutut jane,jane meringis dan hal itu yg victory benci.
"Lain kali hati-hati" ucap victory dingin dan jane hanya menunduk sambil memainkan jarinya.
"Kau mendengar ku jane kim" keras victory dan jane hanya mengangguk dengan mata berkaca-kaca.
victory menghembuskan nafas kasar dia telah membentak gadisnya dan ia merasa menyesal telah membuat mata indah gadisnya berkaca-kaca.
"Husss,sudah heyy maafkan aku" ucap victory sambil mengusap air mata jane yg sudah membasahi mata dan pipinya.
"Hiks...hiks" isak jane pun keluar dan dengan segera victory memeluk jane sambil terus mengucapkan kata 'maaf'.
"Jangan menangis maaf kan aku,berhenti lah menangis aku benci melihat air mata itu" lirih victory sambil terus mengucapakan kata maaf dan membuat jane menghentikan tangisnya.
jane mendongak menatap victory
"Jangan marah jennie takut" ucap jane lirih dengan air mata yang jatuh dari mata indahnya.
victory menghela nafas pelan
"Kalau begitu jangan membuatku marah,1 minggu lagi kita akan menikah,jangan menangis" ucap victory sambil menghapus air mata jane dengan ibu jarinya.
"Apa tidak terlalu cepat" ucap jane "jane belum siap"tambah jane sambil menunduk.
__ADS_1
"Siap tidak siap kau tetap harus siap,sekarang tidur,besok kita akan pergi ke butik untuk mencoba baju pernikahan" ucap victory sambil menuntun jane untuk tertidur.
"Bagaimana dengan eomma" tanya jane.
"Aku akan meminta restunya nanti sayang sekarang tidurlah" ucap victory sambil membelai surai jane.
Tak berselang lama victory mendengar nafas jane yang beraturan,jane-nya sudah terlelap tidur.
victory tersenyum lalu berbaring di samping jane sambil menatap lekat sang pujaan hatinya.
"Aku akan melakukan apapun agar kau senang,dan semoga cinta ku tertanam di hatimu." lirih victory lalu terlelap mengikuti jane kedalam mimpi.
..................
Matahari mulai muncul dari persembunyianya memasuki jendela dan membuat seorang yeoja mengeluh akan sinarnya.
"Sudah pagi" ucap jane sambil mengucek kedua matanya.
jane melepaskan pelukan victory dengan hati-hati agar sang pemilik tidak terbangun,berhasil.jane segera berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket dan segera memakai pakaian yang sudah tersedia dikamar mandi.
Seusai mandi jane segera turun untuk membuat sarapan,jane melihat para maid yang sedang mengerjakan tugasnya masing-masing,namun saat melihat jane para maid berbaris dan menunduk hormat.
"Bibi,jangan menunduk hormat jane tidak suka" ucap jane.
"Maaf nyonya tap--" ucapan seorang maid terpotong.
"Jangan memanggil jane nyonya cukup nama saja bibi" ucap jane sambil tersenyum.
"Maaf nyonya tapi tuan akan menghukum kami nanti" ucap maid lainya,jane berdecak sebal karena ia merasa kurang aja dengan para maid yang notabenya lebih tua dari dirinya.
"Nyonya ingin apa datang ke dapur" tanya seorang maid yang mungkin seumuran dengan jane.
__ADS_1
"jane ingin masak" ucap jane sambil membuka kulkas dan mengambil sayuran.
"Maaf nyonya tuan tidak mengijinkan nyonya untuk masak" ucap maid tadi.
"jane sudah minta ijin" ucap jane berbohong.
"Benarkah" tanya maid itu lagi.
"Benar jadi tenang saja,oh..siapa nama mu sepertinya kita seumuran" ucap jane sambil memotong wortel.
"Mina,nama saya mina nyonya" ucap maid tersebut,mina.
jane hanya beroh ria sambil mengangguk-anggukan kepalanya.
Saat sedang asik memotong wortel tiba-tiba sebuah suara mengagetkannya.
"jane" teriak victory.
"Akhww" rintih jane karena tanganya tersayat oleh pisau dan darah keluar dari tangan jane.
"JANE...ASTAGA.." bentak victory sambil berlari menuju jane dengan tatapan tajam
"Kenapa kau memasak" ucap victory dengan nada tinggi,jane hanya menunduk dengan mata yang berkaca-kaca.
victory berdecak marah lalu menggendong jane ala bridal style dan membawanya kedalam kamar.
victory mendudukkan jennie di atas kasur lalu mengobati luka jane dengan telaten.
"Ini akibatnya jika kau jadi pembangkang,luka mu belum sembuh dan kau malah membuat luka lagi,sudah ku peringati jangan memasak ada maid,jangan suka membantah" ucap victory sambil memperban tangan jane.
"Maaf..." ucap jane lirih,victory yang mendengarkan lirihan jane pun memeluk jane dan meminta maaf karena telah membentaknya.
__ADS_1
"Maaf kan aku nee,sekarang diam lah jangan menangis" ucap victory dan jane hanya mengangguk lalu tersenyum.