![She Is Mine[Taennie]](https://asset.asean.biz.id/she-is-mine-taennie-.webp)
Update...
Nayeon meringkuk ketakutan. Ia menatap ke sekeliling begitu gelap,nayeon kembali dibuat ketakutan saat kaki dan tangannya di ikat oleh rantai apalagi ia yang juga tengah berada di kurungan penjara. Sayup-sayup nayeon mendengar suara langkah mendekat kearahnya.
Nayeon menatap sepatu hitam bersih itu.
"Sudah sadar. "
Kepala nayeon mendongak saat mendengar suara yang familiar ditelinga nya. Itu lelaki yang ia cintai, kim victory.
victory menyeringai.
Nayeon berusaha mendekat. Memegang pintu penjara dengan air mata berlinang.
"Kumohon keluarkan aku victory. Aku mencintaimu. "
victory berdecih. Berjalan santai menuju kursi yang berada di samping penjara nayeon. Nayeon memperhatikan gerak-gerik victory, matanya melebar saat melihat victory mengeluarkan sebuah senapan dari kotak kayu di sisi kursi.
"Hm.. Bagaimana dengan senjata ini. Cantik bukan, kau tau peluruh Indah dari senjata ini akan siap menembus kepala mu im nayeon. "victory tertawa kecil sembari memandang takjub senjata miliknya, tanpa melihat tatapan takut nayeon.
"Kenapa kau seperti ini padaku. Aku adalah wanita yang mencintai mu victory, yang harusnya kau bunuh itu wanita sialan seperti jane bukan aku. "
victory mengeram mendengar ucapan nayeon. victory membuka pintu penjara itu, nayeon awalnya mengira bahwa victory akan membebaskan nya, namun nyatanya salah dengan tak berperasaan nya victory menjambak rambut nayeon membuat nayeon memekik kesakitan.
"Akh... Sakit ku mohon lepaskan. "Rintih nayeon.
victory menarik tubuh nayeon kearah tempat yang lebih gelap lagi. Nayeon kembali meringis jambak kan victory sangat menyakitkan baginya, seakan kepala ingin terlepas dari lehernya.
victory membanting tubuh nayeon. Membuat nayeon memekik saat kepalanya terbentur oleh meja tua yang terletak di sana.
"Kalian keluar. "Ucap victory dingin.
Tak berselang muncul beberapa lelaki dengan wajah sama datarnya dengan victory. 5 lelaki itu membukukan badan.
"Siksa dia dengan cara kalian."kelima lelaki itu mengangguk patuh.
victory berjalan kearah nayeon, berjongkok lalu mencengkram kuat dagu wanita yang tengah merintih kesakitan.
"Mungkin belum saatnya kau mati, aku ingin memberikan pengalaman buruk dulu untuk mu. Bagaimana jika kau terkurung ditempat ini dengan tubuh mu yang perlahan hancur. Setiap harinya kau akan terus mendesah kesakitan, darah akan terus keluar dari tubuh mu. Bukankah itu mimpi yang Indah. "Nayeon menggeleng dengan air mata.
victory menampar pipi nayeon hingga membuat bibir wanita itu robek.
__ADS_1
"Lakukan tugas kalian dengan baik. Lumayan bukan kalian mendapatkan uang dan juga kepuasan. "
Kelima lelaki itu tersenyum girang. victory melangkah menjauh dari sana. Nayeon berteriak marah.
"Dengar kim victory, jika jane tau kau adalah lelaki kejam dia akan meninggalkan mu. "
victory tak menggubris. Ia melangkahkan kakinya dengan santai, selanjutnya ia dapat mendengar suara nayeon yang memekik kesakitan dan ya tak lupa juga dengan desahan nista dari wanita yang kini tengah digagahi secara bergilir itu.
vr menekan tombol rahasia dari meja kerjanya. Ruangan gelap itu tertutup rapat.
Nayeon memang benar. jane pasti akan meninggalkan nya jika tau siapa dirinya yang sebenernya. Tapi, victory tak akan membiarkan semua itu terjadi, jane tak akan meninggalkan nya.
Saat tengah memejamkan mata sembari bersandar di kursi kebesaran nya. Pintu seketika terbuka, menampakan sosok jane yang memakai piyama tidur lengkap dengan boneka yang ia bawa.
victory terkekeh gemas. Wanitanya terlihat seperti gadis kecil yang menggemaskan, namun hal itu hanya sesaat saat victory melihat bahwa jane telah melepaskan perban yang melilit kakinya.
"Kenapa berjalan? Dan kenapa kakimu tidak diperban. Lukamu masih basah sayang. "
jane mengerucutkan bibirnya. Berjalan mendekat kearah suaminya.
"Oppa bolehkah aku bertanya sesuatu? "
"Apa itu club? Tadi jane liat di televisi kalo club adalah tempat Indah bagi para remaja. Katanya disitu musik terdengar sangat menghentak. Apakah club sama halnya dengan pasar malam oppa? "
Tanpa sadar victory menepuk jidatnya sendiri. Oh ya tuhan.. Bagaimana bisa istrinya sepolos ini.
Tetapi selanjutnya victory dibuat terperangah akan ucapan sang istri.
"Ayo kita ke club oppa. Mungkin saja di sana ada permainan balon udara. "
Rahang victory seketika jatuh. jane berucap dengan mata yang di kedip-kedip kan. Mirip seperti anak kucing yang sedang meminta makan.
"Sayang, bukan begitu. Club tidak lah baik untuk mu. "
Dahi jane mengkerut "lalu, apakah tidak ada permainan balon udara di sana. Kalau begitu bagaimana dengan kuda putar, pasti adakan oppa. "
victory memijat pelipisnya. Bagaimana cara menjelaskan hal frontal itu kepada istrinya. Jika ia jelaskan dengan detail yang ada kepala istrinya sudah tak suci lagi.
"Sayang, di sana tidak ada permainan apapun. Tak ada kuda putar ataupun permainan balon udara. Di sana hanya tempat untuk musik saja. "
"Kalau begitu tak jadi. Menyebalkan jika tak ada permainan apapun. "victory terkekeh, menarik hidung kecil istrinya.
__ADS_1
"Kau masih belum menjawab pertanyaan oppa. Mengapa kau berjalan dan melepaskan perban? "
jane mengangkat celana tidur miliknya hingga di atas lutut. Memperlihatkan jika lututnya sudah sembuh, hanya bekas lukanya saja yang tak menghilang. victory menggeleng kan kepalanya.
"Tapi oppa ada satu hal lagi yang ingin jane tanyakan. Dan jane ingin meminta nya. "
"Apalagi? "
"Tadi di televisi menayangkan film anjing yang sangat lucu. jane jadi ingin memilikinya. "
"Oppa juga punya anjing. "
Mata jane berbinar "benarkah, mana anjing milik oppa. Aku tak pernah melihatnya. "
"Dia tengah berada di perumahan khusus anjing. Karena oppa tak bisa menjaganya setiap saat. "
"Yah.. Oppa, aku ingin anjing itu sekarang. Dan siapa namanya? "
"Yeontan. "
"Nama yang lucu. "
"Aku tak suka kau memuji hewan lain sayang. Termasuk yeontan sekali pun. "
"Oppa dia hanya anjing. "
"Ya aku tau. "jane mendengus mendengar nada menyebalkan suaminya.
victory mengeratkan pelukannya. Merapatkan tubuh sang istri agar tetap nyaman dipangkuan nya.
"Oppa jika aku meminta sesuatu yang aneh oppa akan mengabulkan nya? "
"Ya semampuku sayang. "
"Jennie menginginkan hal yang aneh. "
victory menaikan salah satu alisnya "apa itu? "
"Berkencan bersama seokjin oppa, suami dari jisoo eonnie. "
Bersambung...
__ADS_1