![She Is Mine[Taennie]](https://asset.asean.biz.id/she-is-mine-taennie-.webp)
Update
Jane terus duduk termenung memikirkan tawaran dari namja yg ia anggap arogan,jane ingin menolak tawaran dari namja itu namun dia juga memikirkan eommanya.
Uang tabunganya pun hanya 200 ribu won jika jane mengambil uang pemberian irene pun hasilnya hanya 500 ribu won itu juga masih sangat kurang jane terus melamun.
Hingga sebuah suara membuyarkan lamunan jane.
"Nona jane" panggil dokter saem.
"Ahh......ne dokter ada apa" tanya jane.
"Ikut saya ke ruangan" ucap dokter saem.
Jane hanya mengangguk lalu mengikuti dokter saem keruangan nya.
"Silakan duduk" ucap d.r saem.
Jane hanya mengangguk lalu mendudukkan diri di bangku yg sudah disiapkan.
"Maaf sebelumnya,nona jane anda harus segera membayar administrasi dan uang oprasi ibu anda kami pihak rumah sakit sudah mendapatkan ginjal yg cocok dengan ibu anda jika anda tak membayar uang administrasi dengan terpaksa saya harus melepaskan semua alat alat medis pada tubuh ibu anda" ucap d.r saem.
Jane yg mendengarkan ucapan d.r saem pun terkejut.
"Dok tolong jangan lepaskan alat alat medis dari eomma saya,saya akan melunasinya segera..hiks" isak jane.
"Maaf nona jane waktu yg kami berikan hanya berlaku sampai jam lima sore jika anda tak membayarnya kami terpaksa harus melepaskan alat medis dari tubuh ibu anda" ucap d.r saem merasa bersalah.
"Jane akan cari uang itu sekarang dok permisi" ucap jane sambil berlalu pergi.
"Apa yg harus ku lakukan" -batin jane sedih.
Jam sudah menunjukan pukul 15:27 namun jane belum mendapatkan pinjaman,jane tak pergi ke irene karena irene sudah banyak membantu jane.
Saat hendak mengambil ponselnya sebuah kartu tiba tiba terjatuh,jane mengambil kartu tersebut.
"Kim victory. "gumam jane.
"Apakah aku harus menerima tawarannya" batin jane sendu.
Jane terus meyakinkan dirinya lalu mengangguk.
"Demi eomma aku rela melakukan apa pun"-batin jane.
Jane segera berlari menuju sebuah gedung pencakar langit saat sampai nafasnya tak beraturan karena ia terus berlari tanpa henti.
Kini jane menatap gedung perusahan orang terkaya se-korea kimc'op tanpa membuang waktu jane segera melangkahkan kaki nya menuju pintu masuk perusahaan namun.
Brakkk...
Jane tak sengaja menabrak seorang namja.
__ADS_1
" mianhae"ujar jane sambil menunduk.
"gwaenchanh-a" ujar namja itu.
Namja itu mengangkat kepalanya dan terkejut melihat jane.
"Apakah kau janekim" tanya namja itu,sedangkan jane hanya mengangguk.
"Ah perkenalkan aku oohsehun apakah kau disini ingin bertemu kim victory" tanya sehun dan jennie hanya mengangguk.
"Baiklah ikut aku,aku adalah sekertaris victory." ujar sehun lalu melangkah pergi diikuti oleh jane.
Sehun dan jane menaiki sebuah life lalu sehun menekan tombol lantai 35 tempat utama seorang ceo siapa lagi kalau bukan ruangan victory.
Sesampainya di lantai 35 jane terpukau akan kemewahan nya lantai yg sangat bersih dan corak-corak dinding yg sangat elegan.
"Kau boleh langsung masuk jane,maaf aku tak bisa mendampingi mu karena aku ada pekerjaan" ujar sehun lalu melangkah pergi.
Sekarang jane sedang berdiri di sebuah pintu dengan badan bergetar pikirannya kalut tapi ia tetap meyakinkan dirinya .
"Baik lah jan ini demi eomma" batin jane bersemangat.
Tok tok tok
"Masuk"
Jane segera mendorong pintu tersebut dan melangkah maju dua langkah dengan kepala menunduk.
Kim victory yg awalnya tak bergeming dari dokumen-dokumennya segera menoleh ke arah jane
"Janekim" ucap victory serak,entah mengapa melihat jane gairah victory seketika muncul ia ingin sekali segera menerkam jane saat ini juga.
"Sa...saya datang kesini....." ucapan jane terpotong oleh ucapan victory.
"Jadi kau menerima tawaranku jane." ujar victory.
Sedangkan jane menelan ludahnya lalu mengangguk.
victory tersenyum evil.
"Baiklah akan ku urus semua biaya pengobatan eomma mu ahhh tida tidak lebih tepatnya calon mertua ku" ujar victory lalu bangkit berdiri menghampiri jane.
"Sekarang ikut aku" ucap victory tepat di telinga jane. jane hanya dapat mengangguk takut.
Sekarang victory dan jane sedang berada di parkiran dan victory segera menyuruh jane untuk masuk dalam mobilnya.
Mobil victory terus melaju dengan kecepatan di atas rata rata hingga mobik milik victory berhenti di sebuah mansion mewah.
Jane terus mengagumi mansion tersebut,hingga...
"Ayo turun"ucap victory.
__ADS_1
jane segera turun dan mengikuti victory dari belakang hingga memasuki mansion mewah milik victory.
" bawa dia ke kamar saya"perintah victory pada seorang maid.
"Baik tuan mari nyonya saya antar anda ke kamar" ujar maid tersebut.
Jane terus mengikuti maid tersebut sambil terus bergumam kagum.
"Silakan masuk nyonya" ujar maid tersebut membuka pintu kamar.
"Indah sekali" gumam jane.
"Kalo begitu saya permisi jika ada apa apa nyonya bisa memanggil saya" ucap maid tersebut lalu melangkah pergi.
Jane terus menyusuri kamar mewah tersebut lalu terduduk di ranjang.
Tak lama victory datang namun sayangnya jane tak menyadari kedatangan victory .
Tiba tiba victory memeluk jane dari belakang dan hal itu membuat jane terkejut,jantungnya berdetak dua kali lebih cepat.
"**...tuan tolong lepaskan" ujar jane gugup.
"Jangan panggil aku tuan Jane" ujar victory serak.
Suara serak victory membuat jane merinding,victory sudah tidak tahan lagi untuk tidak menerkam jane ia berusaha menahan gairahnya namun gagal hingga.
"Hmppphhhhh"
victory melahap bibir jane dengan ganas bahakan jane pun sangat terkejut atas perlakuan victory. jane terus memberontak agar victory berhenti.
Namun sayangnya victory tak berhenti hingga victory menggigit bibir bawah jane hingga terbuka hal itu tak di sia siakan victory.
victory segera memasukan lidahnya dan mengabsen gigi rapih jane.
Jane yang ke habisan nafas pun memukul dada victory hingga ciuman itu pun terlepas.
Tak berselang lama victory segera menjilat,menggigit bahakan menghisap jenjang leher jane hingga membuat sang empu mendesah.
"Mphhhhh tuan kumohon jangan...hiks" isak jane lolos begitu saja.
Jane merasa bahwa dirinya seorang ******* yang sedang di lecehkan.
victory yg mendengar isak jane pun segera menghentikan kegiatan bejatnya dan meminta maaf,gairahnya tak tertahan hingga ia terbawa oleh nafsu.
"Jane maaf kan aku maaf maaf" maaf victory berulang kali.
Tangis jane mereda lalu victory segera memeluk jane.
"Maaf aku tak biasa menahan gairah ku jan." sesal victory.
victory tak mendengarkan sepatah kata pun dari mulut jane,ia mendongak dan melihat jane sedang tertidur.
__ADS_1
"Kau dapat menaklukan seorang iblis dengan pesona mu" lirih victory.
bersambung.....