She Is Mine[Taennie]

She Is Mine[Taennie]
part 12


__ADS_3

Update.


Dingin nya malam tak mampu mengalahkan gairah diantara keduanya. Sang gadis eh ralat wanita maksudku. Tengah berada dalam kekungan sang pria yang kini dengan menggoyang pinggulnya dengan keras.


Tubuh jane bergetar hebat. victory sungguh beringas menggagahinya. Hentakan demi hentakan, racauan demi racauan menggema di kamar bernuansa hitam putih itu.


Mata sayu jane bertabrakan dengan mata hitam penuh ketajaman milik suaminya. jane meraih rahang tegas victory.


victory yang mengerti pun segera ******* habis bibir merah menggoda milik istrinya. Ciuman panas itu terlepas ketika jane mendesah panjang karena mendapatkan pelepasan nya.


jane sudah keluar lebih dari tiga kali. Tapi sayangnya victory belum keluar sama sekali.


jane menjerit nikmat ketika victory menghentakkan lebih kuat lagi kejantanan.


victory benar-benar menggila. Ia selalu menghentak kuat kejantanan nya ketika menemukan rona merah di pipi istrinya.


Menundukkan wajahnya untuk meraup kedua buah dada jane yang bergerak mengikuti irama tubuh dibawah sana.


victory dapat melihat dengan jelas banyaknya tanda merah yang telah ia buat disepanjang leher hingga buah dada jane, pemandangan itu terlihat indah dimata victory.


victory memelankan tempo pergerakannya. Mendesis nikmat saat daging-daging lembut sang istri menjepit kejantanan nya dengan kuat.


Bagian bawah victory menegang menandakan bahwa ia akan sampai.


"Shitttt.... "


jane mencengkram kuat seprai yang sudah tak terbentuk lagi. Mengeluh lega saat ia kembali sampai disusul dengan rasa hangat di rahim nya karena semburan ****** victory.


victory ambruk di atas jane. Menatap sayu wajah sang istri dengan nafas tersegel-segel. victory membenamkan wajahnya di perpotongan leher Jane. Mengecupnya, naik keatas untuk mengecup singkat bibir merah menggoda sang istri.


"Terima kasih. "


jane tersenyum malu. Sungguh wajah sudah semerah tomat sekarang.


victory bergeser. Merebahkan dirinya di samping sang istri. Menarik tubuh polos sang istri untuk berada di dekapanya.


Hingga kedua pasangan suami-istri itu sama-sama menyelam ke alam mimpi.


__ADS_1



BRAKKKK.....


"bagaimana itu bisa terjadi sialan!"


Kai menggebrak meja kerjanya hingga retak. Ia begitu marah saat salah satu anak buahnya melaporkan bahwa gadisnya, telah menikah dengan musuh bebuyutan nya.


Kim victory.


Anak buah kai bergidik takut. Mereka hanya dapat menundukkan kepalanya.


"Noona jane menikah dengan kim victory karena kim victory telah membantu biaya pengobatan ibunya tuan. "


Kai mengepalkan kedua tangannya. Urat-urat di rahang nya dapat terlihat menonjol.


Ia sungguh tak percaya akan fakta ini. Perjuangannya 3 tahun ini sama sekali tak membuahkan hasil. Ia sudah mengejar-ngejar jane tapi kenapa victory yang mendapatkan gadisnya.


"Aku tak mau tau kau harus tangkap jane. Bawa dia ke hadapanku ,dengan kondisi mulus tanpa cacat. "


Anak buah kai mengangguk patuh. Berjalan mundur beberapa langkah lalu pergi dari ruangan itu.


Kai membuka buku kecil berwarna hijau miliknya. Membuka buku hijau itu. Ter-tampanglah foto kecil jane yang tengah tersenyum disana.




Mata kucing milik jane mengerjap beberapa kali. Menyesuaikan cahaya yang memasuki celah jendela. jane menguap kecil.


Melirik kearah jendela yang terbuka. Mata kucing nya melotot lucu saat melihat bahwa hari sudah menjelang siang. jane menatap jam yang berada disisinya. Dan benar waktu sudah menunjukan jam 11 paris.


jane menatap kesamping. victory tak berada di sana,dia menduga bahwa victory sudah bangun lebih awal darinya.


Saat hendak bangkit untuk ke kamar mandi jane merasa kewanitaan nya sangat sakit. Hingga ia berakhir jatuh kelantai.


"Akhh... "


jane meringis.

__ADS_1


"Oh.. Ya tuhan. "


jane melihat victory berlari ke arahnya dengan nampan yang ditaruh di atas nakas.


victory menghampiri jane. Mengangkat tubuh polos jane keatas ranjang.


"Apa ada yang sakit? Mana yang sakit. Harusnya kau memanggil oppa, sayang. "victory berucap tanpa jeda.


"Kewanitaan ku sakit oppa. "Ucap jane jujur.


"Oh.. Ya tuhan apa aku terlalu kasar tadi malam? "Tanya victory frontal.


Ringisan jane terhenti saat mendengar ucapan frontal dari victory. Wajah mendadak memanas.


"Jangan membahas nya oppa. "


victory yang awalnya khawatir pun menjadi terkekeh. Suatu niat jahil hingga di otak liciknya.


"Aku masih saja mengingat nya. "


Mata jane membelalakkan.


"Oppa! "


victory tertawa puas saat melihat wajah memerah sang istri. Ia sangat menyukai wajah memerah jane, ditambah dengan bibir yang mengerucut. sangat lucu menurutnya.


"Baiklah-baiklah aku tak akan mengungkitnya. Tersenyum untuk ku. "


jane akhirnya tersenyum. Ia hendak bangkit.


"Mau kemana? "


victory menahan tangannya.


"Aku mau mandi oppa. "


Hitungan detik berikutnya tubuh jane langsung diangkat oleh victory. victory berjalan kearah kamar mandi.


"Mandi bersama eoh.. "

__ADS_1


"OPPAAAA.... "


BERSAMBUNG.....


__ADS_2