Sincerity Of Love

Sincerity Of Love
Bab 14


__ADS_3

 


Begitu sampai rumah, ia segera menelfon Aira....


 


" siiit,,,knapa tidak diangkat.."


Daiyan berusaha terus menelfon namun tetap tidak ada jawaban.


"Angkat Aira,,,angkat,,,,"


dan benar saja sambungan telefon terhubung.


"assalamualakum,,,,"


"waalaikumsalam,,,Aira,,,saya minta kamu pulang sekarang,,,"


"untuk apa ya dok,,,"


"saya mau bicara,,,"


" bicara apa dok, dokter bisa bicara sekarang,"


" saya ini suami kamu ,jadi sudah semestinya kamu patuh , dan ikuti apa kata saya,,,"


Daiyan berbicara sedikit emosi, entah apa yg membuat ia marah.


Aira tak menjawab ia langsung mematikan handpone.


Tak selang lama Aira sudah sampai di rumah, ia membuka pintu mencari keberadaan Daiyan, namun sepertinya ia sedang berada di kamar mandi, Aira memutuskan untuk berkemas, dan membersihkan diri.


Daiyan duduk di sofa menunggu Aira keluar dari kamar.


Aira telah membereskan barang yg akan ia bawa untuk liburan, ia memandangi dirinya di depan kaca, ia teringat kata\-kata monik, Daiyan menyebutnya lusuh, meski sudah berusaha melupakan namun kata\-kata itu tetap terngiang.



Aira memilih baju yg agak kekinian namun tetap sopan berwarna hijau muda dengan pasmina coklat muda, serta sepatu putih, tampilanya terlihat seperti gadis\-gadis jaman sekarang.


memberi sedikit makeup agar terlihat segar.


selesai dengan segala persiapanya, Aira segara keluar kamar.


Daiyan sudah menunggu dari tadi.

__ADS_1


pria yg pertama menyebut dirinya suami, kini duduk menatapnya tajam, Aira menunduk dan duduk di sofa.


"apa yg ingin dokter bicarakan.."


" kenapa kamu berdandan seperti ini,,,"


Daiyan tadinya ingin meminta maaf namun setelah melihat penampilan Aira, ia malah mengomentari penampilan Aira.


"seperti apa maksud dokter, apa dandanan saya terlalu cupu dok, apa dokter malu, tenang dok tidak ada yg tau status saya,,,"


"bu_bukan bgitu maksudku, aku__"


"maaf dok jika memang tidak ada hal penting saya permisi,,"


"tunggu Aira,,,, tidak seharusnya kamu seperti ini pada suami,,,"


Aira berhenti


"maksud dokter,,,memang seharusnya saya seperti apa, bukankah dokter yg minta untuk menjaga jarak, bukankah dokter yg tidak sudi berbicara dengan saya, bukankah dokter yg menyuruh saya melakukan apapun yg saya suka, apa yg dokter perintahkan sudah saya jalani, apakah itu masih di sebut tidak patuh pada orang yg katanya suami,,,,"


Aira meluapkan kekesalannya.


Daiyan tidak dapat menjawab ucapan Aira.


"apapun yg dokter katakan saya lakukan walau nyatanya dokter sendiri yg berbuat seenaknya,"


"mari jalani hidup kita masing-masing dok, seperti kata dokter, jangan jadikan saya sebagai beban..masalah orang tua kita dokter tenang saja, saya cukup pandai untuk menutupinya..."


Aira kembali melangkah meninggalkan Daiyan.


"maaf,,,"


ucap Daiyan lirih,,,


Aira bisa mendengarnya namun ia pura-pura tidak mendengar, dan pergi meninggalkan Daiyan.


Daiyan membuang semua barang yg ada dihadapanya.


ia bgtu kacau.


Aira berjalan menahan sesak di dada.


_____


Sore hari telah tiba dan semuanya telah berkumpul dikediaman Monik .

__ADS_1


" bagai mana sudah siap semua,,,," tanya pak direktur


"belum yah,Daiyan belum dateng..."


"baiklah kita tunggu sebentar,,,"


"itu daiyan sudah datang,,,,"


"baiklah mari bersiap.."


semua memasukan barang kedalam mobil.


monik ikut mobil Daiyan bersama direktur .


Barang yg dibawa johan dan rendi bgtu banyak memenuhi bagasi mobil.


Aira dan husna masih berdiri tak bergeming.


" ayo ra,,, masih muat,,,"


monik mengajak Aira masuk kedalam mobil daiyan.


" mm, aku ikut dokter Johan aja mbak,,,"


Johan berbinar -binar mendengar Aira ingin bersamanya.


"Alhamdulillah,,, mari ai,,,"


Johan mempersilahkan Aira dan husna pergi bersama, mobil pun mulai beranjak.


Johan sangat bersemangat, seperti biasanya jika melakukan berjalan jauh Aira selalu tidur di mobil, johan melirik kebelakang melihat Aira tertidur begitu lucu, iapun berinisiatif memotret Aira.


Cekrek,,,,


husna yg berada di sampingnya kaget.


"jangan di foto dok, kasian,,,"


"tak apa, untuk kenang-kenangan,,,"


husna menggelengkan kepalanya.


" apa kamu tau Aira tinggal dengan siapa,,,?"


"tidak dok, saya belum pernah kerumahnya..."

__ADS_1


"okey,,,"


Beberapa jam berlalu ahirnya mereka sampai di sebuah resort pinggir pantai yg sangat indah, dan tentunya pemandangan yg memanjakan mata.


__ADS_2