Sistem Naga Kekosongan

Sistem Naga Kekosongan
CH.12. Memurnikan Pil Tingkat Saint King


__ADS_3

Benua Barat - Kerajaan Bulan Merah


Dikerajaan Bulan Merah berita panas tersebar di antara para Ahli Alkemis, dikabarkan bahwa Grandmaster Zhuo Yan akan memurnikan Pil Roh Tingkat Saint untuk istri raja dari Kerjaan Angin Biru di benua timur.


Ini kesempatan emas untuk para Ahli Alkemis menyaksikan secara langsung Grandmaster memurnikan Pil Roh Tingkat Saint yang sangat langka dan sulit disuling. Jika mereka beruntung, mereka bisa mendapatkan banyak manfaat dari melihat pemurnian pil itu.


Kerajaan Bulan Merah adalah pusat para Alkemis yang di pimpin oleh Grandmaster Zhuo Yan. Alkemis disini berjumlah 500 orang, rata rata mereka Alkemis Tingkat Misteri dan Roh.


"Guru, kapan kita akan ke kerajaan Angin Biru? aku sudah tidak sabar ingin bertemu tuan putri Ji Yao," kata pemuda itu antusias.


"Satu minggu lagi kita akan berangkat Ling Zhan, apa kau suka dengan anak raja itu? kau terlihat bersemangat ketika membahasnya," tanya Zhuo Yan.


"Hehe, iya guru aku suka dengan tuan putri Ji Yao," jawab Ling Zhan sambil menggaruk kepala belakangnya yang tidak gatal.


"Jika kau suka, aku akan mengajukan lamaran kepada raja itu sebagai syarat untuk pemurnian pil," ucap Zhuo Yan sambil meminum teh.


"Benarkah guru?" tanya Ling Zhan dengan mata berbinar.


Zhuo Yan hanya menganggukan kepala tanda membenarkan perkataannya itu.


"Terima kasih guru, murid ini akan mengingat ini selamanya," kata Ling Zhan bersemangat sambil bersujud ke Zhuo Yan.


Ling Zhan adalah murid dari Zhuo Yan, dengan umur yang masih muda, dia sudah menjadi Master Alkemis Tingkat Roh, dan kultivasi di ranah Body Ascension Tingkat 1. Muda dan sangat menjanjikan.


.


.


.


.


Qin Shan sekarang sedang berlatih Alkemis di dekat air terjun.


Dia sangat fokus menatap Tungku Pil didepannya, dia mengubah-ubah Teknik Formasi Pil dari Jalan Pil Sejati dan melemparkannya ke Tungku Pil.


Disampingnya banyak botol-botol giok berserakan, isi botol itu dari Pil Tingkat Bumi sampai Pil Tingkat Saint. Banyak Pil Roh dimurnikannya, tapi dimata Qin Shan semua itu tidak berguna.


Qin Shan ingin mencoba menembus batas Alam Fana ini dengan memurnikan Pil Roh Tingkat Saint King, dia yakin dengan pengetahuan Jalan Pil Sejati dan Api Surgawinya, dia bisa memurnikan pil yang tidak pernah ada sebelumnya di Alam Fana ini.


Dia tidak memurnikan Pil Permulaan Jiwa, karena bahan yang dibeli dari toko sistem menguras sisa poinnya itu pun hanya bisa mendapatkan satu set bahan.


Sebenarnya bahan-bahan dari Resep Pil tidak begitu mahal untuk Pil Tingkat Saint, walaupun bahan itu langka di Alam Fana, tetapi itu tidak berlaku untuk sistemnya, dia tidak tahu darimana pedagang licik itu mendapatkan bahan yang langka ini, dan itu tersedia banyak di toko.


Qin Shan membeli banyak tambahan tanaman obat berserta bahan lainnya, Qin Shan juga membeli Tungku Pil Tingkat Origin King maka dari itu poinnya terkuras habis.

__ADS_1


Berhari-hari dia duduk di depan Tungku Pil, dia mengubah-ubah Formasi Pil dengan cepat, dia tidak beranjak sedikitpun dari sana sebelum tujuannya tercapai.


Long Ji Yao sedang mundur (Kultivasi Tertutup) untuk naik ke ranah selanjutnya, karena Pil Pengumpul Aura yang Qin Shan berikan, jadi Qin Shan masih punya waktu sebelum berangkat ke Kerajaan Angin Biru.


Api Surgawi sudah meleburkan tanaman obat dan bahan lainnya menjadi cairan obat, hanya tinggal mengontrol suhu api agar cairan obat menyatu sempurna.


Satu hari berlalu, Qin Shan duduk bersila masih menutup matanya, Api Surgawi saat ini memainkan perannya menyuling cairan obat untuk menjadi pil.


Setelah beberapa saat Qin Shan berdiri dan memulai Teknik Pemurnian Pil Kuno, dia menembakan beratus-ratus Formasi Pil ke dalam Tungku Pil, dan saat Formasi Pil terakhir menyatu dengan cairan obat, keluar cahaya terang dari dalam Tungku Pil.


Qi yang berjarak ratusan meter terhisap menuju Tungku Pil, Qi itu berputar-putar mengelilingi cairan obat lalu meresap kedalam.


Bbbaaammm!


Suara ledakan terjadi dari dalam Tungku Pil lalu keluar lima pil berwarna biru cerah, dengan cepat Qin Shan mengambil pil itu dan memasukannya ke dalam botol giok.


Qin Shan membuka satu per satu botol itu dan dia melihat ada dua pil yang memiliki kualitas murni.


Qin Shan menyungging senyumnya dan berkata: "Pil Saint King pertama yang dimurnikan di Alam Fana ini, Jika orang-orang tahu ada pil ini, mereka bisa gila, haha"


Qin Shan sekarang bisa memurnikan Pil Saint King Tingkat Tinggi walaupun itu hanya Pil Biasa bukan Pil Roh, tetapi konsep Teknik Pemurnian Pil ini tidak berbeda dengan Pil Roh, alasannya karena Qin Shan menggunakan pemahaman Jalan Pil Sejati dari Hukum Surgawi.


.


.


.


Qin Shan menutup auranya dan perlahan berjalan mendekati Long Ji Yao lalu duduk bersila didepannya.


Qin Shan menatap muka cantik dan mulus itu dalam dalam, Qin Shan melihat wanita ini terlalu rapuh jika tidak ada orang yang mengerti perasaannya. Wanita ini terlalu banyak memendam semua masalah sendiri, walaupun dia harus menderita.


"Haaaaa," Qin Shan mendesah pelan.


Qin Shan bersumpah tidak akan membiarkan Long Ji Yao menderita lagi saat bersamanya.


Mendengar ada suara didepannya, Ji Yao perlahan membuka mata lalu dia tersenyum.


"Gege, sejak kapan kamu duduk disitu? aku tidak bisa merasakan hawa keberadaan mu," tanya Ji Yao sambil menunjuk nunjuk pipi Qin Shan


"Haha, baru saja, kamu tidak akan merasakan hawa keberadaanku karena aku sudah mencapai ranah Saint Tingkat 3," kata Qin Shan bangga.


"Wah, Selamat gege, aku tidak menyangka kamu bisa naik tingkat secepat ini hanya dalam beberapa hari," ucap Ji Yao tidak percaya.


"Emm, aku hanya beruntung Yao'er. Apa tidak ada hadiah untuk ku setelah naik tingkat?" kata Qin Shan dengan nada menggoda.

__ADS_1


Long Ji Yao menunduk dan mukanya merah merona berkata: "Gege mau hadiah apa?"


"Ehem, aku mau itu tuh," ucap Qin Shan misterius.


Dengan muka tertunduk memerah Ji Yao melepaskan bajunya yang membuat Qin Shan terkejut.


"Ehem, Yao'er apa yang kamu lakukan?" tanya Qin Shan berpura-pura.


Mendengar ini sontak Long Ji Yao merasa malu, kenapa dia terlalu agresif hanya mendengar kata 'itu' dari Qin Shan.


Long Ji Yao memukul-mukul dada Qin Shan dan berkata: "Dasar bodoh...bodoh...bodoh."


"Haha, ampun..ampun..ampun tuan putri," kata Qin Shan yang berpura pura kesakitan


"Hmmpp, rasakan itu pria bodoh," Ji Yao mendengus kesal sambil berdiri.


Qin Shan juga berdiri dan memeluk Ji Yao dari belakang lalu mencium tengkuknya. Sontak prilaku itu membuat Ji Yao merinding.


"Emmhh," desah Ji Yao.


"Besok kita akan pulang ke kerajaan, tidak ada lagi yang menghalangiku untuk menikahimu Yao'er, dan aku juga sudah menjadi Alkemis Tingkat Grandmaster. Aku akan menyembuhkan ibumu agar dia bisa melihat putri kesayangannya menikah," kata Qin Shan pelan.


"Be-benarkah? gege tidak bohongkan?" tanya Ji Yao memastikan omongan Qin Shan dengan mata berkaca kaca.


"Itu benar," angguk Qin Shan.


"Hiks ... hiks, terimakasih gege, pasti berat untukmu belajar seni bela diri dan juga alkemis ... aku sangat bahagia punya laki-laki hebat sepertimu," kata Ji Yao sambil menangis sendu.


"Sudah jangan menangis lagi, aku lapar sekali, bisakah kita makan sekarang?" Qin Shan mencoba mengalihkan obrolan sedih ini


"En" Ji Yao mengangguk kecil sambil menghapus air mata di pipinya.


"Aku sudah menyiapkan makanan spesial untuk gege," jawab Ji Yao sambil tersenyum indah.


Mereka berdua makan dengan lahap, sesekali Qin Shan menjahili Ji Yao yang membuat Qin Shan tertawa melihat muka Ji Yao yang cemberut, menambah sisi imutnya.


Sehabis makan mereka mengobrol kadang diselingi tawa renyah dari pasangan kekasih itu. Hari sudah semakin larut mereka memutuskan untuk tidur karena besok mereka akan pulang ke kerajaan.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2