Sistem Naga Kekosongan

Sistem Naga Kekosongan
CH.17. Leluhur Naga Bahamuth


__ADS_3

Xiao Hong menceritakan semuanya pada Qin Shan, dia sedikit paham tentang Kerajaan ini. Termasuk rahasia lembah yang mempunyai kekuatan besar, tetapi tidak ada seorang pun yang bisa mewarisi kekuatan dari lembah tersebut selama berabad-abad.


Pangeran mengumpulkan anak-anak dari kalangan bawah untuk dilatih agar bisa memasuki lembah dan mewarisi kekuatan dari lembah itu. Pangeran beralasan ketika ada anak yang berhasil mewarisi kekuatan tersebut, dia akan di angkat menjadi Panglima Perang Kerajaan Bulu Ilahi dan diberikan beberapa fasilitas mewah. Tetapi ironisnya, jika ada yang mewarisi kekuatan itu, pangeran akan menyerap vitalitas berserta kekuatan yang ada didalam tubuh anak tersebut.


Anak-anak yang tidak berhasil memasuki lembah akan di lumpuhkan kultivasinya dan dibuang ke kawasan kumuh untuk dijual pada kultivator iblis.


Qin Shan terkejut mendengar betapa busuknya pangeran dari kerajaan ini.


"Apa tidak ada lagi informasi yang kau lewatkan?" Tanya Qin Shan dingin.


"Ti-tidak ada tuan, itu semua yang aku tahu," jawab Xiao Hong tergagap ketakutan.


"Baik, kau bisa bertemu teman-temanmu sekarang," kata Qin Shan sambil menebas leher Xiao Hong.


Qin Shan membakar mayat-mayat mereka dan menghilangkan formasi kedap suaranya.


Di depan pintu masuk ruangan, sepuluh gadis diam mematung, mereka dari tadi tidak bisa melihat kedalam penghalang yang berwarna merah terang. Setelah penghalang menghilang, mereka heran, tidak ada siapa-siapa disana, para gadis bertanya-tanya kemana para jendral muda sebelumnya.


Qin Shan keluar dari Paviliun Mawar Merah melewati setiap bayangan menuju lembah yang diceritakan oleh Xiao Hong.


Tidak butuh waktu lama, Qin Shan sampai di atas lembah dan menemukan sekelompok kultivator di dalam lembah yang sedang melakukan semacam upacara sakral. Semua kultivator tampak serius dan yang berkekuatan rendah tampak senang dan antisipasi.


Qin Shan sangat penasaran, dia memutuskan untuk mengamati diam-diam.


Setengah hari berlalu, dan upacara berakhir dengan suara menggelegar, satu-satunya kultivator ranah Saint mulai dengan serius melantunkan beberapa kata yang tidak bisa dimengerti.


Beberapa saat kemudian, seorang kultivator ranah Golden Core berjalan ke dalam kabut tebal mempertahankan langkahnya dengan mantap, matanya terfokus ke depan. Dari penampilannya, ia tampak seperti bocah 12 tahun.


Qin Shan diam-diam mengunci bocah ini dengan Dragon Sense-nya.


Tetapi sebelum pemuda ini berjalan lebih dari seribu meter, dari dalam lembah gunung, angin lembut bertiup. Pemuda itu tidak dapat menahan kekuatan ini dan terdorong kembali ke pintu masuk lembah. Dia mencoba menstabilkan dirinya, ekspresi berkecil hati muncul diwajahnya.


Pada saat yang sama, Qin Shan mengerutkan alisnya, karena ketika hembusan angin ini muncul, dia tiba-tiba merasakan sensasi kesemutan dari belakang punggungnya, seolah-olah ada sesuatu yang merayap.


Namun, setelah memeriksanya dengan hati-hati, Qin Shan tidak menemukan apapun di punggungnya. Qin Shan memasang ekspresi bingung dan perlahan menggelengkan kepalanya.


Setelah bocah itu didorong kembali, dia mulai meninggalkan lembah gunung, semua orang yang menunggu tampak mengerti dan menghela nafas.


Saint Lapisan Pertama hanya melirik pemuda itu sekali dan dengan tenang berteriak: "Selanjutnya!"


Kultivator lain, yang memiliki usia dan kultivasi mirip dengan pemuda sebelumnya, kemudian berjalan ke lembah.


Seperti pengalaman bocah pertama, setelah jarak cukup dekat, dia didorong kembali oleh kekuatan lembut yang sama dan kembali dengan wajah frustasi.


Satu demi satu para pemuda ini berjalan ke lembah, diusir, dan kembali.


Kultivator Saint yang memimpin upacara ini, mulai tidak bersemangat.


Qin Shan mengamati beberapa saat dan akhirnya mengerti. Meskipun dia tidak mengerti secara spesifik upacara yang dilakukan orang-orang ini, kemungkinan besar ini adalah sebuah ujian.


Sayangnya, tidak ada pemuda yang berkumpul disini yang lulus ujian ini, masing-masing dari mereka diblokir setelah maju beberapa ratus hingga seribu meter ke lembah gunung. Mereka yang gagal semuanya memasang wajah kecewa.


Qin Shan mengalihkan perhatiannya ke lembah gunung dan menyipitkan matanya.


Setiap kali kekuatan lembut mondorong para pemuda ini, Qin Shan merasakan sensasi kesemutan yang sama yang datang dari punggungnya. Pada awalnya, Qin Shan berpikir itu hanya imajinasinya atau mungkin beberapa master tersembunyi yang sedang mempermainkannya.


Tapi setelah mengalami sensasi kesemutan berkali-kali dan dengan hati-hati menyelidikinya, Qin Shan tahu itu tidak seperti yang dia pikirkan.


Sensasi aneh yang dia rasakan, seolah-olah ada yang merangkak di kulitnya, jelas berasal dari Tato Naga Kekosongan yang berada di punggungnya.

__ADS_1


Jika mendengarkannya dengan seksama, akan terdengar suara halus yang meraung dari tatonya.


Apa hubungan tempat ini dengan tato miliknya?


Setelah berpikir sejenak, Qin Shan meninggalkan tempat persembunyiannya dan berjalan lebih dalam ke lembah gunung, sensasi tato di punggungnya semakin jelas.


Di mulut lembah, kultivator Saint wajahnya benar-benar berkerut. Dia berteriak dengan suara berat, "Selanjutnya!"


Atas perintah ini, bocah laki-laki maju berjalan menuju lembah dan menghilang ke dalam kabut tebal.


"Guru, ini orang yang terakhir," seorang pemuda ranah Transcendent berbisik.


Pria yang dipanggil guru hanya mengangguk sedikit, "Aku tahu, sepertinya kali ini juga akan gagal."


Pada saat ini, kabut yang terus-menerus menyelimuti lembah menjadi agak berantakan dan lembah gunung bergetar sedikit. Mereka bertanya-tanya apa ada kecelakan terjadi.


Para pemuda yang berkumpul menjadi pucat dan ketakutan.


Tiba-tiba, raungan naga bergema dari kedalaman lembah gunung dan muncul sinar merah keemasan yang menyilaukan, seterang matahari yang bergegas melesat ke langit.


Mata kultivator Saint tiba-tiba menonjol ketika dia menatap sinar merah keemasan itu, kultivator Transcendent disampingnya juga membuat ekspresi yang sama.


Cahaya merah keemasan mulai berputar-putar dan setelah beberapa saat, muncul kepala naga yang dipenuhi keagungan dan acuh tak acuh menghadap lembah sambil menatap kebawah.


Dibawah tatapannya, semua pembudidaya merasakan perasaan kecil seperti semut melihat kepala naga itu.


Bahkan kultivator Saint gemetar ketika melihat kepala Naga yang terbang di langit dan berkata, "Tampaknya itu benar-benar muncul ... persis sama yang dikatakan oleh buku kuno, Kaisar Naga Bahamuth telah kembali ... "


"Guru apa ini berarti ... seseorang lulus ujian?" Kultivator Transcendent bekata.


Kultivator Saint terlalu semangat, bahkan tidak bereaksi terhadap pertanyaan muridnya saat dia menatap lekat-lekat kepala Naga besar itu. Baru setelah beberapa saat, dia bertanya, "Bocah yang masuk ke Lembah Naga siapa namanya?"


Di kedalaman lembah gunung, Qin Shan menatap kepala naga dan jantungnya berdetak kencang.


Sensasi yang Qin Shan rasakan berubah menjadi menjadi denyutan intens yang tampaknya merespons raungan naga yang datang dari lembah. Detik berikutnya, Tato Naga Kekosongan mengeluarkan cahaya dan keluar kepala naga langsung menuju kepala naga yang terbang tinggi di langit.


Ketika kedua kepala naga bertemu, intensitas cahaya merah keemasan meningkat dratis, ke titik dimana tidak ada yang bisa membuka mata mereka.


Sesaat kemudian, cahaya mulai memudar dan Qin Shan bermandikan cahaya. Tato Naga Kekosongan terus-menerus melahap energi merah keemasan ini.


Qin Shan memeriksa tato naganya sebentar dan bersantai.


Dari belakang, Qin Shan tiba-tiba mendengar ada suara benda berat menghantam tanah, sontak Qin Shan berbalik dan melihat bocah sekitar 12 tahun terduduk menatap Qin Shan ketakutan.


Melihat ini, alis Qin Shan berkerut.


Dia begitu fokus dengan kejadian yang ada didepannya, sehingga tidak memperhatikan ketika pemuda ini muncul.


Qin Shan menyebarkan Dragon Sense-nya, lalu perlahan menggelengkan kepalanya. Dia tidak tahu kenapa Dragon Sense-nya tidak bisa menembus lautan energi yang menyelimuti seluruh lembah ini, sehingga dia tidak mengetahui apa yang terjadi diluar lembah.


Dengan senyum ringan, Qin Shan berjalan mendekati pemuda itu.


Qin Shan memiliki banyak kecurigaan di dalam hatinya, dan bocah ini adalah kandidat yang sempurna untuk mengkonfirmasi kecurigaannya tersebut.


Melihat Qin Shan mendekat, bocah itu tampak diliputi ketakutan dan sebelum Qin Shan bicara sepatah kata pun, mata bocah itu berbalik, dan dia pingsan ditempat.


"Apa-apaan itu?" Qin Shan melongo. Meskipun dia berpikir dia sangat tampan, tetapi tidak mungkin ketampanannya akan menyebabkan seseorang pingsan. Ketakutan anak kecil ini terlalu besar.


Tidak ada pilihan, Qin Shan duduk dan dengan hati-hati memeriksa sekelilingnya.

__ADS_1


Tempat ini sepenuhnya telah diselimuti oleh energi merah keemasan, dan Tato Naga Kekosongan masih perlahan melahapnya. Qin Shan mencoba menembus blokade energi ini sekali lagi, tapi sia-sia saja.


Bagaimanapun juga, tidak ada yang dari luar yang akan datang kesini.


Setelah menunggu setengah hari, bocah itu kembali sadar.


Saat membuka matanya, pemuda itu tidak tahu situasi yang dia alami. Namun, melihat Qin Shan yang duduk agak jauh darinha sambil tersenyum, pemuda itu bergegas merangkak mundur, dia tidak berani mengurangi kewaspadaannya terhadap orang asing.


Mata pemuda itu penuh ketakutan.


Qin Shan melihat ini hanya tertawa kecil, "Jangan takut, aku cuma ingin bertanya kepadamu."


Namun, pemuda itu tetap mempertahankan kewaspadaannya, seperti kelinci yang terpojok oleh elang, dia mendorong Energi Qi-nya bersiap melakukan perlawanan terakhir.


Qin Shan setuju dengan hal ini.


Dalam arti tertentu, Qin Shan merasa bocah ini mirip dengan dirinya, ketika berhadapan dengan musuh yang kuat, dia secara tidak sadar ingin melawan.


"Jika aku ingin membunuhmu, kau tidak akan bisa melakukan perlawanan." Qin Shan tertawa keras.


Mendengar kata-kata ini, pemuda itu terkejut sejenak tetapi segera menghela nafas panjang, dan dengan ekspresi pasrah, berdiri menepuk-nepuk debu di celananya, dan membungkuk, "Tolong tanyakan apapun yang ingin Senior inginkan."


"Apa nama tempat ini?" Qin Shan bertanya.


Mata pemuda itu memancarkan ekspresi bingung sebelum ragu-ragu menjawab, "Istana Naga Bahamuth ... Apakah Senior sudah tahu ini?"


"Istana Naga Bahamuth ... tentu saja." Qin Shan menarik nafas. Ketika dia melihat Tato Naga Kekosongan yang berperilaku tidak biasa, dia sudah menebaknya, jadi dia ingin mendengar dari bocah ini untuk mengkonfirmasi spekulasinya.


Tetapi Qin Shan heran, kenapa ada pecahan kekuatan dari leluhur naga di Alam Fana ini.


Naga Bahamuth dulunya dikenal naga yang menompang dunia dengan tubuhnya.


Naga Bahamuth adalah Leluhur Naga kedua setelah Naga Kekosongan. Ia selalu bertempur melawan monster-monster dari retakan dimensi yang mencoba untuk melahap dunia yang dijaganya selama jutaan tahun. Tetapi dia tiba-tiba menghilang, tidak ada cerita yang pasti kenapa leluhur naga itu menghilang berserta retakan dimensi.


.


.


.



...*Naga Bahamuth*...


.


.


.


Selamat Ramadhan untuk semuanya. Semoga berkah di bulan Ramadhan ada pada kita semua.


Bantu Author mengembangkan cerita selanjutnya dikolom komentar ya, tenang aja, pasti Author baca setiap komen kalian.


Jangan lupa like/vote/comment. Tengkyu.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2