Sistem Naga Kekosongan

Sistem Naga Kekosongan
CH.18. Menyebar Teror


__ADS_3

Di dalam Lembah Naga Bahamuth.


"Senior ... siapa kamu? Bagaimana kamu membuka penghalang kuno Lembah Naga? Kami pikir itu cuma legenda," tanya pemuda itu penasaran.


"Aku?" Qin Shan berpikir sejenak, "Dalam beberapa hal, aku punya hubungan dengan Naga Bahamuth ini."


Pemuda itu senang dan tersenyum mendengar ini, lalu berkata, "Senior, perkenalkan nama junior ini Yuan Su, aku adalah murid Istana Naga."


"Nama keluargaku Qin," Qin Shan tersenyum dan mengangguk.


"Salam, Senior Qin," Yuan Su membungkuk sopan, seolah dia menyapa tetua dari Sekte.


Qin Shan mengobrol dengan Yuan Su, secara bertahap memahami situasi yang ada di dalam Istana Naga.


Upacara yang Qin Shan saksikan dikenal dengan Pengadilan Lembah Naga, dan diadakan tiga tahun sekali. Berbagai pemuda dipilih langsung oleh tetua Istana Naga.


Saat Yuan Su menjelaskan semua ini, dia tiba-tiba melompat, "Oh sial, Master Istana dan yang lainnya pasti berpikir aku adalah orang yang mewarisi kekuatan dari Lembah Naga."


"Biarkan saja mereka berpikir begitu, apa masalahnya?" Qin Shan tersenyum santai.


"Tapi ... ini tidak ada hubungannya denganku, yang aku lakukan hanyalah berjalan disepanjang lembah dan tiba-tiba kekuatan misterius menarikku kesini. Tidak tidak, ini tidak benar, aku harus memberi tahu Master Istana."


"Kau tidak bisa keluar," Qin Shan menggelengkan kepalanya, dia mengalihkan pandangannya ke penghalang merah keemasan di sekitarnya, "Tidak hanya kau, aku bahkan tidak bisa keluar. Kita terjebak disini sampai semua energi merah keemasan ini habis."


"Apa?!" Wajah Yuan Su memucat, "Lalu ... apa yang harus aku lakukan?"


"Menunggu," jawab Qin Shan singkat, tidak menunjukan sedikitpun kecemasan.


Melihat Qin Shan bertindak begitu tenang dan santai, Yuan Su kembali tenang dan perlahan duduk.


Di luar Lembah Naga, semua Tetua Istana Naga menatap ke arah kedalaman lembah.


Pangeran Chen Ming dari Kerjaan Bulu Ilahi terlihat sangat ceria dari mereka semua, senyum licik terpampang jelas di wajahnya. Dia tidak sabar untuk merebut kekuatan dari bocah yang memasuki lembah ini.


"Bagus! Bagus, akhirnya warisan itu berhasil di dapatkan, aku akan menguasai seluruh Benua ini," batin Chen Ming sambil dia mengeluarkan senyum jahatnya, dan dia menoleh ke arah Tetua lalu berkata, "Siapa guru pemuda ini?"


"Tetua Jiang Cheng!" Jawab salah satu Tetua.


Chen Ming melihat ke arah Jiang Cheng , dan tertawa keras, "Tetua Jiang Cheng sudah berkerja keras, kau telah menumbuhkan murid yang baik."


"Terima kasih atas pujiannya pangeran," ucap Jiang Cheng.


Tidak pernah terpikir oleh Jiang Cheng, muridnya akan membuka formasi inti dari Lembah Naga yang telah tertidur selama ribuan tahun, dan jika semuanya berjalan baik, murid itu akan mendapatkan warisan Kaisar Naga Bahamuth.


Tidak ada satupun yang menyadari bahwa semua ini adalah skema licik yang telah dibuat oleh Chen Ming.


Semua tetua Istana Naga menatap iri ke arah Jiang Cheng, kenapa bukan mereka yang mengembangkan murid yang memperoleh warisan Lembah Naga.


Suasana yang meriah berlangsung selama beberapa hari tanpa surut. Setiap hari orang-orang akan berkumpul diluar Lembah Naga dan menatap ke arah lembah. Tentu saja mereka tidak melihat apapun karena penglihatan mereka terhalang, tetapi itu tidak mengurangi rasa antusias mereka.


Lembah Naga biasanya dipenuhi oleh kabut yang menghalangi sinar matahari, tetapi sekarang diselimuti oleh cahaya merah keemasan dan energi itu berdenyut luar biasa, membuat orang tidak berani mendekat.


Pangeran Chen Ming mengambil tindakan perlindungan, mengerahkan semua elit kerajaan untuk menjaga Lembah Naga agar Yuan Su tidak diganggu saat menerima warisan ini.


Waktu berlalu, tetapi tidak peduli beberapa lama mereka menunggu, Yuan Su tidak muncul dari Lembah Naga, mau tidak mau membuat mereka semua cemas.


__________


Di dalam lautan energi merah keemasan, Qin Shan duduk bersila sambil sedang asyik memilah-milah isi toko sistemnya.


Yuan Su yang terjebak dalam situasi yang sama, nampak seperti pemuda yang rajin. Setelah menghabiskan dua hari bersama Qin Shan dan mengetahui dia tidak bisa pergi, ia segera mulai berkultivasi.


Satu hari berlalu Qin Shan memperhatikan Yuan Su berhenti berkultivasi dan saat ini duduk di dekatnya sambil mengamati gerakan tangannya di udara kosong.


"Ada apa?" Qin Shan bertanya sambil tersenyum.


Yuan Su menggelengkan kepala dengan jujur menjawab, "Senior, aku memperhatikan dari tadi sepertinya sedang membuat formasi di udara, tetapi kenapa tidak ada formasi yang muncul?"


"Kau tidak akan melihatnya bocah," Qin Shan tertawa dan berkata, "Kenapa kau berhenti berkultivasi?"


Yuan Su tersenyum pahit dan menjawab, "Aku tidak tahu kenapa aku tidak bisa menyerap energi disini ... dan dua Batu Energi Kristal yang aku bawa juga sudah habis."


Qin Shan mengangguk sedikit, yang dikatakan Yuan Su benar. Meskipun energi disini besar, kekuatan Yuan Su terlalu rendah. Qin Shan tiba-tiba bertanya, "Apa kau mau kekuatan?"


Yuan Su tertegun sebentar lalu mengangguk tegas.


"Kenapa?"

__ADS_1


"Karena aku laki-laki!" Yuan Su menyatakannya dengan jelas, "Tentu saja aku mau kekuatan. Terlebih lagi, ketika suatu hari nanti aku bertemu dengan seseorang wanita yang aku sukai, jika aku tidak memiliki kekuatan yang cukup, bagaimana aku bisa membuatnya aman?"


Qin Shan tertawa mendengar jawaban ini, "Bagus sekali!"


Pria ingin kekuatan, tidak perlu alasan rumit.


Yuan Su menggaruk kepalanya saat dia melihat reaksi Qin Shan dengan rasa ingin tahu.


"Karena kau ingin kekuatan, aku akan memberikannya padamu," Qin Shan nyengir, "Tapi kau harus menyetujui permintaanku ... ketika kita pergi dari sini, dan kau pergi ke Istana Naga jangan membocorkan apapun tentangku."


Yuan Su tertegun dan tidak bisa menahan diri untuk bertanya, "Kenapa?"


"Aku punya alasan," Qin Shan menggelengkan kepala, "Apa kau setuju?"


Setelah berpikir cukup lama, Yuan Su berkata, "Meskipun aku tidak tahu alasan Senior harus melakukan ini, pasti ada alasan penting ... kalau begitu aku berjanji tidak mengungkapkan keberadaanmu!"


"Sangat bagus!" Qin Shan mengangguk puas.


Qin Shan tidak ingin rencananya menghancurkan Kerajaan Bulu Ilahi ini berantakan, dia ingin membunuh pangeran sebelum memulai pembantaian. Qin Shan ingin memasukan pangeran ke dalam peti mati yang telah disiapkan, dia ingin menyebar teror kesemua orang.


"Sistem, beli 5 Pil Pengumpul Aura dan keluarkan juga Air Surgawi," ucap Qin Shan memanggil sistemnya


[Ting~Tong]


[Pembelian 5 Pil Pengumpul Aura dikonfirmasi, pemotongan poin secara otomatis]


Keluar satu botol giok dan satu botol air berwarna putih kebiruan, Qin Shan mengambil satu pil dan satu gelas Air Surgawi lalu memberikannya ke Yuan Su.


Yuan Su tidak tahu apa yang diberikan Qin Shan, dia hanya percaya bahwa Senior Qin tidak akan meracuninya. Dia cepat mengambil pil dan meminum air itu lalu duduk bersila mulai berkultivasi


Lima bulan berlalu.


Qin Shan memberikan bermacam pil dan Air Surgawi setiap hari untuk kemajuan kultivasi Yuan Su, sekarang dia sudah berada di ranah Nascent Soul Tingkat 8. Dia benar-benar seperti dilahirkan kembali, merdiannya telah diperkuat dan diperluas. Seharusnya dia dari Golden Core Tingkat 4 menuju Nascent Soul Tingkat 8 butuh waktu lima tahun.


Air Surgawi yang diberikan Qin Shan berguna untuk membuka bakat seseorang agar kemajuan kultivasi tidak terhambat dan Pil Pengumpul Aura berisi Energi Qi dalam jumlah besar.


Yuan Su tidak bisa menggambarkan rasa terimakasih yang dia rasakan. Dia bisa melihat masa depannya cerah.


"Apakah ini salah satu pertemuan kebetulan yang legendaris itu?" Yuan Su berpikir dengan penuh semangat.


Seiring berjalannya waktu, Qin Shan semakin akrab dengan Yuan Su.


Setelah lima bulan, Naga Kekosongan telah berhasil menelan semua energi. Raungan Naga Bahamuth bergema dan melonjak ke langit.


Langit meledak ketika semburan cahaya yang sangat terang meletus sehingga setiap orang berjarak puluhan kilometer buta.


Seolah-olah Naga Bahamuth telah terperangkap ribuan tahun baru saja dibebaskan dan bersukacita saat melonjak ke langit. Setelah beberapa saat, Naga Bahamuth tiba-tiba menukik dan menabrak Qin Shan, membawa kekuatan kehancuran.


Qin Shan berteriak ketika Naga Bahamuth masuk kedalam tubuhnya. Semua pakaiannya hancur jadi debu saat energi meledak.


Qin Shan cepat mengondensasi Lonceng Surgawi disekitar Yuan Su, jika Qin Shan tidak melakukan ini, Yuan Su tidak akan bisa menahan dampak dari ledakan energi dan akan langsung menguap.


Ketika Naga Kekosongan berubah menjadi tato kembali, Qin Shan merasakan aliran energi lebih jelas dari sebelumnya. Dia melihat sekilas misteri Dao Bela Diri, wawasan dan misteri yang pernah gagal dia pahami karena saat dia naik ke ranah Saint King, dia tidak sempat memahami dengan jelas dan sistem terus-menerus menaikan ranahnya sampai ranah Origin King.


Pemahaman mendalam dari Dao Bela Diri adalah Segel Dao. Kultivator harus berada di ranah Pseudo-Emperor untuk memahami Segel Dao sebagai satu-satunya syarat untuk menembus ranah Great Emperor di Alam Dewa.


Qin Shan bisa membayangkan harga dari pemahaman Dao Bela Diri ini jika membelinya ke sistem, pedagang licik itu terus menguras habis poin-poinnya. Jadi selagi mendapatkan pencerahan secara tidak sengaja dia sangat gembira.


Manifestasi Cahaya Naga Raksasa secara alami menarik perhatian semua orang termasuk tetua Istana Naga, yang menyebabkan semua orang menghentikan aktifitas mereka dan begegas menuju Lembah Naga, masing-masing dari mereka mengenakan ekspresi gembira.


Chen Ming dan Jiang Cheng, yang telah berdiri disini sepanjang waktu, menatap dengan mata cerah ke kedalaman Lembah Naga yang membuat mereka bedua meledak kegirangan.


"Gelombang energi kehancuran ini adalah tanda-tanda terobosan!" Chen Ming bergumam pada dirinya sendiri.


Jiang Cheng mengangguk ringan, "Momentumnya tidak kalah dengan seseorang yang menembus ranah Saint!"


Apa warisan Kaisar Naga Bahamuth benar-benar menakjubkan? Ketika Yuan Su memasuki Lembah Naga lima bulan lalu, kultivasinya baru berada di ranah Golden Core. Standar apa yang dia capai sekarang? Tidak peduli apa, itu tidak mungkin baginya mencapai ranah Saint, jadi bagaimana dia bisa menahan energi yang begitu kuat?


Semua orang disana mulai khawatir.


Chen Ming tiba-tiba berteriak keras, "Laksanan perintahku! Buat dua blokade sepuluh kilometer diluar Lembah Naga! Tidak ada orang boleh masuk! Jika ada orang yang berani menggangu, tidak peduli siapa itu, bunuh mereka tanpa ampun!"


Situasi yang ada disini pasti akan menarik para kultivator kuat yang menyembunyikan niat jahat dan tamak terhadap kekuatan Kaisar Naga Bahamuth. Ini waktu yang ideal untuk mereka ikut campur.


Semua orang bergegas memblokir semua jalur, hanya tersisa Chen Ming sendiri, ini saatnya dia bergerak dan merampas kekuatan itu.


Perlahan Chen Ming mengangkat tangannya dan berkata, "Bawa bocah itu padaku."

__ADS_1


"Siap pangeran," tiba-tiba beberapa suara terdengar dibalik bayang-bayang.


Swush!


Lima sosok terbang kearah lembah, ranah kultivasi mereka di ranah Transcendent Lapisan Ketiga sama seperti Chen Ming, dan tidak lama setelah itu terdengar beberapa suara ledakan keras dari dalam lembah dan asap tebal menutupi sebagian area, perlahan keluar pemuda yang memegang kepala pengawal dan melemparkannya ke arah Chen Ming.


Chen Ming membeku, dia sangat marah melihat ke arah Qin Shan.


"Apa maksudnya ini? Apa kau ingin melawan Kerajaan Bulu Ilahi?" Tanya Chen Ming.


"Hehe, aku hanya ingin memberikanmu hadiah pangeran," Qin Shan berkata sambil mengeluarkan peti mati berwarna hitam, "Ini hadiahku, aku akan memasukan mayatmu kedalam peti mati ini."


Chen Ming melihat dengan ekspresi terkejut, dia tidak mengerti apa maksud Qin Shan, tiba-tiba Qin Shan menghilang dan muncul di hadapannya.


Chen Ming mendorong Qi-nya ketahap maksimal dan meninju ke arah dada Qin Shan.


Booommm!


Angin bergulung dan menghempaskan pepohonan, banyak pohon tumbang akibat bentorkan pukulan itu.


Tetapi Chen Ming terkejut bahwa Qin Shan baik-baik saja dan tersenyum ke arahnya, jelas kekuatan pemuda yang di depannya ini berada jauh diatasnya. Tiba-tiba Qin Shan dengan cepat mencengkram leher Chen Ming.


"A-apa yang kau lakukan? Aku pangeran Kerajaan Bulu Ilahi, kau tidak bisa membunuhku atau keluargamu akan diburu dan disiksa secara kejam!" Chen Ming berusaha mengeluarkan kata-katanya.


Qin Shan menatapnya dingin lalu mencibir, "Kau masih berani mengancam saat berada di pintu kematian? Apa otakmu tidak berfungsi?" Qin Shan mempererat cengkramannya dileher Chen Ming.


Krak!


Suara tulang patah terdengar di udara, Chen Ming mati dengan mata terbelalak.


Qin Shan melemparkan mayat itu kedalam peti dan memasukannya kedalam inventory lalu menghampiri Yuan Su.


"Bocah, kau pergilah kembali ke Istana Naga dan ingat perjanjian kita!" ucap Qin Shan menatap Yuan Su serius.


Yuan Su yang melihat Qin Shan membunuh Pangeran Kerajaan Bulu Ilahi, dia takut dan gemetar tetapi memberanikan diri menjawab, "Ba-baik, Senior, aku tidak akan mengungkapkan keberadaanmu."


Qin Shan tiba-tiba menghilang dari tempat itu. Yuan Su terduduk ditanah sambil mencerna apa yang baru saja dia alami.


_____________


Kerajaan Bulu Ilahi, Aula Istana.


Suasana di dalam aula tegang membahas fenomena cahaya raksasa yang terlihat beberapa waktu lalu.


"Bagaimana perkembangan bocah yang ada di Lembah Naga?" Tanya Chen Bing.


"Bocah itu akan keluar hari ini Yang Mulia, pangeran ada disana selama lima bulan ini," jawab salah satu jendral.


Mendengar ini Raja Chen Bing sangat senang lalu berkata, "Bagus! Dengan kekuatan itu Ming'er pasti akan naik ke ranah Saint, kita bisa menguasai seluruh benua ini, haha."


Tiba-tiba penjaga kerajaan masuk dengan nafas terengah-engah.


"Lancang! Apa kau tidak lihat kita sedang rapat!" teriak salah satu jendral.


Penjaga itu ketakutan tapi dia memberanikan diri berkata, "Ma-maaf Yang Mulia ada berita buruk, pa-pangeran ... pangeran Chen Ming dibunuh."


"Apa?" Semua orang beteriak tidak percaya dengan perkataan itu.


"Siapa yang membunuh anakku?" Teriak Chen Bing suram dan Energi Qi-nya meledak menekan semua orang yang ada di aula.


"A-aku tidak tahu Yang Mulia, pangeran berada di peti mati yang ter-tergantung di depan pintu gerbang kota," jawab penjaga sambil terbata-bata mencoba menjelaskan.


Semua orang bergegas keluar dari aula dan menuju pintu gerbang kota dan melihat peti mati berwarna hitam tergantung disana.


Banyak kerumunan berkumpul di pintu gerbang dengan ekspresi terkejut dan ketakutan. Mereka saling berbisik dan bertanya siapa yang telah berani membunuh pangeran dan menggantung peti mati ini.


Ada selembar kain dengan tulisan berwarna merah darah yang tertempel di peti mati, "Bersiaplah! Aku akan datang mengambil kepala kalian para penguasa bodoh!"


Chen Bing mendidih melihat ini, matanya memerah, dia benar-benar marah. Qi-nya yang berada di ranah Saint Lapisan Kedua terus meledak dan berteriak, "Turunkan peti mati itu! Cari siapa yang membunuh anakku! Jangan kembali sebelum kalian menemukannya!"


"Baik, Yang Mulia!" Seru para pengawal bayangan Chen Bing yang berada di ranah Saint.


Seisi kota heboh dengan aksi Qin Shan, mereka takut kerajaan ini akan diserang oleh kerajaan lain. Jelas peti mati itu adalah peringatan untuk para elit kerajaan agar bersiap untuk berperang!


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa Like/Vote/Comment Tengkyu


__ADS_2