Sistem Naga Kekosongan

Sistem Naga Kekosongan
CH.31. Ranah Dao Source


__ADS_3

Waktu berlalu, hari ini cuaca cerah. Langit biru dan jernih seperti cermin.


Qin Shan sedang berkultivasi di goa, menstabilkan fondasinya setelah menyerap energi yang berlimpah dari air kolam.


Saat ini Qin Shan sudah naik tingkat ke Origin King Lapisan Ketiga.


[Ting~Tong]


[Proses upgrade sistem ke versi 5 selesai]


[Mendapatkan fitur baru]


Qin Shan terbangun dari meditasinya karena tiba-tiba mendengar suara pemberitahuan dari sistem.


"Hei sistem..." panggil Qin Shan dengan senyum diwajahnya.


"Shan-gege."


Qin Shan terkejut mendengar suara yang sudah lama tidak di dengarnya, dan berkata, "Yu'er?"


"Hehe, apa Shan-gege merindukanku?" Setelah mengatakan itu, tiba-tiba cahaya yang menyilaukan muncul di depan Qin Shan, membuat dia menyipitkan matanya.


Nampak sosok gadis berusia 17 tahun yang mempesona, kulit seputih giok, bibir tipis, dan baju merah glamor.


Wanita itu tersenyum ke arah Qin Shan, dia perlahan berjalan mendekat dengan anggun.


"Shan-gege."


"Yu-Yu'er?" Qin Shan berkata terbata-bata, dia sangat terpesona oleh kecantikan Yu'er yang setara dengan Long Ji Yao, beda dari keduanya adalah Yu'er mengeluarkan aura agung sementara Ji Yao memancarkan aura berapi-api.


Yu'er saat ini sudah memiliki tubuh fisik karena Qin Shan mengupgrade sistem ke versi tinggi.


"Apa gege tidak suka dengan penampilanku?" Yu'er menundukan kepalanya, matanya berkedip sedih.


Mendengar perkataan itu, Qin Shan sadar dari lamunannya dan bergegas berkata, "Bukan begitu, a-aku..."


Qin Shan tidak bisa menjelaskan perkataannya karena jari telunjuk Yu'er menempel di bibirnya. Memberi isyarat diam.


Ekspresi Yu'er berubah menjadi sangat serius.


Qin Shan menatapnya bingung, tubuh Yu'er bercahaya lalu menghilang.


Sebuah cahaya melintas di pintu masuk goa dan satu sosok tiba-tiba muncul di depannya.


Qin Shan secara naluriah mendorong Energi Qi-nya dan mengambil posisi bertahan saat dia menatap pendatang baru ini dengan waspada.


Pengunjung itu tidak berniat menyembunyikan kehadirannya karena dia hanya memandang Qin Shan dengan dingin dan mencibir, "Kau tikus kecil yang cukup waspada."

__ADS_1


Dengan bantuan cahaya redup, Qin Shan bisa melihat wajah lawannya dengan jelas.


Dia adalah seorang pria yang tampak berusia sekitar tiga puluh tahun dan mengenakan jubah putih halus, tapi bukan itu intinya. Yang dia perhatikan adalah aura pria ini, aura yang jauh lebih kuat daripada Liu Feng dari Tertai Ungu yang memberinya tekanan besar.


Ranah Dao Source!


Saat pikiran ini melintas di benaknya, wajah Qin Shan menjadi jelek.


Qin Shan tidak tahu persis seberapa kuat seorang kultivator Dao Source, hanya saja pria ini bukanlah seseorang yang bisa dia lawan sekarang.


Swush! Swush! Swush!


Beberapa suara mendesing datang dari luar saat tiga sosok lagi mendarat di tepi goa di belakang pria itu.


Salah satu dari mereka bertanya, "Senior Lou, apa yang kau temukan?"


Pria lain berkata dengan heran, "Hei, ada satu orang yang bersembunyi di sini. Indra Senior Lou benar-benar luar biasa bisa menemukannya di sini."


Orang terakhir tertawa, "Senior Lou master Dao Source Lapisan Pertama sementara dia sama seperti kita, dia tidak akan bisa bersembunyi di bawah hidung Senior Lou."


Qin Shan tetap diam, sambil mengamati lawannya.


Pihak lain memiliki tiga Origin King Lapisan Ketiga, hanya pemimpin mereka yang tidak bisa di tangani oleh Qin Shan. Untungnya, mereka tidak segera menyerang, jika tidak, dia akan mengalami bencana.


Senior Lou yang memimpin kelompok ini memberi Qin Shan pandangan dingin, "Dari mana kau berasal dan apa yang kau rencanakan di sini di Sekte Poros Bintang-ku?"


Qin Shan berspekulasi bahwa dia secara tidak sengaja sudah menyusup ke wilayah yang disebut Sekte Poros Bintang ini dan sekarang dia ditemukan oleh murid-muridnya.


Mempertimbangkan semua ini, Qin Shan mencoba untuk memasang ekspresi santai sambil menangkupkan tangannya dan berkata, "Salam teman, aku tidak tahu ini adalah wilayag Sekte mulia kalian dan secara tidak sengaja masuk tanpa izin. Jika aku sudah menyinggung kalian, mohon maafkan aku."


Qin Shan ingin bergegas pergi dari sana.


Senior Lou dan tiga Origin King lainnya, berdiri di pintu masuk gua, tidak menunjukkan niat untuk memberi jalan.


Senior Lou mencibir dan berkata, "Secara tidak sengaja masuk tanpa izin? Kau mungkin bisa membodohi anak-anak dengan kebohonganmu itu, tapi apa kau pikir bisa menipuku? Kau pasti dari Paviliun Sunrise!"


"Paviliun Sunrise?" Qin Shan mengerutkan kening dan menggelengkan kepalanya, "Maaf, aku belum pernah mendengarnya."


"Keterampilan aktingmu tidak buruk," salah satu Origin King mencibir dan berkata. "Kakak Senior Lou, jangan bicara omong kosong lagi dengannya, ayo kita bawa dan buat dia mengungkapkan kebenaran. Berani masuk tanpa izin ke Sekte Poros Bintang, anjing Paviliun Sunrise ini sama sekali tidak menempatkan kita di mata mereka."


Pria bermarga Lou juga berbicara dengan ekspresi dingin, "Lebih baik membunuh seribu orang tak berdosa daripada membiarkan yang bersalah!"


Setelah mengatakan itu, dia mengulurkan tangannya dan membentuk segel lalu menekan telapak tangannya ke arah Qin Shan.


Seberkas cahaya ditembakkan dan mengenai dada Qin Shan yang membuatnya tidak bisa mengelak.


Qin Shan terkejut dan dengan tergesa-gesa mencoba melawan, tali muncul di tubuhnya. Tali ini ditutupi oleh rune padat yang berkedip dan menekannya dengan kuat.

__ADS_1


Semakin dia berjuang, semakin kuat ikatan Teknik Rahasia ini.


Wajah Qin Shan langsung berubah suram.


Gerakan santai saja sudah cukup untuk menyegel kemampuan bertarung sepenuhnya. Qin Shan menyadari betapa menakutkannya master Dao Source itu.


Setelah mengikat Qin Shan, Senior Lou tidak meliriknya, hanya melambai, "Bawa dia!"


Qin Shan kesal tapi tahu bahwa sekarang bukan waktunya untuk bertindak gegabah.


Ketiga kultivator yang mengikuti Senior Lou itu mendorong Qin Shan ke luar.


"Sobat, sepertinya ada kesalahpahaman di antara kita, bisakah kau mendengarkan penjelasanku dulu?" Qin Shan dengan tenang melakukan upaya terakhir.


"Penjelasan? Kau bisa menjelaskan semua yang kau suka begitu kita kembali ke sekte!" Senior Lou mendengus dingin.


"Ya, serahkan Cincin Penyimpanan-mu jika kau ingin menghindari rasa sakit!"


Qin Shan menggelengkan kepalanya perlahan, melepas Cincin Penyimpanan dan melemparkannya ke orang terdekat.


Tidak ada yang berharga di Cincin Penyimpanan-nya, hanya beberapa barang sehari-hari yang sering dia butuhkan. Harta berharga yang sebenarnya tersembunyi di dalam inventory sistemnya.


Menyerahkan Cincin Penyimpanan tidak menyebabkan Qin Shan mengalami beban psikologis.


Tiga Origin King menerima Cincin Penyimpanan Qin Shan dan tidak memeriksanya sama sekali, langsung menyerahkannya kepada pemimpin mereka. Senior Lou sangat puas dan langsung menyimpan Cincin Penyimpanan itu.


Tak lama kemudian, rombongan tersebut meninggalkan goa.


Senior Lou melambaikan tangannya dan memanggil sebuah kapal kecil yang dengan cepat membesar menjadi sebuah kapal yang diukir dengan naga dan phoenix dalam sekejap mata.


Kapal ini tidak terlalu besar, hanya ada dua dek, tapi itu lebih dari cukup untuk menampung mereka.


Senior Lou dengan santai melompat, mengikat Qin Shan dengan kekuatannya dan mendarat di dek. Tiga lainnya segera menyusul.


Senior Lou mengaktifkan Array Roh di kapal dan penghalang cahaya mengelilinginya sebelum melesat dengan kecepatan yang mencengangkan.


Qin Shan mengamati semua ini dengan takjub, keterkejutan memenuhi matanya.


Di Benua Yuansen, dia tidak pernah menemukan artefak penerbangan jenis ini. Dia hanya melihat pedang terbang dan hewan terbang.


Kapal ini sangat cocok untuk perjalanan cepat.


Setelah terbang selama sekitar setengah jam, nampak sebuah pegunungan dengan banyak bangunan di sekitarnya. Qin Shan tahu ini adalah markas Sekte Poros Bintang. Dia penasaran dan tidak bisa menahan diri untuk berdiri dari geladak untuk melihat-lihat.


Sesaat kemudian, Qin Shan terguncang di tempat.


Sejauh yang dia bisa lihat, selama puluhan ribu kilometer, pegunungan dihiasi oleh pemandangan istana dan paviliun. Jelas, semua ini milik Sekte Poros Bintang.

__ADS_1


Sekte ini berdiri di antara pegunungan yang luas dan memiliki aura Energi Dunia yang sangat kaya, mengambang di sekitarnya. Aura semacam ini luar biasa dibandingkan dengan Sekte mana pun. Bahkan Kota Teratai Ungu tidak bisa dibandingkan dengan Sekte Poros Bintang ini, keduanya jelas dari kelas yang berbeda.


__ADS_2