SOUL LAND : Inkarnasi Luciver.

SOUL LAND : Inkarnasi Luciver.
Bumi Dan Khayalan


__ADS_3

Namaku Tang Ryu hari ini aku merasa sangat berbeda dari biasanya. Perlu diketahui bahwa usia ku akan menginjak tiga puluhan tahun ini dan yah, hari ini juga kurasa aku akan mati.


Aku lebih tahu bagaimana kondisi ku. Setelah dinyatakan kanker otak oleh dokter kemarin aku sudah tidak punya niatan untuk sembuh.


Lagi pula apa artinya itu? di kehidupan ini aku tidak punya siapapun yang benar-benar ikhlas peduli. Aku sedikit menyesal dengan temanku yang berjuang bersama di industri hiburan.


Mereka bahkan tidak sekalipun menunjukkan batang hidungnya disini. Termasuk wanita yang katanya cinta padaku, dan kurasa itu hanyalah satu kebohongan dari omong kosong lainnya.


Ke dua mataku memang terpejam waktu itu, tetapi bukan berarti aku tidak bisa mendengar.


Contohnya begini.


" Apa yang dilakukan oleh keluarganya sampai tidak sekalipun menjenguk! " keluh salah satu dokter.


Lalu ada juga perawat yang berulang kali berkata begini " Ya Tuhan... kasihan sekali orang ini "


Lalu jika ada yang melintas di depan pintu ada yang berkata lebih buruk lagi " Mungkin saja itu karma dari perbuatan nya yang buruk, bisa jadi orang tuanya jadi tidak peduli kan? "


Nah~ mereka tidak tahu bahwa aku sudah yatim-piatu dari kecil.


Ngomong-ngomong ada satu hal yang mengganjal di pikiranku dari tadi.


" Aku kira ini hanya khayalanku... " perlahan aku membuka mataku.


...[ Selamat anda terpilih sebagai kandidat kuat untuk merubah jalan cerita dunia soul land ]...


Aku berkedip" Jadi ini nyata? " tanganku mencoba meraih layar hologram di depan.


Sensasi ini. Aku termenung diatas kasur rumah sakit, didalam ruangan itu hanya ada aku sendiri. Akan ada seorang perawat yang datang setiap enam jam sekali untuk pemeriksaan.


" Apa hanya ini? "


...[ Apakah anda setuju untuk hidup kembali di dunia lain? ]...


Barusan dia membaca pikiranku?


...[ Itu karena saya sudah terikat dengan anda Tuan rumah ]...


' Oh~ dia benar-benar bisa membaca pikiranku '


" Jadi siapa kau? "


...[ Lebih simpel nya saya adalah sebuah sistem yang biasa dijumpai dalam cerita fantasi ]...


Aku mengangguk faham " Lalu apa yang kau inginkan? bukankah ada orang yang lebih baik dari keadaanku saat ini? "


...[ Saya setuju tentang itu. Tetapi keberuntungan tidak pernah berpihak kepada siapapun, entah itu baik atau buruk ]...


Rasanya aku seperti hidup di dunia cerita fantasi, tapi apa yang dia ucapkan sedikit ekstrim.


...[ Lagi pula anda sudah direkomendasikan oleh Tuan Lucifer yang sombong ]...


" Lalu apa yang dia inginkan dariku? tidak mungkin semua kebaikan ini diberikan secara percuma Lan? "


...[ Saya suka dengan jawaban orang pintar ]...


Lenggang.


...[ Tuan Lucifer hanya meminta saya untuk membantu anda di dunia lain. Tujuan nya adalah tempat pertama orang paling berkuasa di dunia ]...


" Bukankah itu terlalu sombong? "


...[ Saya setuju ]...


Seorang perawat berjalan mendekati kamar tempat tinggal Tang Ryu sama seperti yang sering dia lakukan akhir-akhir ini.


...[ Jadi apakah anda bersedia? ]...


" Aku... "


Perawat itu membuka kenop pintu, dan perlahan daun pintu mulai bergeser ke kiri.


DEG!


" Apa~ " perawat itu tersungkur karena terkejut dengan apa yang dilihatnya.


Di depan sana tempat pasiennya yang berada telah dipenuhi oleh cahaya yang menyilaukan yang membuat Tang Ryu berubah menjadi pasir dalam sekejap.


" DOKTER!!! " teriaknya.


...****************...


" Tenang saja Ah Yin. Anak ini akan tetap menjadi kakak nya Tang San, bahkan jika darah mereka tidak sama "


Perlahan aku membuka mataku. Air matanya membuat ku terbangun, jadi seperti apa yang kulihat sekarang adalah saat kedua orang tua Tang San akan berkorban.


Aku rasa lebih baik aku diam saja.


Dan setelahnya hanya terdengar suara dentuman keras pertarungan, jeritan mereka membuat hatiku tersayat beberapa kali.


Bahkan jika aku tidak bisa berbicara pun saat ini ' Tolong hentikan~ '


Melihat Tang Ryu yang berada di sebelah kiri nya, Tang Hao merasa kekuatan besar datang menghantam hatinya. Bahkan anak sekecil itu bisa merasakan kepedihan menyadari kondisi mereka saat ini.


" Tenang saja anak-anak. Papa tidak akan membiarkan kalian terluka " rintih Tang Hao sambil berjalan tertatih setelah memenangi pertarungan.


Mulai saat itu aku bersumpah tidak akan pernah sekalipun memanggil nama mereka dengan sebutan orang tua. Dan jikalau itu terjadi maka saat itu adalah waktu aku akan mati.


...[ Persyaratan di terima. Setelah anda mati, Tuan Lucifer akan membawa anda kembali dan pada saat itulah anda harus menuntaskan fabel anda di dunia ini ]...


Beberapa tahun berlalu, dunia ini disebut combat continent. Disini semua orang mempunyai sesuatu yang disebut essence spirit.

__ADS_1


Contohnya...


" Kak Ryu? "


Aku menoleh sebentar " Tidak. Hanya saja bukankah mereka sedikit kekanakan? "


Tang San menoleh ke tempat Tang Ryu melihat " Sepertinya... " ungkapnya tersenyum tipis.


" Bekerja di ladang dengan tangan kosong. Di mana alatmu? " tanya seorang warga yang bertemu dengan temannya.


Sementara itu orang yang di ajak bicara berjalan melewatinya dengan sombong " Spiritku adalah membajak. Hanya orang idiot yang membawa spiritnya kemana-mana "


Hal itu membuat urat wajah warga yang bertanya tadi terlihat.


SLASN!


Sebuah parang hampir saja akan mengenai wajahnya jika tidak segera di tepisnya dengan gugup orang itu berusaha meminta maaf.


" Bodoh! kau mau berurusan dengan parang ku hah?!! " ancam orang yang tadi bertanya.


" Tidak... tidak perlu... spirit mu luar biasa "


Aku yang melihat itupun tertawa bersama Tang San yang merupakan adikku. Kami berdua berjalan melewati hutan menuju ke dalam pegunungan.


Itu tidak logis memang, tetapi bagi kami yang merupakan anak desa pinggiran. Pegunungan sudah seperti tempat bermain bagi kami berdua.


Yeah~ walaupun umur kami masih terbilang anak-anak. Entah berapa banyak warga desa yang melarang kami berdua, imbasnya ayah kami Tang Hao juga turut di semprot.


Untungnya Tang besar itu orang yang cuek.


" Oh ya Kak Ryu, kenapa Kakak memanggil Papa Tang besar? dan bukannya dia itu ayah kita? " tanya Tang San di samping ku.


" Kenapa kau bertanya seperti itu? "


Tang San mengusap tengkuknya " Aku baru sadar beberapa hari ini. Aku rasa itu sangat tidak sopan bukan? " keluhnya. Tapi semua itu bohong, anak ini sudah lebih dari penasaran dengan kebenaran itu.


Aku tersenyum sebagai jawaban " Beliau memang ayah kamu Tang muda, tetapi... " aku menghela nafas " Beliau bukanlah ayah ku "


Tang San mematung di tempat dan menatap wajah kakak nya yang berubah menghawatirkan.


" Aku... tidak akan pernah... karena aku adalah dalang di balik kehancuran keluarga ini "


Pada saat itu angin dingin pegunungan berhembus meniup helaian rambut Tang Ryu, sementara itu kebenaran yang terasa samar membuat Tang San membeku di tempat dan membiarkan Tang Ryu pergi menjauh lebih dalam ke pegunungan.


Tang San terlihat ingin berbicara tetapi dia masih bingung harus memulainya. Hanya tangan nya yang mencoba menggapai angin Tang Ryu, tetapi itu juga kembali di tarik.


" Kakak~ " gumamnya.


...****************...


Ketika aku dilahirkan ke dunia ini. Aku mempunyai sesuatu yang tidak ternilai harganya.


Tang San terlihat sangat fokus di pinggiran tebing yang curam. Lagi-lagi dia bermeditasi di tempat itu.


Ethereal Reagain. Way of the eye ethereal vision. Dan Way of movement shadow track.


Tang San tampak bergerak dengan cepat jika orang yang tidak pernah tahu apa teknik itu bisa jadi Tang San di anggap seperti hantu.


Tang San mengeratkan kepalannya dan bersiap untuk mengaktifkan teknik sekte yang lainnya.


Tang sect way of the mind mistic mind dan satu lagi way of the hand mistic hands.


BUM!


Batang pohon yang keras, begitu Tang San menghantamnya dengan kedua teknik sekte Tang. Terdapat bekas telapak tangan di sana.


Tetapi...


" Mistic mind masih belum mencapai level 1 "


Tang San meratapi kedua tangannya " Kalau seperti ini terus. Teknik mistic mind tidak akan bisa meningkat... "


" Sebelumnya latihan tidak pernah terasa seberat ini... " Tang San mendongak ke atas langit yang berawan.


" Apa karena aku berada di dunia lain? "


Di kehidupan sebelumnya aku merupakan murid pendatang untuk aliran sekte Tang.


" Lupakan~ ayo kita pulang " katanya sambil membawa seikat kayu bakar di punggungnya.


" Tunggu. Kenapa aku lupa? di mana kakak Ryu ya? " Tang San berbalik dan mulai berjalan menuju tempat di mana Tang Ryu biasanya.


" Kuharap dia belum pulang dan meninggalkan aku " Tang San berkata seperti itu karena memang biasanya Tang Ryu sering menjahilinya. Tapi pikiran itu terlewati begitu saja sejak Tang Ryu mengatakan ayah nya.


Sementara itu di tepian sungai yang tenang Tang Ryu duduk bersila sama seperti Tang San dia sedang melakukan meditasi namun dengan teknik yang berbeda.


...[ Anda lebih terampil dari perkiraan saya Tuan rumah ]...


Aku menghela nafas pelan " Kurasa itu tidak perlu di sombong kan bukan? "


...[ Menurut data yang saya kumpulkan. Statistik anda tiga kali lipat lebih baik dari anak-anak di dunia ini. Mungkin bakat anda satu tingkat lebih baik ]...


" Kau memang pandai memuji " aku melihat keatas langit di mana beberapa burung dara terbang melintas.


...[ Bagaimana jika anda mencoba teknik yang masih terkunci? ]...


" Maksudmu teknik lainnya yang di berikan oleh Lucifer? "


[ Teknik yang sudah terbuka :


• The thumping punch technique

__ADS_1


[ Teknik yang masih terkunci :


• Teleportation technique


• Mimicry technique


• Lightning strike technique


• Kinetic technique


• Beast transformation technique


• Ice technique


• Disabling technique


• Space mirror technique


• Transparent shield technique


Bukankah itu terlalu banyak? jumlahnya itu sedikit...


... [ Bagaimana Tuan rumah? apakah anda ingin membuka salah satunya? ]...


" Aku perlu sedikit waktu "


...[ Setiap teknik bertarung akan sangat berpengaruh dengan jenis cincin roh yang anda miliki nantinya ]...


...[ Terutama The thumping punch technique ini. setidaknya anda harus mendapatkan cincin seratus tahun sehingga teknik itu punya kekuatan dua kali lipatnya ]...


Jadi seperti itu. Semuanya menjadi lebih mudah sekarang, kalau begitu berapa level kekuatan ku saat ini.


...[ Anda baru saja naik ke level 20 ]...


" Benarkah? padahal aku tidak terlalu sering meditasi seperti adikku "


...[ Melatih teknik kekuatan juga berpengaruh terhadap perkembangan. Terutama terhadap tubuh yang mencoba membiasakan diri ]...


" Jadi seperti itu? "


...[ Apakah anda sudah menemukannya? ]...


" Kalau begitu bagaimana dengan Kinetic technique "


Aku rasa teknik itu lebih mudah dari pada yang lain dan juga itu bisa digunakan nanti di akademi.


...[ Mulai menerapkan ]...


Tang San menghentikan langkahnya begitu melihat Tang Ryu yang berdiri di pinggiran sungai. Angin berhembus kencang. Dan Tang San terpana dengan apa yang dia saksikan.


Percikan listrik putih terlihat di sekeliling tubuhnya. Dan dari semua keanehan itu, air yang berada di sungai bergerak naik turun dan akhirnya membentuk buih-buih air.


Buih-buih air itu bergerak memutari Tang Ryu yang tengah memejamkan matanya. Setiap detik buih-buih itu terus bertambah sampai membentuk cincin lebih dari tiga.


Tang San merasa ada yang aneh dengan kakak nya dulu, tapi setelah melihat kejadian ini perasaan itu semakin kuat. Apakah mungkin kakak nya juga seorang inkarnasi.


' Teknik itu... hampir sama seperti teknik milik anggota Sekte Tang. Tetapi aku rasa bukan itu jadi teknik apa yang digunakan olehnya? '


Tanpa sengaja Tang San menginjak ranting pohon yang ada di bawahnya, dan membuat Tang Ryu terkejut karena terlalu fokus.


" Tang muda... " kata Tang Ryu terkejut.


" Kak Ryu... " Tang San bergumam.


Tang Ryu berjalan mendekati adiknya yang merasa sedikit bersalah karena mengganggu nya. Tang San sendiri merasa gugup karena terciduk.


" Kamu sudah dapet kayu bakarnya? " Tang Ryu menengok punggung Tang San yang terdapat sekitar kayu.


" Sudah. Em~ bagaimana dengan Kak Ryu? "


Tang Ryu menunjukkan tiga ikat ikan besar di tangan nya " Ini dia. Ayo pulang, sebentar lagi matahari terbenam. Takutnya nanti kita lupa jalan pulang karena gelap "


Tang San mengangguk " Baiklah "


Mereka berdua berjalan bersama menuruni pegunungan. Tang Ryu yang membawa ikan di tangan nya berjalan dengan riang, sementara Tang San yang berada di belakangnya terus saja menatap punggung kakak nya yang merasa aneh.


Tang San jadi teringat dengan ucapan kakak nya sebelum masuk ke pegunungan.


' Apa maksudnya kalau papa itu ayah ku. Tapi bukan ayahnya? bukankah kami memiliki orang tua yang sama? ' ungkap Tang San dalam hatinya.


" Tang San apa kau tahu " Tang San diam menunggu kakaknya melanjutkan ucapan nya " Berapa banyak bintang di langit? "


" Banyak itu, agak~ aku tidak tahu itu kak Ryu memang nya ada berapa? "


Aku tersenyum " Aku juga tidak tahu berapa jumlah pastinya. Puluhan ribu, miliaran atau triliunan? tidak ada yang tahu. Tapi Tang San kamu harus tahu kalau bintang juga makhluk fana "


" Jadi? " tanya Tang San menunggu.


" Tidak ada yang abadi di dunia ini. Bahkan bintang yang paling bersinar sekalipun. Dan dari semua gemerlap cahaya, kegelapan malam lah yang membuat mereka bersinar "


" Kau tahu cerita tentang black hole? "


Tang San menggeleng pelan " Balck hole? "


" Dia dulunya adalah bintang, tapi karena umurnya yang sudah habis dis berubah menjadi black hole yang menghisap segala sesuatu di tempatnya "


Pandangan mereka saling bertemu dengan pemikiran yang berbeda. Dan itu adalah takdir yang tidak bisa dirubah.


" Tang San... aku akan menjadi bintang yang paling bersinar di dunia ini. Maka dari itu... kehadiran ku adalah bencana seperti black hole itu "


Tang San menggigit bibirnya. Sudah cukup dia mendengar omong kosong ini, Tang San tidak tahu tujuan perkataan kakak nya itu, tapi dia faham maksudnya. Kakak nya ingin dia mencegahnya sebelum menjadi bencana.

__ADS_1


Dan itu berarti tidak terlepas dengan cara yang keras sekalipun.


" Kakak ada apa dengan mu... " gumamnya.


__ADS_2