
Tang San, Xiao Wu, Tang Ryu dan Xiu Ying yang ada di sampingnya, berjalan mengikuti Dai Mu Bai yang memimpin di depan.
Akademi Shrek memang bukan lah salah satu dari sekian banyak akademi yang populer dan besar, malahan lebih terlihat seperti sebuah desa yang ada di pelosok daripada di sebut akademi. Namun Tang Ryu merasa tempat ini lebih cocok untuk nya daripada di kota.
" Tes kedua adalah tes spirit power " kata Dai Mu Bai menjelaskan.
" Aku rasa kita tidak perlu melakukan hal itu kan? " tanya Tang Ryu.
Dai Mu Bai berbalik " Itu benar, kalian lebih dari mampu. Kita cukup menyapa mereka dan lanjut ke tes selanjutnya "
Jujur saja Dai Mu Bai masih sangat penasaran dengan Tang Ryu, yang Dai Mu Bai tahu hanyalah identitas nya sebagai kakak dari Tang San dan Xiao Wu. Tapi lebih baik dia tidak menanyakan itu dulu, belum sampai dia tahu alasan mengapa dia kalah duel darinya.
Zoom! di langit mereka berenam melihat sebuah sinar cahaya membentuk sebuah tanda.
" Apa itu teknik spirit sirkus? " tanya Xiu Ying.
" Kayaknya bukan deh " jawab Tang Ryu.
Tang San mengernyit " Terlihat seperti tanda sebuah spirit... " pikirnya.
" Itu adalah spirit Mark Release " jawab Dai Mu Bai.
Tang San menatap Dai Mu Bai " Jadi itu Mark Release, aku dulu pernah mendengarnya dari guru. Tapi ini pertama kalinya aku melihat nya "
Dai Mu Bai mengangguk " Kalau kau menganugerahi tanda mu dengan spirit power, kau bisa melepaskan nya dari tubuh mu. Hal itu terjadi hanya sebentar dan tidak ada penggunaan secara praktisnya.
" Jangan sampai kehabisan Oscar food murah dan enak! " seru seorang pemuda berjenggot.
" Di jamin dapat membuat mu melewati tes selanjutnya teman-teman! " tambahnya dengan penuh percaya diri.
" Memang nya apa yang kau punya? " tanya seorang remaja yang ikut serta dalam tes masuk ke akademi Shrek. Dari wajahnya terlihat dia tidak begitu percaya dengan apa yang dikatakan oleh orang bernama Oscar.
" Hehe... khusus hari ini! edisi terbatas! tahu Oscar! "
Oscar membuka kain yang menutupi dagangan nya itu dengan megah, hanya mereka yang bodoh dan mau dibodohi yang percaya dengan perkataannya.
Oscar melihat semua pembeli nya terlihat menahan dirinya, wajah mereka tampak pucat karena bau dari tahu yang Oscar buat " Hanya lima Copper! semakin bau maka semakin enak rasanya " kata Oscar penuh semangat.
Para pembeli saling bertatapan, kemudian mereka mengangguk bersama dan pergi meninggalkan Oscar di belakang.
" Tunggu! jangan pergi... bagaimana kalo lima Copper! " cegah Oscar frustasi.
" Tidak! tidak! terimakasih " kata remaja yang lain.
" Ini... aroma ini... aku tidak tahan! " seru salah satu pelanggan yang sedang berlari menjauh.
Setengah menit setelahnya. Oscar terlihat kecewa sekarang, lagi-lagi dia gagal meyakinkan orang lain untuk merasakan tahunya.
" Tidak laku lagi... " kata Oscar lesu.
" Paman apa kau menjual jagung? " tanya Tang San.
" Tang San dari mana paman ini terlihat sedang menjual jagung nya? " tanya Tang Ryu.
" Lalu apakah dia tukang es krim? " tanya Xiu Ying yang ada di punggung Tang Ryu.
" Hah? " Tang Ryu tampak terkejut, kenapa Xiu Ying malah bertanya hal itu.
Xiao Wu melirik ke tempat Oscar " Paman... kamu... Kak Ryu, Kakak ada uang recehan nggak? "
" Hah? " kata Tang Ryu tidak paham.
" Sepertinya dia gembel... "
" SIAPA YANG KAMU PANGGIL GEMBEL!!! dan yang lebih penting... UMURKU MASIH EMPAT BELAS TAHUN!!! " seru Oscar tidak terima, dia membanting dagangan nya karena tersinggung.
' Empat belas tahun?! ' seru mereka di dalam hati.
Semua orang tampak terkejut kecuali Tang Ryu dan Dai Mu Bai. Tang Ryu sudah setengah jam lalu mengetahui identitas Oscar yang berjualan dengan tahu busuknya. Maka dari itu sedari tadi Tang Ryu terlihat terkejut dan bingung dengan apa yang Tang San, Xiao Wu, dan Xiu Ying.
" Benar! namaku Oscar murid di akademi Shrek! " tambahnya.
" Eh?! dengan rambutmu itu sebelum nya kami malah ingin memanggil Kakek... " kata Xiao Wu jujur.
" Jangan kira aku tua hanya karena memiliki rambut seperti ini " tegas Oscar
Tang Ryu menepuk jidatnya, Xiao Wu terlalu blak-blakan mengatakan hal itu. Sementara itu Dai Mu Bai terlihat menghela nafasnya. Sedangkan Xiu Ying hanya menatap Tang Ryu kurang mengerti.
" Apakah semua murid di akademi ini berkepala tiga? " tanya Xiu Ying berbisik.
__ADS_1
" Hah? bahkan orang berkepala lima belum tentu memiliki rambut selebat itu " kata Tang Ryu menyangkal, dia tidak habis pikir dengan apa yang Xiu Ying tanyakan.
" Lalu mungkinkah itu karena penyakit? " kata Xiu Ying, berpikir.
Oscar menoleh ke arah Tang Ryu tepatnya Xiu Ying yang ada di belakangnya " Aku masih remaja tampan dan sehat! " serunya memegang tangan Xiu Ying.
Xiu Ying tampak sedikit ketakutan, Dai Mu Bai dan Tang Ryu yang melihat itupun terlihat kesal setengah mati " Coba katakan itu setelah mencukur rambut mu bodoh!!! " seru Tang Ryu dan Dai Mu Bai setelah menghantam kepala Oscar.
" Oscar kecil kau adalah aib akademi! sudah berapa kali aku bilang jangan menjual tahumu di akademi! " kata Dai Mu Bai berteriak, dia menjewer telinga kanan Oscar.
" Dan juga jangan menyentuh wanita yang tidak ingin disentuh bangsat! " tambah Tang Ryu menjewer telinga Oscar satunya.
" Kenapa tidak boleh! jangan merendahkan tipe makanan! dan juga siapa kau! bisa-bisanya ikut menghakimi ku! " balas Oscar tidak terima.
Dai Mu Bai dan Tang Ryu tampak berubah pikiran, mereka berdua mengajar Oscar sampai dia tidak lagi memberontak. Xiao Wu yang melihat itupun bergidik ngeri, untung saja dia tidak pernah mendapatkan perlakuan seperti itu dari kakaknya.
Tapi entah mengapa Xiao Wu sedikit terlihat senang, dia melirik Xiu Ying yang tampak bingung dengan situasi di depannya ' Mungkin benar kalau Kakak sedikit berubah karena dia... '
" Tipe makanan? " tanya Tang San penasaran.
" Yeah itu... " Dai Mu Bai melirik ke arah Oscar.
" Kau sebaiknya menjaga perilaku mu ketika di depan ku... " kata Tang Ryu menasehati " Jika tidak... " suara tulang bahu Tang Ryu terdengar " Akan aku cincang... mengerti! " tegas nya sambil menggambar sedang memotong lehernya.
Oscar cukup terintimidasi dengan perkataan dari Tang Ryu, sedangkan Dai Mu Bai hanya terdiam memperhatikan. Dai Mu Bai sebenarnya penasaran dari mana keberanian Tang Ryu itu datang, dia melirik ke arah Xiu Ying yang menghampiri Tang Ryu dan mencubit perut nya.
' Tang Ryu... apakah dia juga memiliki identitas yang sama seperti ku? ' batin Dai Mu Bai.
...****************...
" Oscar perlihatkan mereka kemampuan mu " kata Dai Mu Bai.
" Bos Dai... ini... privasi... " keluh Oscar ragu.
" Jangan bertingkah seperti perempuan! " sentak Dai Mu Bai ketika melihat Oscar yang bertingkah malu.
Oscar mudur selangkah " I- iya, jangan berteriak, aku akan menunjukkan nya " kata Oscar menyanggupi, tapi masih terlihat jelas dia menentangnya.
Oscar menarik nafasnya, semua orang terdiam dan menuggu apa yang akan Oscar lakukan. Tetapi, yang mereka lihat selanjutnya tidak sesuai ekspektasi. Oscar mulai membaca mantra seperti seorang penyihir walaupun itu tidak penting sih, orang-orang yang melihat itupun tampak bengong.
" Wangian imut, tahu lembut " katanya sambil menunjuk tahu kuning yang terbuat dari spiritnya.
" Uek! " keluh Xiao Wu " Bertingkah imut dengan tampilan seperti itu ... " kata Xiao Wu mengomentari sisi menjijikkan tampilan Oscar yang berjenggot.
Sementara itu Xiu Ying tidak melihat atau mencium apapun yang Tang San dan Xiao Wu katakan karena wajah Xiu Ying menempel dengan dada Tang Ryu.
" Apa yang menjijikkan Xiao Wu, bau apa? " tanya Xiu Ying penasaran.
" Diam Xiu Ying, nanti pengelihatan mu ternodai Oscar " kata Tang Ryu mencegah dan memeluk Xiu Ying menjauh dari sana.
Oscar membalikkan wajahnya " Tipe makanan memiliki spirit mantra yang berbeda, agar makanan nya memiliki efek. Ini tidak seperti yang aku lakukan... " katanya menjelaskan.
" Apa-apaan itu?! " keluh Xiao Wu mengomentari gaya Oscar yang sok keren.
" Oh! gaya yang tepat dapat meningkatkan kecepatan membuat makanan nya " jawab Oscar bangga.
" Benarkah? " tanya Xiao Wu kurang yakin.
Tang San mengangguk " Guru pernah mengatakan itu juga, benarkan Kak? " kata Tang San meminta pendapat Tang Ryu.
" Seperti itu lah " kata Tang Ryu kurang yakin karena melihat Oscar yang bergaya lembek.
Tang San mengangguk " Kalau seseorang menggunakan gaya dan mantra khusus, mereka bisa meningkatkan penggunaan spirit power "
" Teknik ini cukup berguna bagi spirit master level rendah " tambahnya.
" Bukankah kau juga melatih nya Tang San? " tanya Tang Ryu memastikan.
" Aku juga mencobanya " jawab Tang San " Xiao Wu kau juga bisa mencobanya "
" Eh? " keluh Xiao Wu.
" Mencoba apa? " tanya Xiu Ying setelah di perbolehkan Tang Ryu melihat.
Oscar mendadak mendekati mereka " Jangan terlalu serius... ini cobalah tahunya "
Xiao Wu bersembunyi dibalik Tang San " Kau saja yang makan! "
" Eh?! " seru Xiu Ying yang lagi-lagi di tarik Tang Ryu untuk menjauhinya.
" APA KAU MAU MEMBUNUH SEMUA MURID BARU! ATAU KAU MAU DI PUKUL! " sentak Dai Mu Bai membuang semua tahu Oscar dengan marah.
__ADS_1
Saat semua orang sibuk dengan perdebatan nya dengan Oscar, Tang Ryu sempat melihat bayangan seseorang sebelum orang itu melewati mereka. Dan orang-orang lainnya yang melihat wanita berambut hitam panjang itupun tampak terkejut, kecuali Tang Ryu dan Xiu Ying di pelukannya.
Wanita itu berbalik dan melihat rombongan orang di belakangnya, dia melirik ke Tang Ryu dan Xiu Ying, dia merasa aneh karena hanya mereka berdua yang diam tanpa ekspresi melihat nya. Setelah itu dia melangkah maju meninggalkan kelompok itu.
" Dia cantik iya kan? iya kan? iya kan? " kata Oscar yang sedang di hajar oleh Dai Mu Bai yang sekarang tambah termenung.
" Oh! " kata Dai Mu Bai singkat.
Sementara itu Xiao Wu menginjak kaki Tang San yang juga terpesona oleh kecantikan wanita tadi.
" Ada apa Xiao Wu?! " tanya Tang San bingung.
" Hmph!!! " Xiao Wu membalikkan wajahnya kesal di melihat Tang Ryu di sampingnya.
Sementara itu terlihat Tang Ryu sedang merapikan anak rambut Xiu Ying yang sedikit berantakan, hal itupun entah kenapa membuat hati Xiao Wu sedikit sakit. Mungkin saja Xiao Wu mengharapkan hal itu juga darinya, Xiao Wu melirik Tang San di depan.
" Darling? " tanya Xiu Ying cukup canggung.
" Iya? " jawab Tang Ryu lembut.
Xiu Ying terlihat ragu-ragu " Dia cantik ya? " tanya Xiu Ying menunjuk wanita berambut hitam panjang tadi.
Tang Ryu menaikkan alisnya " Memangnya kamu tadi melihat aku meliriknya? "
Mendengar ungkapan itupun Xiu Ying tampak tersenyum malu, karena sejak tadi Tang Ryu dan Xiu Ying saling bertatapan dan tidak memperdulikan sekitar mereka.
" Hmmm " jawab Xiu Ying tersenyum " Sebaiknya kamu hanya melihat wajah ku, ayo nanti kita di tinggal lo Darling " kata Xiu Ying menarik Tang Ryu.
Tang Ryu hanya diam dan melihat punggung Xiu Ying yang menariknya, samar-samar dia melihat siluet seorang gadis berambut pirang dari tubuh Xiu Ying yang kecil.
' Lagi-lagi... ingatan siapa ini... ' keluh Tang Ryu.
Semua orang berkumpul di tempat tes kedua di laksanakan.
Bola yang di pegang oleh Xiao Wu bersinar dan menunjukkan seberapa banyak kekuatan yang di miliki pemegangnya.
" Xiao Wu, level dua puluh sembilan, Great Spirit Master "
" Tidak mungkin! " Semua orang disana selain orang seperti Tang Ryu yang mengenal Xiao Wu terkejut.
Dai Mu Bai terlihat senang " Ada yang lain? jika ada akan aku bawa bersama ku "
" Boleh aku mencoba nya? " Dai Mu Bai melihat ke arah sumber suara.
Bola itu bersinar.
" Baiklah, Ning Rongrong, level dua puluh enam, Great Spirit Master " kata penguji di tes kali ini.
Bola itu tiba-tiba di ambil oleh seseorang yang tadi melewati rombongan Tang San. Bola yang di pegang nya bersinar dan menunjukkan levelnya.
" Level dua puluh tujuh, Great Spirit Master " kata penguji " Siapa mama mu? "
Wanita itu berbalik dan memamerkan pesonanya " Namaku Zhu Zhuqing "
" Apa mereka monster! " kata orang-orang di kerumunan.
Tang San meringis ketika tahu disini masih ada Kakak nya, mereka sepertinya tidak tahu seberapa besar monster yang sebenarnya " Kak Ryu? kau tidak mau menguji level mu? "
Tang Ryu menatap Dai Mu Bai " Apakah aku perlu melakukan nya Dai Mu Bai? "
" Itu ... tidak perlu... " kata Dai Mu Bai yang sontak membuat orang-orang terkejut, kenapa Dai Mu Bai terlihat seperti enggan menanggapi Tang Ryu.
" Kau mau melakukannya Xiu Ying? " tanya Tang Ryu.
" Kurasa aku tidak perlu melakukan nya, lagi pula aku disini bukan untuk menjadi siswa di akademi "
" Lalu kenapa kau kemari? " tanya Ning Rongrong.
Xiao Wu dan yang lainnya juga turut penasaran " Apa aku perlu melakukannya? sementara aku disini hanya untuk melayani Tuan ku? " jawab Xiu Ying.
" Hei! memang nya siapa Tuan yang dia maksud? " tanya Ning Rongrong berbisik pada Xiao Wu.
" Yang dia maksud itu kakak ku " balas Xiao Wu.
" Kakakmu? kau punya kakak disini? "
Xiao Wu mengangguk " Yang berpakaian Biru itu Tang San kakak ke dua ku, dan yang pakai hitam itu Tang Ryu kakak tertua kami " tunjuk nya.
Ning Rongrong mengerti sekarang, tapi kenapa intuisi nya mengatakan ada sesuatu yang lain. Itu adalah identitas Tang Ryu yang sebenarnya. Jika diperhatikan bahkan Dai Mu Bai yang merupakan seorang pangeran turut terdiam menanggapi nya.
' Tang Ryu siapa kau- ' Ning Rongrong menarik wajahnya menjauh dari Tang Ryu.
__ADS_1
Ada apa dengan tatapan matanya tadi... Ning Rongrong seperti... di tatap oleh seekor predator dan tersenyum menjumpai nya. Saat itu Ning Rongrong tahu bahwa Tang Ryu, bukanlah orang biasa.