
Di salah satu rumah pondok kayu di akademi Shrek, seorang lelaki dewasa berdiri di dekat jendela kaca, orang itu melihat keluar jendela. Segerombolan anak berjalan di depannya, dari lantai dua itu dia bisa melihat anak-anak yang akan menjadi siswa tahun ini.
Dia melihat seekor burung hantu dengan bulunya yang seputih salju, terbang ke arahnya. Orang itu mengulurkan lengan kanannya, dan membiarkan burung hantu itu hinggap di tangganya.
" Oh~ ada banyak monster di tahun ini. Enam siswa di loloskan dari tes pertama hingga ke empat... " kata orang itu setelah membaca surat yang di bawa oleh burung hantu di depannya.
" Hahaha... Wu Ji kenapa tidak kau coba temui mereka? " kata orang itu berbalik melihat Zhao Wuji yang ada di balik pintu.
Wu Ji mendesah " Kepala sekolah... anda sadar jika memperkerjakan aku seperti anjing?! " keluhnya.
" Enam siswa berarti enam set biaya sekolah " katanya sambil mengayunkan kertas di tangan nya.
" Zhao Wuji anda adalah wakil kepala sekolah bukan? " katanya, mereka berdua saling bertatapan " Kalau ada uang yang masuk, kenapa kau malah mengeluh? " lanjutnya.
Zhao Wuji tersenyum " Baiklah baiklah. Sepertinya aku punya hidup yang berat... " katanya sambil mencengkram kedua tangannya.
" Berhenti menggonggong, cepat sana pergi! "
" Dan berhenti cerewet Pak tua! kau seperti wanita perawan saja...." balas Zhao Wuji berlalu meninggalkan ruangan.
Orang berkacamata itu lagi-lagi melihat keluar jendela dimana rombongan anak-anak itu dibawahnya ' Sepertinya akademi akan meriah sekarang, teman lamaku... ' orang itu melihat kantong uang yang di berikan oleh Tang San sebelum nya di toko ' Seperti apa monster yang kamu besarkan... '
Lenggang.
Semua orang berjalan mengikuti Dai Mu Bai, karena dialah yang paling tahu tempat dilaksanakan tes selanjutnya. Xiu Ying mengernyit heran, mengapa Tang Ryu sedari tadi menjaga jarak dari mereka?
" Darling? " Xiu Ying mendekat dan memeluk lengan kanan Tang Ryu.
" Ada apa? " tanya Tang Ryu.
" Sejak tadi aku lihat kita selalu menjaga jarak dari mereka, kamu baik-baik saja kan? " Xiu Ying meletakkan tangannya ke dahi Tang Ryu.
Tang Ryu tersenyum kecil " Aku baik Ying, sebenarnya aku sedang mencoba untuk menjauh kan kamu dari Oscar ke dua "
" Heh? apakah itu artinya kamu cemburu? " tanya Xiu Ying menarik pipi Tang Ryu.
" Siapa yang tahu? hmm, aku perlu bicara dengan Dai Mu Bai nanti, semisal boleh tinggal di kota Soto kita tidak perlu tinggal di sini "
" Tinggal di luar akademi? kamu ingin jadi murid laju begitu Darling? " Xiu Ying menelengkan lehernya.
" Lebih mudah nya begitu " kata Tang Ryu, Xiu Ying pun mengangguk dan mendengarkan penjelasan lebih lanjut nya.
" Ada 4 tahap ujian, dan tes keempat yang akan kita lakukan adalah pertarungan. Jika kalian tidak bisa melewati tes terakhir ini, kalian hanya akan membuang-buang waktu saja " kata Dai Mu Bai menjelaskan.
" Rasanya seperti di desa yakan Tang San " kata Xiao Wu, dan disanggupi oleh Tang San.
" Akademi ini sudah berdiri selama 20 tahun, dan hanya menerima siswa sebanyak 42. Jika kalian semua lolos, maka akan mencatat rekor baru " lanjut Dai Mu Bai menerangkan.
" Bukankah itu sedikit... " Ning Rongrong yang mendengar itu merasa sedikit bingung.
Dai Mu Bai tersenyum " Ah! sudah 2 tahun sejak kami menerima murid baru "
' 2 tahun?! ' gumam Ning Rongrong.
" Berapa jumlah siswanya sekarang? " tanya Xiao Wu penasaran.
Dai Mu Bai mengangkat tangan nya " Ada 3 siswa itu termasuk diriku "
" Tiga?! " kata Xiao Wu, Ning Rongrong, dan Tang San bersamaan.
Xiu Ying menoleh " Memang nya seburuk itukah keadaan nya? "
Tang Ryu menggeleng " Itu mungkin karena kepsek nya terlalu pelit " jawabnya acuh.
Zhu Zhuqing terlihat mengawasi Dai Mu Bai yang masih berjalan memimpin mereka.
" Ya, ya, inilah satu-satunya akademi di benua Duo Luo yang memiliki lebih banyak guru daripada siswa nya " kata Dai Mu Bai mengangkat bahunya.
Ning Rongrong mengangkat tangan " Kalau hanya terdapat sedikit siswa, bukankah tidak mendapatkan pemasukan? "
" Yah, karena itulah kami tinggal di pedesaan yang kecil. Kepala sekolah pernah bilang, memangnya kenapa kalau sekolah ini bangkrut? kita tetap tidak akan menerima sampah " kata Dai Mu Bai.
" Persyaratan penerimaan siswa baru haruslah berumur sekitar 13 tahun, atau lebih muda. Dan spirit power mereka haruslah level 21 atau lebih. Persyaratan kelulusan adalah siswa harus di bawah umur 20 tahun, dan spirit power nya harus level 40, jika tidak mereka tidak akan dianggap lulus dari akademi " Tang San terdiam mendengar penjelasan Dai Mu Bai.
' Benar-benar persyaratan yang ketat ' keluh Tang San dalam hatinya.
Dai Mu Bai menghela nafas " Akademi ini pernah hanya meluluskan 40 siswa, mereka semua menjadi orang jenius luar biasa. Dan yang tidak lulus mereka yang tidak bisa memenuhi persyaratan, atau mati saat melawan monster spirit "
__ADS_1
Semua orang terdiam bahkan Tang Ryu yang sudah mengetahui jalan cerita itu, mendengarnya langsung memang sangat berbeda dengan novel bacaan. Xiu Ying mengeratkan pegangannya.
" Tidak mengapa " kata Tang Ryu mengusap kepala Xiu Ying yang tersenyum manis.
" Kepala sekolah pernah bilang, jika level spirit power mu tidak mencapai lebih dari level 40 lebih baik jangan mengganggu yang lain " tambah Dai Mu Bai.
" Kalau persyaratan untuk siswa nya saja sudah terlalu berat, seharusnya para guru jauh lebih kuat kan? " ungkap Xiao Wu.
Dai Mu Bai merenung " Oh guru Li dari tes pertama yang aku ingat dia Spirit King level 63 "
' Spirit King level 63? ' Tang San terdiam ' Kalau begitu penguji tes keempat... ini akan jauh lebih sulit ' terlihat Tang San sedikit khawatir.
" Juga penguji kedua... " Xiao Wu tiba-tiba menyela Dai Mu Bai saat ia menjelaskan.
" Tunggu sebentar! " Dai Mu Bai menoleh " Jangan bilang apa-apa lagi, beritahu saja siapa penguji keempat "
Dai Mu Bai tersenyum " Aku " Zhu Zhuqing yang melihat kesombongan Dai Mu Bai terlihat menarik bibirnya, tersenyum sinis.
" Jadi kau penguji nya? muda sekali... " ungkap Ning Rongrong sedikit terkejut.
Xiao Wu berdecak " Dia cuman bermain-main dengan mu, dia cuma Spirit Expert level 37 seorang siswa juga! "
" Siapa siswa tidak bisa menjadi penguji Xiao Wu " tantang Dai Mu Bai.
" Pembohong! buktinya mana?! " seru Xiao Wu tidak terima.
Tang Ryu mengusap wajah nya, saat tahu sifat keras kepala nya Xiao Wu muncul lagi. Xiu Ying tertawa kecil melihat tingkah lakunya.
" Dengan tidak meloloskan tes mu " kata Dai Mu Bai sewot.
" Dengan kedua mata aneh mu itu?! " seru Xiao Wu tidak terima.
Tang San mendesah.
" Hahaha, jangan bertengkar. Aku akan bermain dengan kalian " seseorang mendadak muncul dan berseru ke arah mereka.
...****************...
' Zhou Wuji! ' seru Dai Mu Bai dalam hatinya, dia tampak terkejut seketika melihat seorang lelaki di hadapannya.
" Apa ini cukup adil? " kata Zhou Wuji tersenyum.
Tang Ryu memejamkan matanya " Dia... "
" Ah~ dia guru Zhou, dia adalah wakil kepala sekolah kami... " jelas Dai Mu Bai panik.
' Wakil kepala sekolah?! ' wajah mereka terlihat sangat terkejut sekarang, yeah selain Tang Ryu tentu nya.
" Guru Zhou itu... bukankah aku yang seharusnya menjadi penguji ke 4? anda sendiri... bukankah anda melanggar peraturan? " kata Dai Mu Bai mengatakan pendapat nya, terlihat jelas dia sedang khawatir.
Zhou Wuji memalingkan wajahnya malas " Kepala sekolah tidak ada disini, jadi perkataan ku lah aturan nya " Dai Mu Bai seketika terdiam.
Zhou Wuji berjalan menuju mereka " Hehe, jangan grogi dalam tes ini aku akan membiarkan kalian bekerjasama "
Zhu Zhuqing , Ning Rongrong, Xiao Wu, bahkan Tang San. Semua orang terlihat sangat terkejut ketika mendengar Zhou Wuji mengatakan hal itu, selain Tang Ryu tentunya.
Zhou Wuji meraih botol pasir di tangan nya " Jika kalian bisa bertahan dari serangan ku dalam jangka waktu jam pasir ini. Bahkan jika hanya salah satu dari kalian yang bertahan, aku akan membiarkan kalian semua lulus "
" 6 lawan 1 ini mudah " Tang San menoleh ketika Xiao Wu berbisik kepada nya.
" Jangan langsung menyimpulkan nya dulu " kata Tang San.
" Itu benar " Xiao Wu menatap Tang Ryu bingung.
Dai Mu Bai menekan pelipisnya " Kalian dalam masalah... "
" Berapa level spirit kepala sekolah? " tanya Tang San.
" Spirit Saint level 76 " dengan begitu semua orang terdiam karena terlalu sering terkejut.
" Itu... Darling! bukankah ujian pertarungan ini terlalu berbahaya? " Xiu Ying mencengkram perut Tang Ryu.
Tang Ryu terlihat sedang memikirkan sesuatu, dia memang sudah mengetahui itu. Tapi, apa dia benar-benar harus membiarkan adik-adiknya dalam bahaya seperti ini? apakah dia perlu ikut dalam tes ini nanti.
" Haha, aku akan memberi kalian waktu untuk memikirkan rencana dalam tes ini " kata Zhou Wuji menyombongkan dirinya.
Dai Mu Bai menghela nafas " Kemari lah, aku akan memberi tahu kalian tentang dirinya " tunjuk Dai Mu Bai.
" Guru Zhou adalah seorang Supreme Attack Beast Spirit Master. Aku dengar dia pernah mengalahkan semua level 60 dan Spirit King sendirian "
__ADS_1
" Saat itu dia hanyalah seorang Spirit King, tapi sekarang. Perbedaannya tak tertandingi, essence bertarung nya adalah... Beruang Emas "
Semua orang terdiam, Ning Rongrong terlihat seperti mengingat sesuatu setelah mendengar penjelasan Dai Mu Bai.
" Beruang Emas?! bukankah itu berarti dia adalah Acala?! " kata Ning Rongrong tak yakin.
Dai Mu Bai mengangguk " Itu jawaban yang tepat "
Semua orang menatap Zhou Wuji yang tengah duduk dengan posisi lotus, segera Tang Ryu menepuk pundak adiknya dan menyadarkan Tang San.
" Belum saatnya kita menyerah bukan? aku tahu kau pasti sudah punya sketsa melawannya... bukankah begitu Tang San? " kata Tang Ryu.
Tang San tersenyum " Baiklah karena kita sudah tahu tentang siapa dia, sekarang waktu bagi kita mengenal satu sama lain "
Zhou Wuji terlihat menikmati pemandangan di depannya, dimana anak-anak yang akan dia uji tengah melingkar dan berdiskusi sepuluh meter di depannya.
" Namaku Tang San, control machine spirit master level 29 " jelas Tang San mengawali. Rumput sungai terlihat menjalar keluar dari telapak tangan kanannya.
Kemudian giliran Xiao Wu, gadis itu maju selangkah.
" Namaku Xiao Wu, Supreme Attack spirit master level 29 " sepasang telinga kelinci tampak timbul dari kepala Xiao Wu. Gadis itu berbalik dan terlihat memamerkan pesonanya.
" Aku Zhu Zhuqing, Light Attack Beast Spirit Master level 27 " sepasang telinga kucing tampak timbul dari kepalanya, Zhu Zhuqing terlihat menarik dengan auranya yang sulit untuk didekati.
" Namaku Ning Rongrong, Support Machine Spirit Master level 26 " dari telapak tangannya, muncul menara pagoda yang begitu elegan. Ning Rongrong terlihat cantik dengan gaya kebangsawanan nya.
' Jadi ini 7 harta menara kaca ' batin Zhou Wuji.
' Dia, dia bagian dari klan 7 menara kaca? ' seru Dai Mu Bai dalam hatinya sedikit tidak percaya.
" Semuanya mohon bantuannya " seru Ning Rongrong dengan ceria.
" Semua orang sudah menunjukkan nya, tapi apa dia tidak melakukannya? " kata Zhu Zhuqing menunjuk Tang Ryu dan Xiu Ying.
Semua orang menoleh ke arah dimana Zhu Zhuqing menunjuk, begitu juga dengan Zhou Wuji. Jujur saja Zhou Wuji memang penasaran dengan aura Tang Ryu yang sedikit berbeda dengan teman-teman sebayanya.
Tang Ryu menghela nafas " Apakah aku juga perlu melakukannya? "
" Jika kita ingin bekerjasama nanti tentu saja kita perlu tahu kelebihan dan kekurangan dari kita masing-masing kan? " Zhu Zhuqing berjalan menuju ke tempat Tang Ryu berada.
Tang Ryu menoleh ke arah Tang San meminta pendapat dari adik kecilnya itu.
" Itu... " Tang San terlihat ragu-ragu, dia tampak bingung harus memberikan jawaban seperti apa.
Karena memang dalam berkerja sama diperlukan untuk sesama anggota saling mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dengan begitu mereka pasti bisa menang, tetapi Tang San juga tidak enak jika harus mengatakan rahasia Tang Ryu sementara kakaknya sendiri tidak mengizinkan nya.
Lalu sekarang kakaknya itu malah balik bertanya kepadanya? apa Tang Ryu sedang mengujinya atau bagaimana?
" Huft! jujur saja aku tidak terlalu suka melakukan ini, Dai Mu Bai bagaimana menurut mu? seharusnya kau bisa menepati janji mu sekarang bukan? atau kau ingin melanggar janji mu yang kalah saat duel? "
' Kalah dalam duel? ' semua orang terkejut ketika tahu Dai Mu Bai kalah melawan Tang Ryu, hal itu tidak pernah disangka.
' Jadi kakak pernah bertemu dengan dia sebelum kesini? ' batin Tang San.
' Hahaha, jadi kakak memang menghajar nya ya ' kata Xiao Wu dalam hatinya, terlihat dia sangat senang ketika mengetahui hal itu.
Sementara Ning Rongrong tidak tahu menahu soal masalah duel yang di maksud, Zhu Zhuqing juga hanya terlihat sedikit tertarik. Tapi jika benar Tang Ryu pernah menang melawan Dai Mu Bai, itu berarti dia lebih kuat darinya.
" Ah~ baiklah. Tang Ryu dan Xiu Ying lulus tes ke 4 ini karena mereka pernah melawan ku " kata Dai Mu Bai frustasi.
" Tunggu! " sela Zhou Wuji.
" Karena ujian kali ini dilakukan oleh ku, maka mereka juga harus turut ikut dan tidak ada tapi tapi "
Tang Ryu dan Zhou Wuji saling bertatapan, dasar badan beruang. Kenapa dia malah cari masalah dengan ku sih.
" Huft... baiklah ku harap kau tidak menyesali nya " kata Tang Ryu menghela nafas panjang.
" Hmph! seharusnya akulah yang mengatakan itu " sela Zhou Wuji.
' Xiu Ying! '
' Iya Darling? '
' Aku sedang menggunakan benang spirit ku untuk berkomunikasi, aku mau kau jangan terlalu dekat dengan pertarungan. Lagi pula posisi mu cocok untuk jadi support '
' Baiklah, apakah aku perlu melakukan hal lainnya? '
' Tidak perlu, karena akulah yang akan menghantam wajah batu itu ' ungkap Tang Ryu mengepalkan tinjunya.
__ADS_1
Dan pertarungan pun dimulai.