Starlight

Starlight
eps 11


__ADS_3

setelah pulang sekolah seperti kemaren cahaya pergi keperusahaan tapi kali ini berbeda karena aurora dan si kembar akan ikut.


Skip perusahaan


" pasang topeng yang ada di laci mobil kalian " ujar ku yang sudah memakai topeng dan berjalan masuk ke perusahaan di ikuti mereka yang sudah memakai topeng


Hari ini cahaya masuk melalui pintu depan bukan melaui pintu pribadi yang ada lif langsung ke lantai 50 tempat kantornya berada. Namun saat masuk


" hey kalian siapa sembarangan masuk ke sini " ujar seorang karyawan dengan baju kurang bahan


" kanapa " ucap ku datar melihat pakaian dan dandanan karyawan itu


" ini perusahaan besar tidak boleh sembarangan masuk "ujar nya lagi dengan sombong nya


" memang nya anda siapa " ujar awan yang mulai marah


" saya tunangan dari pemilik perusahaan ini jadi saya berhak mengusir kalian " ucap nya lagi


Karyawan yang lain saat mendengar keributan pun berkumpul dan betapa kaget nya mereka melihat orang yang di hina karyawan itu adalah nona dan tuan muda mereka. ( karena di topeng mereka ada simbol bintang yang menandakan mereka adalah pemilik perusahaan ST grub ini )


awal nya mareka mau mendatangi nona dan tuang mudanya itu namun melihat kode tadi nona nereka pun hanya diam.


' dia cari mati ' batin mereka melihat tatapan nona nya yang dingin


Back to MC


si kembar yang mendengar nya pun tertawa dan bilang


" ka sejak kapan kaka punya tunangan dan kaka jadi cowok " tanya angin yang berusaha untuk berhenti tertawa


" heh memangnya kalian siapa menghina tunangan ku " ucap nya sombong dan masih belum mengerti keadaan nya


" ka sebaik nya telpon ka putri deh " ucap dira yang tidak mau ribut


Aku hanya memberikan kode pada salah satu mafioso yang ada di antara kerumunan untuk memanggil sekretaris nya


" kalian pasti bercanda karena pemilik perusahaan ini adalah tunangan ku " ucap karyawan itu masih belum menyadari


" satpam usir mereka yang membuat keributan ini " ucap nya lagi


namun tidak di tanggapi oleh para satpam karena mereka tahu bahwa yang di depan karyawan itu adalah CEO dan para adik nya.


" heh kalian tidak mendengar ucapan ku hah " ucap nya lagi


Tak lama putri yang datang sambil berlari karena mendengar nonanya ada di lantai bawah dan kedatangan nya membuat karyawan itu pun terkejut. karena sekretari bos nya ada di sini


" ada apa ini " ucap putri yang melihat kerumunan


" ini bu putri ada yang ingin membuat keributan "ucap nya menunjuk ku


putri yang melihat siapa yang di tunjuk karyawan itu langsung berjalan mengahampirinya dan menunduk kan kepala


" maaf nona saya tidak becos " ucap putri yang melihat nona nya di hina oleh karyawan di perusaan nya sendiri


" tidak apa apa " jawab ku lalu berjalan mendatangi karyawan itu


" bagaimana kata nya pemilik perusahaan ini tunangan mu sedang kan aku perempuan " ucap ku sambil terseyum remeh


" maaf nona, saya tidak tahu itu nona " ucap nya sambil berlutut


" walau pun ini bukan saya tidak sepantas nya anda menghina orang lain " ucap ku lalu pergi ke kantor ku di ikuti mereka


" bawa dia" ucapku dan di angguki mafioso yang langsung menyeret karyawan itu dan membawa nya ke markas


" kakak bicara sama siapa " tanya dira yang bingung dengan kakak nya begitu juga dengan yang lain kecuali aurora yang tahu ada beberapa mafioso di perusahaan ini

__ADS_1


" tidak ada " jawab cahaya


" oh " jawab si kembar


Mereka pun sampai di lantai 50 dan putri membukakan pintu ruangan nona nya itu


" hmm" ucap ku dan di angguki oleh putri


Putri yang paham dengan permintaan nona nya itu pun keluar dan masuk ke ruangan nya untuk mengambil berkas dan kembali keruangan nona nya.


" ini nona " ucap putri sambil meletakkan berkas


" hmm kamu boleh pergi " ucap ku


" baik nona saya permisi " pamit putri dan keluar dari ruangan nona nya


" awan angin periksa ini " ucap ku sambil memberikan berkas


" dira difa aurora kalian retas data perusahaan yang ingin bermain dengan perusahaan kita dan hancur kan " ucap ku lalu memberikan leptop pada mereka


Cahaya pun memeriksa apakah para mafioso berlatih dengan benar di mansion lalu mengecek semua berkas


3 jam kemudian


" ini kak sudah semua " ucap anginmenyerahkan berkas yang tadi kuberikan pada nya dan awan dan lalu menatap dira


" beres ka " ucap nya sambil memberikan data perusahaan yang menggangu perusahaan nya


" hmm ayo pulang " ucap ku dan laku keluar di ikuti mereka


" putri semua berkas nya sudah selesai saya pulang dulu " ucap ku yang melihat putri ingin ke ruangan ku


" baik nona dan hati hati " ucap nya


" hmm " jawab ku


Saat sampai


" ayo masuk " ucap ku dan di balas anggukan yang lain


Mereka pun masuk dan di sambut oleh pelayan


" silahkan nona dan tuan muda "


lalu berjalan menuju meja yang ada 6 kursi tak lama setelah mereka duduk ada pelayan yang menghampiri.


" mau pesan apa nona tuan "


" makanan favorit di sini untuk 6 orang dan jus apel 3 jus mangga tiga " jawab ku yang tahu bahwa aurora difa dan dira lebih suka jus mangga


" baik nona silahkan di tunggu sebentar " ucap pelayan itu pergi dan tak lama manejer kemarin mendatangi meja ku dan yang lain


" malam nona kemarin kita tidak sempat berkenalan nama saya bima " ucap nya sopan pada ku


Sikembar hanya menatap bingung ke arah bima yang mendatangi mereka dan mereka pun menatap cahaya seolah bertanya dia siapa


" saya cahaya dan salam kenal juga " ucapku singkat


" apakah nona cahaya mau membawa kan lagu seperti kemarin " tanya bima


" boleh tapi tunggu sebentar " ujar cahaya dan bima pun pergi dari meja mereka


" dia manejar cafe ini dan ya kakak memang pernah bernyayi disini saat kakak merindukan ayah dan bunda " jelas cahaya dengan berusaha menahan air mata nya dan menenang kan dirinya


" jangan menangis lagi ka " ucap awan yang tahu kakak nya itu masih trauma dengan kejadian dulu

__ADS_1


" iya " jawab ku singkat dan berdiri untuk menyayi seperti kamarin


saat sampai di panggung kecil aku pun menyapa semua pengunjung


" halo semuanya kita bertemu lagi dan malam ini saya akan menyanyi untuk kalian


" wah ada kakak cantik


" bidadari turun dari kayangan


Dan teriakan lain yang hanya ku balas senyuman. Tanpa cahaya sadari ternyata ada bintang dkk dengan sepupu gavin yang duduk di di meja yang cukup jauh dari panggung


" galau rasa nya aku kali ini


Rasa perih ini semakin menyakiti


Berjalanya waktu tanpa ada kau didalam nya


Lelah ku disini selalu menanti


Oh tuhan apakah salah ku


Oh tuhan apakah dosa ku


Kanepa orang yang ku sayang selalu mengihilang


Mengapa ada pertemuan jika akhirnya meyakitkan


Oh tuhan kuat kan aku


Entah kapankah engkau datang


Dan aku disini selalu menanti


Dan cona temani di setiap nafas ku


Hampa hidup ini tanpa kehadiran mu


Oh tuhan apakah salah ku


Oh tuhan apa kah dosa ku


Kenapa orang yang kusayang selalu menghilang


mengapa ada pertemuan jika akhirnya perpisahan


Oh tuhan kuat kan aku


Oh tuha kuat kan aku ..


Aku pun selesai bernyayi namun ternyata banyak yang menagis mendengar lagu yang kunyanyikan bah kan awan yang biasanya dingin ikut menangis.


Karena mengingat kakaknya yang koma


" maaf jika lagu saya membuat kalian semua ikut bersedih " ucap ku berusaha tersenyum walau air mata ku masih menetes


" semangat ka dan lagu kakak itu bagus sampai kami pun ikut merasakan kesedihan yang kaka rasakan " ucap salah satu pengunjung dan di angguki semua nya


" 1 lagu lagi ka " seru yang lain


" baik " balas ku


Di meja lain ada seorang pemuda yang menatap ke arah cahaya dengan tatapan ingin melindung nya


' kamu memang berbeda dari yang lain cahaya dan aku semakin menyukai mu ' batin nya yang ternyata adalah ...

__ADS_1


Terima kadoh sudah membaca


__ADS_2