
Seringai vin membuat para mafioso cahaya yang ada di sana bergidik ngeri. Vin pun mengambil sesuatu yang ternyata belati khas nya
" sayang kau bisa bermain dengan nya " ucap cahaya melihat vin mengeluarkan belati
" ok sayang " balas vin mulai menggureskan belatinya di badan wakil DS
Aaaaaakkkkk
Sedangkan cahaya hanya melihat nya dari belakang vin tanpa ingin ikut campur
" Siapa lo " ucap wakil DS
" gue V king DM "
" King DM King terkejam dan tersadis di dunia "
" kau benar "
" tapi untuk apa anda menangkap saya sedangkan DS tidak pernah berani menggangu mafioso DM "
" kau benar kalian tidak pernah menggangu DM tapi ini masalah pribadi " balas vin menusuk kaki gilang ( wakil DS )
aaaaakkkk
Seakan belum puas vin menusuk perut gilang
Aaaaakkkk
" ampun king saya tidak berani " ucap nya sambil menahan sakit karena di tusuk vin tapi
Aaaaakkkk
Vin malah menusuk tangan gilang
" sayang " panggil vin setelah puas dengan lukisan nya
" hm " cahaya pun menghampiri vin dan
" lo ketua SL " kaget gilang
" oh gue kira lo ga kenalin gue lagi setelah lo hampir buat adik gue kecelakaan " ucap cahaya dengan santai nya
" dasar wanita j*l*ng jadi lo yang buat gue di tangkap king V " teriak nya marah
Aaaaakkkk
Vin yang geram dengan gilang yang meneriaki cahaya menemas mulut gilang
" berani lo berteriak di depan vio " ucap vin
" kena pa ki ng " ucap gilang dengan mulut robek
" biar gue yang jawab " ucap cahaya dan gilang pun menatap nya
" itu karena king V benci orang yang hampir membuat tunangan dan calon adik iparnya celaka "
" si ap a lo se ben arn ya " tanya gilang
" gue viona cahaya putri wiguna namun sering di panggil queen V sekaligus tunangan king V " ucap cahaya
" a p a "
" karena lo udah tahu jadi
Dor dor dor
Bye " cahaya menembak nya tepat di jantung kepala dan leher gilang
" ahuk " gilang memuntahkan darah lalu mati
" ayo pergi kamu harus mandi " ucap cahaya pada vin yang pakaian nya penuh darah
" hm "
mereka pun pergi untuk mandi dan istirahat di kamar masing masing
Skip pagi
Pagi pagi sekali cahaya dan vin pulang ke mansion cahaya karena cahaya dan vin harus pergi sekolah
Sedangkan jeo sesuai janjinya dia akan pergi ke rumah ibunya karena ini hari ulang tahun bunda jeo
Setelah memasak dan kembali kekamar untuk ganti baju cahaya pun menelpon putri
* pagi putri
; pagi juga nona ada apa
* tolong kamu cek apa saya ada meting
; tunggu sebentar nona
* hm
; nona hari ini anda akan meting dengan pihak perusahan V grub
__ADS_1
* hm kamu atur agar meting nya setelah saya pulang
; baik nona
Cahaya pun mematikan telpon nya dan turun untuk sarapan ternyata vin sudah menunggunya di meja makan demgan tablet di tangan nya
" kamu sudah selesai sayang "
" hm ayo kita makan "
Mereka pun makan dengan tenang namun tiba tiba Vin bertanya
" kamu ada meting dengan perusahaan V grub kan "
" hm "
" nanti kamu cek apa ada perjanjian yang tidak masuk akal karena mereka selalu curang pada perusahaan baru "
" ok ada lagi "
" jangan lihat mata orang yang bertemu dengan mu karena di V grub ada beberapa orang yang bisa menghipnotis " jelas vin
" baik aku paham tapi kaya nya kamu harus ikut " ucap cahaya tersenyum
" sesuai permintaan mu " balas vin
cahaya pun melanjutkan makan nya begitu juga dengan vin setelah selesai mereka pun berangkat sekolah
Kali ini cahaya berangkat bersama vin. Saat didalam mobil hp cahaya berbunyi ternyata ada telpon dari dira
* halo kak
; hm kenapa
* makasih kalung nya bagus banget
; udah sampai ? sama sama
* iya tadi malem
; hm udah kamu harus berangkat sekolah
* hehe kakak tahu aja bye kak
; bye
Telpon pun mati cahaya menyimpan hp nya kembali
" siapa " tanya vin
" dira "
" sayang "
" kenapa sayang "
" coba buka laci mobil di depan mu "
" hm "
Clek saat laci kecil itu terbuka terdapat sebuah kotak dan cahaya mengambil nya
" apa ini "
" buka saja "
Saat di buka ternyata ada gelang dan kalung yang terdapat inisial nama mereka yang hanya terlihat jika di putar
vin & vio
" ini buat aku " tanya cahaya menatap vin
" tentu buat kamu "
" makasih " ucap cahaya memeluk tangan kanan vin
" sama sama sayang "
Cup
Vin mengecup puncuk kepala cahaya setelah puas cahaya pun melepaskan pelukannya dan memakai gelang nya
Vin yang melihat cahaya memakai gelang nya pun menepi dan berhenti lalu mengambil kalung yang ada di tangan cahaya
" cantik " ucap vin setelah memasangkan kalung pada cahaya
Cahaya pun tersipu malu mendengar ucapan vin setelah itu vin pun melajukan mobil nya lagi hingga mereka sampai di sekolah
Cahaya dan vin langsung keluar setelah mobil terparkir dan menuju kelas mereka, saat sampai di kelas
" nah raja dan ratu es kita datang " seru tio
" hm " balas mereka lalu duduk di meja nya
Sedangkan adel dkk bingung melihat cahaya datang dengan laki laki
__ADS_1
" siapa " tanya nara
" yang mana " balas zio
" yang sama cahaya " sambung santi
" vin " panggil mex menjawab pertanyaan nara dan santi
" kenapa " tanya vin
" ga cuma mau bilang lo disuruh pulang "
" oleh "
" kakek tara "
" untuk "
" lo lupa sebentar lagi kan acara peringatan kematian orang tua lo "
" hm gue tahu tapi ..
" gue tahu lo masih belum menerima kematian om dan tante tapi lo harus pulang karena lo putra mereka "
" kapan "
" seminggu lagi "
" ok " balas vin
Cahaya yang tahu perasaan vin membawa nya ke atas sekolah sedangkan yang lain hanya diam
" tadi lo bilang apa jadi vin kaya gitu " tanya zio
" lo lupa sebentar lagi pengringatan kematian orang tua vin dan lo tahu sendiri bahkan setelah 10 tahun vin belum merelakan om dan tante "
" tunggu jadi vin itu sama kaya cahaya " tanya dinda yang datang
" ya orang tua vin meninggal saat .... " ucapan tio terpustus
" lihat sekitar " ucap zio memukul tangan sepupunya
" maaf gue hampir keceplosan "
" saat, " ucap jingga
" gue akan jelasin tapi tidak disini " balas mex
......................
cahaya yang sedang bersama vin diatap dengan mata vin yang sembab ingin menangis
" sayang kamu kenapa "
" aku .. "
" udah nanti aja kamu jelasin jika kamu belum siap " ucap cahaya melihat keadaan vin
Vin pun memeluk cahaya dan menangis dalam diam sedangkan cahaya hanya membalas pelukan vin dan mengusap punggung nya
Setelah di rasa vin sudah tenang
" mau jelasin "
" hm 10 tahun yang lalu saat pesta pengangkatan ku sebagai putra mahkota sekaligus pewaris keluarga Dirgantara
Orang tua ku meninggal di bunuh setelah pesta selesai seluruh keluarga panik
awal nya keluarga dirgantara ingin meminta keluarga wiguna untuk mencari keberadaan sang pembunuh
Namun saat itu kabar tentang tante bianca dan keluarga nya menghilang yang membuat keluarga wiguna sibuk
Disaat bersamaan keluarga sanjaya atau lebih tepanya bi citra dan paman kenzo kecelakaan dan paman kenzo kritis hingga koma " jelas vin menatap cahaya yang diam mendengarkan
" semenjak saat itu aku tidak pernah kembali ke mansion keluarga dirgantara sampai pesta pertunangan kita
Dan aku di pinta untuk fokus dengan posisi ku sebangai pewaris dan putra mahkota saat aku mencoba mencari keberadaan mu
Kakek memintaku untuk tidak mencari mu hingga aku bisa memimpin kerajaan Dirga dan saat itu sikap ku berubah total
Aku pun membangun kerajaan bisnis sendiri hingga melebih bisnis keluarga ku dan aku pun siap memimpin kerajaan sebangi putra mahkota "
" kapan kau akan di angkat menjadi raja "
" setelah pernikahan kita dan kamu menjadi ratunya kamu tidak perlu khawatri kamu akan tetap bisa melanjutkan perusahan mu "
" baik lah lalu "
" setelah itu aku pun mulai mencari keberadaan mu namun ternyata keluarga wiguna menyembunyikan nya sampai om sean menemuiku di negara ini "
" kapan "
" seminggu sebelum pesta pertunangan kita dan aku pun perna menemuimu namun saat itu kamu pingsan dan membuat ku panik "
" jadi benar yang ku lihat saat itu kamu "
__ADS_1
" hm "
Terima kasih telah membaca