Starlight

Starlight
Bagian 88


__ADS_3

Jungkook segera pergi ke rumah sakit setelah mendengar kabar bahwa Ayahnya sudah sadar.


Dokter Jeon juga sudah dipindahkan ke ruang rawat inap nya.


" Apa masih terasa sakit?," Tanya Jungkook.


" Tidak.."


" Maafkan aku." Ucap Jungkook.


" Jangan meminta maaf nak, ini juga kesalahan Ayah. harusnya Ayah lebih terbuka kepadamu, jangan meminta maaf. Ayah merasa bertambah buruk saat mendengar kalimat itu darimu." Ucap Ayah Jungkook.


" Jungkook terlalu keras, terlalu memikirkan diri Jungkook sendiri. aku juga melukai Ayah, semua salahku. maafkan Jungkook." Ucapnya.


" Tidak nak, tidak.. Ayah tidak menyalahkan mu. jangan bicara seperti itu lagi." Ucap Ayah Jungkook.


Mereka berdua saling menangis karena kesalahan pahaman yang terjadi antara mereka berdua selama ini.


Bagaimana Jungkook berfikir melukai Ayahnya dan sebaliknya Ayah Jungkook juga berfikir seperti itu juga.


Tapi Ayah Jungkook sudah merasa lega dengan Jungkook yang sudah membuka hati nya untuk mengetahui kebenaran nya.


Seorang anak yang melampiaskan amarah nya kepada sang Ayah karena kesalahpahaman yang terjadi di antara mereka sekarang sudah tidak lagi sama.


Mereka saling memaafkan satu sama lain, mencoba membuang jauh jauh hal yang membuat konflik di antara mereka dan membuka lebaran baru untuk ke depan nya menjadi pribadi yang lebih baik.


Harus lebih terbuka satu sama lain dan menghargai satu sama lain juga.


.


.


.


.


.


.


.


🌹


Di kediaman keluarga Kim..


Taehyung sedang menikmati waktu libur nya di rumah.


Hal yang ingin Taehyung lakukan beberapa hari kemarin.


Tapi keinginan itu tidak terjadi saat Han Byeol mulai mengganggu tidurnya.


Taehyung tidak keberatan dengan hal itu karena waktu nya beberapa hari ini tidak sempat menemani Han Byeol di rumah apalagi sekedar bermain bersamanya.

__ADS_1


" Mana ada hukuman untuk tidur, tidak mau." Ucapnya.


Han Byeol dan Ayahnya sedang bermain berdua, yang kalah akan tidur kata Taehyung dan Han Byeol tidak setuju dengan hal itu.


Menurut nya mana ada hukuman semacam itu.


" Ayah curang." Ucapnya.


" Ayah tidak curang, kan Ayah kalah jadi hukuman nya Ayah akan tidur sekarang." Ucap Taehyung.


" Tidak mau. kalo Ayah tidur, Byeol bermain dengan siapa?," Tanyanya.


" Ibu akan menemanimu." Ucap Seo Yun.


" Tidak mau, Byeol mau Ayah yang menemani Byeol."


" apa kita telpon Ben saja? Byeol tidak rindu dengan Ben?" Tanya Seo Yun.


" Ide bagus itu, telpon Ben saja." Ucap Taehyung.


" Tidak mau. kemarin Byeol menelponnya menggunakan ponsel Harabeoji." Ucapnya.


" Kalo sudah begini pasti susah." Ucap Taehyung sambil berbisik kepada Seo Yun.


" Han Byeol aa." panggil Sera.


" oh Unnie, kesini dengan Jin Oppa?," Tanya Seo Yun.


" kenapa tidak masuk dulu Noona." Ucap Taehyung.


" Kata nya Dia ada meeting jadi harus segera datang."


" Oh ya Seo Yun aa, apa kamu ada acara hari ini.. Ucap Sera.


" Tidak Unnie. memangnya ada apa?," Tanya Seo Yun.


" Bisa minta tolong temani aku ke acara temanku. aku malas sekali harus datang sendirian."


" Apa tidak apapa aku mengajak Han Byeol, Unnie?,"


" Tidak apapa, ajak saja. Taehyung aa, bolehkah aku mengajak istrimu pergi ke acara temanku?," Tanya Sera.


" Apa teman perempuan Noona?,"


" Ya, pastinya. aku akan di bunuh Jin Oppa kalo berani bertemu dengan teman laki lakiku." Ucap Sera.


" Ya sudah pergilah tapi biar Tuan Ahn yang mengantar kalian." Ucap Taehyung.


" Ya sudah, aku akan membuat nya dan mengembalikan nya dengan utuh nanti." Ucap Sera.


" Kebetulan sekali Unnie mengajak nya aku akan melanjutkan pekerjaan ku." Ucap Taehyung.


" Memang kamu akan ke rumah sakit sekarang?," Tanya Sera.

__ADS_1


" tidak Unnie, Oppa hanya ada pekerjaan untuk melanjutkan tidur nya." Ucap Seo Yun.


" Berbaik hatilah dengan suamimu ini sayang. ini masa nya untuk melakukan pekerjaan rumah yakni tidur." Ucap Taehyung.


" Kau itu adada saja Taehyung aa."


" Kita mau kemana Ibu?," Tanya Han Byeol.


" Mau mengantar Eomma sebentar, ayo Ibu bantu Byeol bersiap." Ucap Seo Yun.


" Apa Ayah tidak ikut?." Ucapnya.


" Kalo Ayah tidak ikut, Byeol juga tidak mau ikut." Ucap lagi.


Taehyung menatap sedih ke arah Seo Yun mendengar ucapan Han Byeol, kalo Han Byeol tidak ikut otomatis Dia akan gagal untuk menikmati pekerjaan rumah nya.


" Ayah akan menyusul kita nanti setelah mengecek pasien." Ucap Seo Yun.


" Ya benar, Ayah akan menyusul nanti." Ucap Taehyung.


" Byeol mau pergi bersama Ayah." Ucapnya.


" Kalo Byeol pergi bersama Ayah nanti tidak akan mendapatkan mainan di sana." Ucap Sera.


" Memangnya kenapa begitu Eomma."


" Karena pasti anak lain akan mengambil nya semua kalo kita tidak cepat berangkat." Ucap Sera.


" Apa mainan nya bagus?," Ucapnya.


" Ya, nanti banyak teman di sana, apa Han Byeol suka permen? Nanti Eomma akan berikan untuk Han Byeol," Ucap Sera berbisik kepada Han Byeol.


Han Byeol mengangguk mengerti dan mau berangkat dengan Sera dan Seo Yun karena bujukan Sera yang akan memberikannya permen untuk Han Byeol.


Taehyung tersenyum menang mendengar Han Byeol mau ikut dengan Ibunya, Dia akan melakukan pekerjaan rumahnya sekarang dengan tenang.


" Byeol tau Ayah tidak akan menyusul Byeol tapi mau tidur kan?,"


" Tidak apapa tapi saat Han Byeol pulang Ayah sudah harus bangun." Ucapnya.


" Iya nak iya." Ucap Taehyung pasrah.


Kenapa Dia tau saja apa yang ada dipikiran Ayah nya.


Sera dan Seo Yun hanya tertawa saat mendengar apa yang dikatakan Han Byeol..


🌠🌠



by: nyemoetdz


05/08/2020

__ADS_1


__ADS_2