Starlight

Starlight
Sang pencari


__ADS_3

"sena..ayo cepat bangun..!!"


teriakan itu,teriakan ayahku berusaha untuk membangunkanku,suara ayahku adalah suara pertama yang ku dengar saat aku bangun dari tidurku...


"sena,ayo cepat bangun..!!kamu itu harus belajar mandiri,kamu sudah berusia 15 tahun,apakah harus ayah yang membangunkan mu..?"kata ayah yang tiba tiba masuk ke kamarku...


"iyaa iyaa..aku akan berusaha bangun pagi tanpa ayah bangunkan.."dengan malas aku bangun dari ranjangku...



setelah mandi aku keluar dari kamarku...


suasana yang berbeda kurasakan ketika aku keluar dari kamar,rumah yang biasanya setiap pagi selalu berantakan dan sunyi,menjadi agak rapi dan terdengar beberapa orang berbincang di ruangan ayah,yaa..rumah selalu sunyi karena tak ada seorang ibu dirumahku,ibuku telah tiada ketika aku baru dilahirkan,dan ayahku juga jarang dirumah ketika mendapat tugas dari raja...



dengan penasaran aku perlahan mendekat ke ruangan itu...


aku mengintip dari pintu yang agak terbuka,disana ada seorang bermuka dingin dan dua orang pemuda yang sangat mirip,aku tak mengenal satupun dari mereka...


"mengapa kau disini..?ayo masuk ikutlah dengan ayah.." tiba tiba ayah datang dari belakang dan mengejutkanku...


"ba...baiklah ayah.."



"kenalkan ini master X,seorang guru dari gunung kristal..."


"haloo...saya sena senang bertemu dengan kalian.."


"hai... sena aku shoma,ini saudara kembarku shira,kami lah yang akan membantumu mencari 3 kristal itu.." kata seorang pemuda yang mengaku bernama shoma itu..


"apa kristal,kristal apa yang kalian maksud...?"


"jadi kau belum mengetahuinya..?"kata orang bermuka dingin itu


"maaf nak..ayah tidak memberi tahumu,sebenarnya kau adalah reingkarnasi dari Riku,jadi kau telah ditakdirkan untuk melawan Luna,dan untuk membantumu melawannya kau harus mengumpulkan 3 kristal yang terpecah itu,dengan itulah kau bisa mengalahkannya..."


"a..apa..?tapi kenapa aku,aku takkan bisa melawannya,aku berbeda dengan mereka,aku tak memiliki keistimewaan seperti mereka"


"tidak nak..kau adalah anak yang istimewa,memang benar kau tidak memiliki kekuatan ajaib seperti anak anak lainnya,tapi kau memiliki energi yang kuat,dan kau adalah anak yang mudah belajar,kau juga mahir menggunakan berbagai macam senjata,itulah keistimewaan mu.."jelas ayahku..


"ta..tapi jika aku harus menemukan kristal itu,aku harus pergi meninggalkan ayah..siapa yang akan menjaga ayah..?"

__ADS_1


"ayah bisa menjaga diri nak..kau tak usah khawatir.."


"tidakk aku takkan pergi..!!"


"kau harus pergi Sena,dunia tergantung padamu.."kata bibi gween yang tiba tiba muncul dari dapur...


"bibi gween.."


"kau tak usah khawatir,bibi akan menjaga rumah dan ayahmu.."


"bibi...terimakasih,tapi apakah aku harus pergi.."


"kau harus pergi Sena.."tegas ayahku



"baiklah,aku akan pergi..kapan aku akan berangkat,dan bagaimana aku akan menemukan kristal itu..?"


"hmm..kapan hari ulang tahunmu..?"tanya master X padaku


"kenapa kau tanyakan itu..?"


"karena,Luna akan bangkit ketika usiamu 16 tahun"


"ulang tahunku tepat 9 bulan purnama lagi.."


"besok...!!yeaahh kita mulai petualangan kita..!!"kata salah satu pemuda itu,agak sulit membedakan mereka karena mereka sangat mirip..


"ini..gunakan kalung ini untuk menemukan kristal itu.."ujar master X sambil memberiku sebuah kalung berwarna biru dengan liontin berbentuk bintang yang terbuat dari kristal...


"bagai mana cara menggunakan benda ini..?"


"kau akan mengetahuinya sendiri,hanya sang pencari yang mengerti petunjuk dari kalung ini.."



"karena besok kalian bertiga akan berangkat,ayah akan mengajak kalian makan di kedai tangwoo,ayah akan membelikan kalian belut goreng porsi joumbo.."


"ayooooo kita berangkat...!!"teriak pemuda yang dari tadi terlihat bersemangat...


"ayoo Sena kau ikut ayah.."


"baiklah ayah..aku ikut.."

__ADS_1



di kedai tangwoo...


"ayoo kalian makan sepuasnya...."


"ok baiklah...terimakasih paman Gaii,kau sangat baik..."ujar pemuda yang berpakaian agak berantakan itu dengan mulut penuh dengan nasi...


"Sena kenapa kau tidak makan...?"tanya ayahku..


"tidak ayah,aku hanya sedih harus meninggalkan ayah.."


"tak usah memikirkan ayah,ayah akan baik baik saja,ayo makan..."


"baiklah ayah..."



selesai makan...


"aku kenyang...ayo kita pulang.."


kau itu tak tau malu,makan banyak,selesai main pulang pulang,ayo ucapkan terimakasih sekalilagi pada paman Gaii.."


"baiklah...terimakasihh paman Gaii.."


"ayo kita pulang dan kalian harus beristirahat untuk persiapan besok..."









__ADS_1




__ADS_2