Starlight

Starlight
eps 32


__ADS_3

Saat masuk keruangan itu ternyata ada dua orang yang menunggu vin


" selamat siang tuan Damian dan Nona Klara " ucap sekertaris vin ( tadi menunggu di depan pintu ruangan sebelum vin dan cahaya datang )


" oh selamat siang juga sekertaris jeo dan tuan v " balas tuan damian


" maaf tuan disini juga ada nona v " ucap jeo


" ah maaf nona v selamat siang " kata damian


" hm "


" mari silahkan duduk tuan nona "


Mereka pun mulai membahas kerja sama namun baik vin maupun cahaya hanya diam


tring


Sebuah pesan masuk di hp cahaya


" permisi sebentar "


Melihat cahaya pergi tuan damian pun


" bagaimana tuan v "


" hm "


" oh ya saya hampir lupa ini anak perempuan saya namanya klara " ucap damian


" hm "


" klara sangat berbakat dalam berbagai bidang bagaimana kalu kita melakuakan pernikahan bisnis " ucap nya


brak


" saya disini untuk kerja sama bukan untuk pernikahan bisnis " geram vin


" kenapa tuan putri saya cantik berbakat dan juga sudah siap menikah " ucap nya mencoba membujuk vin


" saya sudah punya tunangan dan dia lebih cantik jenius serta berbakat dari putri anda "


" yang anda maksud nona v bercuma cantik tapi latar belakang nya tidak cocok dengan tuan " ucap damian meremehkan cahaya


" kau ...." ucap vin terpotong


" siapa yang anda bilang tidak cocok dengan v saya atau putri anda " ucap ku


" ya kamu lah putri saya adalah pewaris keluarga pratama sedangkan anda hanya gadis yang tidak punya latar belakang " balas damian


" jika saya seorang nona dan pewaris utama keluarga wiguna tidak pantas bagaimana dengan putri anda bukanya malah lebih tidak pantas " ujar ku


" wi...wiguna " gagap damian


" ya apa kau tidak tahu pesta pertunangan putra putri serta pewaris utama 8 keluarga yang disiarkan keseluruh negara " ucap cahaya mengejek damian


" maaf nona saya tidak tahu bahwa anda ...."


" cukup kau sudah berani meremehkan tunangan ku untuk kerja sama kita batal dan tunggu hadiah dariku " ucap vin dengan seringai


Vin dan cahaya pun pergi dengan tuan damian yang berlutut sedangkan klara shock dan pingsan


" sayang kita jalan jalan yok tadi dinda dan jingga chat katanya mereka pulang duluan jadi kamu yang harus temani aku jalan jalan " ucap cahaya dengan manja


" iya sayang " balas vin


Mereka pun pergi jalan jalan hingga tidak terasa sudah hampir sore


Cahaya tertidur di kursi penumpang dengan kepala di bahu vin


Vin yang tidak ingin menggangu cahaya yang tidur pun hanya diam dan mengerjakan dokumen serta berkas perusahaan nya


( pengawal vin tadi yang menyetir mobil )


Setelah sampai mansion vin menggendong cahaya turun dari mobil lalu membawanya kekamar sebelum pergi


Cup


vin pun pergi kekamarnya setelah membaringkan cahaya di kasur


Dikamar vin masuk kekamar mandi dan membersih kan diri setelah nya dia mengambil telpon nya


* bawa damian ke markas


; baik king


Setelah nya dia pergi kedapur untuk memasak makan malam lalu kembali kekamar untuk bersiap ke markas


-sayang aku pergi dulu kamu makan yang banyak ❤


To aya


Vin menulis pesan di kertas lalu meletakkan nya disamping piring dia pun pergi berangkat ke markas mafia DM cabang negara A


Vin melajukan mobil nya menuju sebuah hutan dan lalu berhenti di tengah lapangan kusung didalam hutan


" blue matikan mode sembunyi "


. Mode sembunyi dimatikan


Dan seketika muncul mansion yang megah dilapangan kosong itu


" buka gerbang


. Gerbang dibuka


Vin pun masuk setelah gerbang dibuka saat turun dari mobil dia memakai topeng khas King DM


" selamat malam king "


" hm dia sudah dibawa "


" ya king dia sudah di ruang siksaan "


" hm "


Vin pun berjalan ke ruangan penyiksaan


" halo tuan damian " ucap vin

__ADS_1


" siapa kamu "


" malaikat maut mu " balas vin


" dimana aku "


"kau tidak perlu tahu "


Vin mengambil besi yang ada disana lalu memukulkan nya ke tangan damian


aakkk


Aakkk


" lepaskan aku "


tampa peduli dengan teriakan damian vin mengambil camcuk yang dibawa mafioso


Clarr


Clarr


Aaakkk


Aakk


" le...lepaskan "


Clarrr


Clarr


Clarr


Aaakkkk


Aaakkk


" bagaimana "


" ke..kenapa "


"karna lo udah berani menghina tunangan saya " ucap vin


" kalian keluar "


Tanpa menjawab para mafioso pun keluar


" siapa "


" vinandra bintang dirgantara " ucap vin melepas topeng nya


" haha haha lo udah hina vio jadi lo harus mati ditangan gue "


Vin pun mengambil gergaji mesin dan memotong tangan damian tanpa peduli dengan teriak kan nya


Aaaakkkk


" bengs*k " teriak damian


duk


Duk


Duk


Duk


Buk


Kaki damian pun terpisah dari tubuhnya


Aaaaakkkkkkk


Aaakkkk


" bunuh gue "


" tidak untuk sekarang "


" tuan ini " ucap jeo


 yang ternyata bukan hanya sekertaris dia juga tangan kanan vin


" siram " ( jeo menyiram air yang sudah di campur garam )


Aaakkkkk


" ambil belati "


" ini tuan "


Vin pun mengambil belati dari tangan jeo lalu memotong jari damian satu persatu


Aakkk


aaakkk


" bunuh gue "


" berisik "


Vin pun menarik lidah damian lalu memotong nya


Aaakkkk


" jeo "


" ini tuan "


Vin pun menuangkan sesuatu dari botol yang di berikan jeo ( botol itu berisi air yang membuat orang yang terkena itu seakan dibakar dan di kuliti namun tidak melukai organ vital


 - hanya berpengaruh di kulit manusia )


Aaakkk


Aakkk


setelah nya vin pergi meninggalkan damian yang terus berteriak sedangkan jeo hanya mengikuti tuan nya itu

__ADS_1


" seperti biasa "


( yang dimaksud vin adalah mengambil organ tubuh orang yang sudah pingsan akibat siksaan dan kehabisan darah lalu dijual atau di sumbangkan


 sedangkan tubuh nya yang sudah mati di lempar ke kolam piranha )


" baik king "


Vin pun berjalan menuju kamar pribadinya


" jeo keruang kerja saya setelah makan malam "


" baik "


Jeo pun pergi dan vin masuk kekamar nya


Vin masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri dari darah


Setelah berpakaian hp vin berbunyi


* halo sayang


; kamu dimana


* di markas


; oh


* kamu sudah makan


; sudah ini baru selesai


; kamu kapan pulang


* 1 jam lagi mungkin


; baik lah kamu jangan pulang terlalu larut dan hati hati


* ok


; good night sayang


* too


Setelah itu vin menuju ruang kerjanya dan mengerjakan beberapa berkas


tok


Tok


" masuk "


" permisi tuan ini data yang anda pinta "


" hm letak kan saja "


" baik "


Back to MC


Flashback on


Cahaya yang terbangun saat makan malam pun membersihkan diri lalu turun ke bawah


Saat sampai di meja makan ada sepiring makanan di meja di samping nya ada kertas


Dan cahaya pun mengambil dan membacanya setelah nya dia hanya tersenyum lalu memakan makanan itu


Setelah selesai dia pun menelpon vin


Flashback of


Cahaya pun pergi ke kamar nya dan memeriksa beberapa berkas lalu menelpon sekertarisnya


* halo put


; ya nona


* kamu besok pergi kenegara I untuk mewakil kan saya


; baik nona ada lagi


* tidak itu saja


Cahaya pun mematikan telpon nya dan berjalan ke balkon kar nya


' ayah bunda maaf untuk sekarang aku belum siap kembali kenegara itu dan menemui kalian karena hatiku masih sakit jika mengingat hal itu lagi ' batin cahaya menatap langit malam yang sunyi dan tenang


Dia pun duduk di kursi yang ada disana dengan terus menatap langit yang sunyi hingga dia tidak sadar ketiduran disana


back to vin


" jeo apa ada hal yang ingin kamu bicarakan " tanya vin melihat gelagat jeo


" maaf tuan apakah saya boleh libur besok "


" kenapa "


" begini tuan besok adalah hari ulang tahun bunda "


" oh saya kira kenapa, kamu boleh libur besok setelah kamu ambil semua aset damian "


" untuk aset tuan damian besok pagi sudah atas nama anda "


" bagus tapi kenapa lo selalu bicara formal pada saya saat sedang sama gue jeo "


" hehe gue lupa jadi boleh kan gue libur besok "


" hm dan gue titip ini untuk tante dara "


vin mberikan paperbag pada joe


" ok "


" gue pulang kasihan ca yang sendirian "


" hm hati hati "


Vin pun melajukan mobil nya pulang ke mansion

__ADS_1


Terima kasih telah membaca


__ADS_2