
Awan mulai menutupi langit pada siang itu,udara menjadi dingin,dan di tengah tengah pertempuran terlihat pedang Devil yang memancarkan cahaya di kegelapan itu
Aku melihat sebuah tanda yang mirip dengan tanda di kalungku
"Coba perhatikan baik baik pedang Devil itu"teriakku mencoba memberitau Syira dan Shoma
"Coba kalian perhatikan,di pedang Devil ada sebuah tanda yang mirip dengan tanda yang ada di kalungku"kataku menegaskan
"Aku tidak melihatnya,aku hanya melihat pedang itu bersinar"jawab Shoma
"Iya pedang itu memang bersinar,karena kelihatannya pedang itu terbuat dari kristal"jelas Syira
"Tapi apakah kalian tidak melihat tanda itu"jawabku
"Tidak,aku tidak melihatnya"jawab Shoma
"Tunggu,apakah pedang itu adalah salah satu kristal yang kita cari,coba ingat kembali perkataan master X,hanya Sena lah yang bisa melihat petunjuk dari kalung itu"jelas Syira
"Kau benar,dan salah satu potongan kristal itu adalah sebuah pedang"jawab Shoma
"Apakah itu benar,jika benar bagaimana cara kita mendapatkannya?"tanyaku
"Itulah yang menjadi permasalahannya"jawab Shoma
Sementara kami mempermasalahkan cara kami untuk mengambil pedang itu,di arena sudah lebih dari setengah dari kesatria itu telah gugur,dan yang masih tersisa pun tetap bertarung dengan ambisi yang kuat untuk membunuh Devil
Sementara Devil sendiri sudah mulai terlihat letih,tenaganya telah terkuras untuk bertarung pada sesi sebelumnya,gerakan Devil pun mulai melambat....
__ADS_1
Dan akhirnya Devil pun terbunuh oleh oleh dua kesatria yaitu kesatria Woo dan Chen dari kerajaan selatan
"Akhirnya Devil berhasil dikalahkan oleh para kesatria,beri tepuk tangan yang meriah"teriak pemimpin pertandingan
Para penonton pun kelihatan girang dan sorak sorai yang begitu ramai memecahkan keheningan siang itu
"Coba lihat..!!Devil berhasil dikalahkan"seruku kepada mereka berdua
"Akhirnya dia bisa dikalahkan"sambung Shoma
"Akhirnya manusia iblis itu berhasil ku lenyapkan..!!"teriak kesatria Chen
"Apa kau bilang,kau yang melenyapkan iblis itu?"sahut kesatria Woo
"Heii kalian berdua,kalian tidak akan bisa membunuhnya tanpa bantuan kami"Teriak salah satu kesatria
"Iya dia benar,jika masih ada lebih dari satu kesatria yang masih hidup,maka belum ada pemenang dari duel ini"teriak kesatria lainnya
"Jika kalian ingin menang,maka buktikanlah,lawan kami semua..!!!"teriak seluruh kesatria menantang kesatria Woo dan Chen..
Dan para kesatria yang tergila gila akan pangkat tinggi itupun saling melawan dan tidak memperdulikan apapun selain kemenagan
"Dan nampaknya kini kita tidak mengetahui siapa melawan siapa disini,dan kesatria yang terkuatlah yang akan menang,mari kita saksikan" teriak pemimpin pertandingan
__ADS_1
Sementara pertandingan mulai menggila,kami melihat seorang misterius berjubah hitam masuk ke arena,tapi kelihatannya dia tidak ingin ikut bertempur,karena dia tidak membawa senjata apapun
"Coba kalian lihat pria itu,apakah dia tidak takut bila terbunuh disana,bahkan dia tidak membawa senjata apapun"kataku
"Coba kau perhatikan,bukannya pria itu adalah pria misterius yang tadi dibelakang kita,apa yang dia lakukan disana?" Tanya Shoma
Pria itu masuk kedalam arena pertandingan,seolah tidak ada pertempuran apapun disana,dengan sangat tenang pria itu berjalan melewati para kesatria,menghiraukan suara bising pedang yang saling diadu,percikan percikan darah dari tubuh yang tersayat,dan para kesatria itupun seperti tidak menyadari kehadiran pria itu,tidak ada sebilah pedang pun yang mendekat kearahnya
Dan sampailah dia di tempat mayat Devil yang telah terbujur kaku di tengah arena,pria itu terlihat mencoba mengangkat mayat Devil dan ingin membawanya pergi
"Coba lihat,pria itu membawa mayat Devil,dia juga membawa pedang itu"teriak Shoma
"Ayo kita ikuti dia"jawab Syira
Pria itu berjalan meninggalkan arena,menuju atas bukit,dan berakhir di gua dekat dengan tugu besar itu,pria itu membawa mayat Devil masuk ke dalam gua
"Apa yang akan dia lakukan dengan mayatnya"tanyaku
Kami ikut masuk kedalam gua,ketika pria itu memasukkan Devil bersama dengan pedangnya ke dalam peti yang kelihatannya baru saja dia buat,dengan beberapa bunga lotus yang ditarus di tangan Devil yang disilangkan tepat diatas dada
"Kita harus mengambil pedang itu"kata shoma
"Jangan terburu buru,pria itu bisa saja membunuh kita jika kita menganggunya" kata Syira
Ketika pria itu beranjak meninggalkan gua,cahaya yang sama muncul dari kalungku seperti sebelum kami berada di abad ini
Ketika cahaya silaunya itu lenyap,kami telah berada di tempat kami beristirahat,sebelum kami mengambil kristal dari pedang itu...
__ADS_1