
Cahaya bangun dan bersiap untuk pergi kemakam orang tua nya setelah siap dia turun kelantai bawah untuk sarapan dengan putri
" pagi "
" pagi "
" cahaya jadi kamu pergi ke sana "
" hm "
" ok tapi ingat topeng mu karena itu ciri khas dewi pianis "
" tentu "
setelah nya mereka makan dengan tenang
" vio gue bingung dengan identitas lo yang banyak jadi nama asli lo siapa "
" queenara viona cahaya wiguna "
" panjang juga terus kenapa kau menggunakan banyak nama "
" agar identitas ku aman begitu juga dengan twins R dan K "
" oh gue paham sekarang dan oh ya lo harus waspada banyak yang mengawasi lu tapi ada juga yang melindungi lu "
" hm gue paham dah gue pergi "
" dah hati hati dan sorry ga bisa temenin lo "
" ga papa bye "
" bye "
Cahaya pun pergi setelah masuk mobil cahaya memakai topeng nya dan berangkat menuju ke pemakaman
Saat sampai disana cahaya berjalan masuk hingga sampai di depan makam
" ayah bunda
Maaf aku baru bisa menemui kalian dan kalian tenang saja sebentar lagi mereka akan hancur setelah apa yang mereka lakukan pada kalian
Maaf bun twins R ga bisa dateng karena itu akan berbahaya untuk mereka dan aku tidak bisa terlalu lama dan membuat orang curiga
Sampai jumpa ayah bunda setelah semua selesai aku akan menemui kalian lagi
" setelah berdoa cahaya pun pergi dari sana menuju salah satu butik saat sampai disana cahaya di sambut
" wah apa dia sang dewi pianis "
" mungkin kabar nya dewi pianis telah kembali "
" kapan jika benar maka aku harus mendapat kan tanda tangan nya serta foto bersama nya "
" ya aku juga "
Itu lah pembicaraan mereka sebelum mendekati cahaya untuk tanda tangan dan foto
Cahaya menanggapi mereka dengan ramah namun para pengawal yang tidak ingin kecolongan pun mendekati cahaya lalu melundunginya
" mari nona "
" hm kalian jangan melukai mereka "
" tentu nona "
Cahaya masuk dengan beberapa pengawal nya
" wah memang pantas dengan gelar dewi di baik ramah dan lembut "
" ya kau benar "
" ternyata rumor hanya rumor mengatakan dewi pianis sosok yang dingin dan tegas tapi kenyataan nya dia sangat lembut dan ramah "
didalam butik
" gue kira lo ga akan dateng "
" tentu gue harus dateng untuk membantumu memilih pakaian untuk acara mu "
" hm "
Namun saat ingin memilih pakaian
" permisi nona maaf kalu boleh tanya apa benar dia sang dewi pianis "
" ya tuan memang benar " jawab putri
" ada yang bisa saya bantu tuan " ucap cahaya menghampiri
" begini nona besok adalah pesta anak saya apa anda berkenan hadir memainkan piano besok "
" tunggu sebentar " lalu memanggil putri
" raya "
__ADS_1
" ya nona "
" apa aku ada jadwal besok "
" untuk besok nona hanya ada undangan untuk acara pesta dansa pada malam hari "
" oh begitu terima kasih "
" tentu nona "
" baik dengan tuan .."
" damar "
" kalo begitu tuan damar saya bisa manghadiri acara anda tapi mungkin hanya sebentar "
" tidak apa apa saya paham dengan kesibukan anda kalo begitu besok saya menanti kedatangan anda di mansion keluarga kami "
" tentu tuan damar "
" saya permisi nona "
" silahkan "
Damar pun pergi dari butik itu setelah menyampaikan maksudnya pada cahaya yang di kenal dewi pianis
Setelah selesai cahaya dan putri pun pergi ke markas SL dan disambut para mafioso kepercayaan cahaya
" queen "
" hm bagaimana "
" semua sudah siap "
" bagus "
Obrolan cahaya dengan mafioso SL a terus berlanjut dengan semua rencana untuk besok hingga mereka sampai di ruang utama
Kedatangan cahaya jelas membuat para mafioso bahagia
" queen "
" hm saya kembali "
Mereka semua pun tersenyum mendengar ucapan cahaya kerena walau pun hanya sebagai mafioso mereka selalu di perlakukan baik dan tulus oleh cahaya
" teruskan latihan kalian "
" baik queen "
" vio kenapa kita kesini "
" untuk mengetes racun yang kubuat "
" what lo buat racun lagi "
" hm " ucap cahaya mengambil botol yang ada di meja lab nya itu
" vio racun yang kau buat adalah racun ke 2 yang paling berbahaya di dunia "
" ya gue tahu karena racun king BM lebih berbahaya "
Cahaya mulai mencampur beberapa racun yang berbahaya dan putri hanya melihat rencana teman sekaligus bos nya itu
" bawa penghianat kesini "
" siap queen "
Cahaya yang sudah selesai membuat racun pun meminta putri dan mafioso membawa pengkhianat sebagai uji coba
" ini queen "
" kenapa kalian membawa ku lepas kan "
" raya "
" ya queen " jawab putri ( nama raya hanya sebutan buat putri saat sedang tidak dinegara A atau sebagai panggilan bagi cahaya )
" jelas kan "
" baik, halo mafioso DS udah puas main nya "
" apa maksud nona "
" bukan nya sudah jelas lo adalah mafioso SL namun selalu membocorkan semua rencana ke DS kalau bukan pengkhianat terus apa "
" nona, queen saya..."
" apa semua yang queen berikan belum cukup hingga kau mengkhianati SL hah " putri sudah geram
" ampun nona saya ...."
tanpa aba aba cahaya yang dari tadi mendengarkan pun membawa menyemprotkan racun ke wajah sang pengkhianat
Byar
__ADS_1
Aaakkkk aaakkk
" seperti nya hanya perlu di tambah dosis nya "
Tanpa peduli dengan teriakan cahaya menatap datar dan melihat reaksi racun baru nya
" aakk ampun queen "
" ampun setelah berkhianat kau meminta ampun "
" saya salah queen tolong beri saya penawar nya aaaakkk "
" tapi sayang nya tidak ada " ucap cahaya santai
" aaakkk apa "
Cahaya pun kembali diam dan memperhatikan orang yang sedang berteriak karena olahnya
Aaakkkk aaakkk
Yang awal nya teriakan kini orang itu pun membenturkan kepalanya ke tanah lalu cahaya memberikan belati kecil
duk duk duk
" hentikan tolong ini sakit aaakkkk "
Jleb sriit
Aaakkk aaaakkkk
Hingga cahaya pun memberikan katana dan
Sleng
Buk
Setelah nya orang itu memenggal kepala nya sendiri karena sudah tidak sanggup lagi di siksa dengan racun
" lah mati "
" sudah cukup kita pergi "
" ya queen "
Setelah nya mereka pergi dari lab yang memang ada ruangan khusus uji coba
" beres kan "
" ya queen "
Cahaya dan putri pun pergi dari markas lalu pulang ke mansion namun karena hari sudah siang mereka pun berhenti di salah satu cafe
Sebelum turun cahaya mengganti topeng nya agar saat makan para fans nya tidak menggangu lalu masuk ke cafe dan duduk di salah satu meja
" vio lo akan datang sebagai siapa besok "
" maksudnya "
" permisi mau pesan apa nona ? " tanya pelayan
" makanan favorit di sini juga minuman nya masing masing 2 " ucap putri
" baik tunggu sebentar " lalu pelayan itu pergi baru putri melanjutkan bicara nya
" lo lupa identitas lo bukan hanya 1 "
"hm gue dateng sebagai dewi pianis "
" lalu untuk perwakilan SL grub dan VC company siapa karena gue akan ikut dengan lo sebagai asisten lo "
" lo tenang saja gue sudah minta twins R dan K untuk datang sebagai perwakilan perusahaan gue "
" kakek ga marah lo bawa mereka lo tahu bukan jika sampai penyamaran mereka terbongkar dan diketahui 5 keluarga utama
Sedangkan 5 keluarga utama menganggap mereka tellah mati dan lo trauma berat itu beresiko "
" ga gue udah bilang ke kakek dan gue tahu resikonya jadi gue minta mereka untuk membawa topeng yang ku berikan sebelum mereka di bawa ke negara Q "
" baik lah tapi kapan lo nelpon mereka "
" pagi tadi dan mungkin mereka akan sampai sore "
" permisi nona ini pesanan nya "
" hm terima kasih "
" sama sama nona saya permisi dan selamat meninkmati "
Sebelum putri membalas ucapan cahaya pelayam datang dan meletakkan makanan mereka
" jangan bahas itu lagi udah ayo makan "
" hm " putri pun tidak bicara lagi dan akan bertanya nanti saat para twins datang
' gue tanya twins aja nanti '
__ADS_1
Terima kasih telah membaca