
Skip sampai bandara ( dari SHSD ke bandara perlu menempuh waktu 1 jam lebih jika tidak macet )
Mereka mulai keluar dari bis menuju pintu masuk bandara dan mereka menunggu waktu penerbangan ke negara D
: panggilan pada seluruh penumpang dari negara A menuju negara D harap masuk ke pesawat ADG 090
Mereka pun berjalan menuju pesawat dan sekitar 10 menit pesawat pun mulai lepas landas ( selama di bandara tidak ada obrolan apapun dari cahaya dan yang lain )
4 jam berlalu
: selamat datang di negara D
" akhir nya " teriak difa
" difa jangan teriak " tegur dira dan yang ditegur malah terkekeh
mereka pun berjalan keluar bandara dan ternyata sudah banyak bis yang terparkir di depan bandara
: selamat datang kalian dari SHSD cabang negara A akan diantar ke hotel xxxx dengan bis biru
Dan taklama ada rombongan murid dari negara R
: kalian dari SHSD cabang negara R naik ke bis warna hijau dan akan diantar ke hotel xxx
Mereka bukanya mendengarkan malah fokos ke murid sekolah cahaya
" wih banyak bidadari ternyata " celetuk selah satu siswa dari negara R
" bos yang disana cantik bos " ucap yang lain menunjuk cahaya
" ayo semperin " ujar pemuda yang di panggil bos
Mereka pun berjalan menuju cahaya dkk
" hai cantik kenalin gue dirga " sapa nya pada cahaya
" hm cabut " ujar ku lalu mulai berjalan menuju bis tanpa menanggapi orang yang menyapaku
angin dan difa menahan tawa melihat raut wajah orang yang menyapa kakak nya itu
" si*l dia berani mengabaikan ku " ucap dirga melihat cahaya dan yang lain pergi
Tak lama bis biru pun melaju ke hotel xxxx dan di dalam bis hanya terdengar beberapa siswa yang masih terkekeh mengigat orang yang menyapa cahaya namun tidak di tanggapi oleh cahaya
' ratu es dilawan ' batin beberapa murid yang tadi melihat sikap cahaya
sedangkan yang dibicarakan sedang sibuk dengan leptop nya
" kak lagi apa " tanya awan
" lagi memeriksa berkas, kenapa ?" tanya cahaya
" kak apa aku boleh menjadi dokter ? "Tanya awan
" alasanya " ujar ku
" aku ingin menjadi dokter yang bisa mengobati kakak saat kakak terluka " uajr awan
" kamu boleh jadi yang kamu mau " ujar ku
" tapi kak aku harus pergi ke negara S kerena di sana terkenal akan sekolah kedokteran terbaik dan aku .." ujar awan terhenti
" kakak tahu kamu mau lanjutin sekolah kamu disana kan " ujar ku diangguki awan
" kamu boleh ke sana tapi kakak akan mengirim seseorang yang akan menemanimu dan melindungimu " ujar ku
" siapa " tanya awan bingung
" kamu akan tahu nanti " ujar ku
" baik lah " jawab awan
( pembicaraan mereka hanya di dengar oleh bela yang ada di samping cahaya sedangkan yang lain sedang sibuk sendiri )
Tak terasa bis mereka sudah sampai di hotel dan mereka langsung di minta untuk membagi kamar dan kebetulan cahaya bela jingga dan dinda sekamar
Mereka pun mulai masuk kekamar masing masing untuk istirahat kerena perjalanan jauh yang mereka tempuh
Skip malam hari
Mereka di izin kan untuk pergi kemana saja yang mereka mau dengan catatan jam 11 malam mereka sudah kembali ke hotel
" kak kita jalan jalan yuk " ujar difa
__ADS_1
" ayo kebetulan kakak sudah menyewa 3 mobil " ujar cahaya (sebenarnya cahaya bisa saja membeli mobil tapi karena dia tidak ingin terlihat mencolok maka dia hanya menyewa mobil )
" tapi kemana " tanya dinda
" kita ke pasar malam " jawab ku
" iya kan negara ini terkenal sebagai tempat termewah dan terlengkap dengan banyak tempat wisata yang di buka pihak kerajaan " seru jingga dan diangguki yang lain
" tangkap " ujar ku pada awan dan rafa sambil melempar 2 kunci mobil
" kalian ber 4 satu mobil dan gue sama bela " ujar ku dan berjalan menuju parkiran hotel
" bela kua bawa " ucap ku menyerahkan kunci mobil dan di angguki bela
Aku pun masuk ke mobil dan di ikuti bela dan tak lama yang lain juga masuk kemobil setelah semua nya masuk kami pun berangkat menuju pasar malam
Tak lama kami pun sampai di pasar malam lalu kimi semua turun dan berjalan masuk
" kalian mau main atau beli saja silahkan " ujar ku sambil memberikan mereka kartu ( sebelum masuk bela membeli kartu untuk memain kan permain dan membeli apapun di pasar malam juga dapat di isi ulang )
" wih makasih ka " ucap difa dan langsung pergi di ikuti yang lain ( kecuali bela )
" bela kita kesana " ujar ku
" kukira kau melupakan ku " ujar bela
" udah ayo " ujar ku menarik tangan bela
" iya sabar " ucap bela yang tanganya ku tarik
" bela ayo main yang kalah harus makan cabe " tatantang ku
" ga ayolah jangan cabe " tolak bela
" ok ok kalu begitu yang kalah harus merakit senjata untuk yang menang " ujar ku
" siapa takut " ujar bela akhirnya setuju
Mereka pun mulai permainan yaitu permainan melempar gelang ke hadiah dan yang paling banyak dapat hadiah yang menang
hap
Hap
Hap
Hap
Hap
Hap
Hap
" 4 gue menang " ujar bela semangat
" ok gue kalah jadi senjata apa nanti lo kirim ke gue bahanya " ujar ku
" nona ini hadiah nya " ucap penjaga permainan memberikan 7 hadiah
" eh iya makasih ka " ujar bela
setelah mendapat hadiah aku dan bela berjalan menuju permainan yang lain
Di tempat yang tidak jauh dari cahaya dan bela ada rafa dan jingga
" sayang kamu main ini dan dapetin boneka itu ya "ujar jingga dengan manja
" ok sayang " ujar rafa yang mulain memain kan permainan itu
Tak
Tak
Tak
" selamat tuan ini hadiah nya " ujar penjaga permainan itu
" yey " teriak jingga mendapat kan boneka yang dia ingin kan
Sedangkan rafa yang melihat jingga pun mengusap lembut puncuk kepala jingga
" ayo cari permainan yang lain " ajak rafa
__ADS_1
" ayo " sahut jingga
jika rafa dan jingga sedang bermain berbeda dengan dinda dan gavin yang sedang duduk di wahaya komedi putar
layak nya raja dan ratu yang sedang di kereta kuda yang ditarik banyak kuda
sedangakan si kembar yang sedang bermain di biang lala dengan tunagan masing masing sambil menikmati bulan yang terang
" awan bulan nya cantik ya " ucap dira
" iya " balas awan yang sedang mengusap puncuk kepala dira dengan lembut dan terkadang mencium nya
Di tempat difa dan angin mereka sedang mengobrol
" difa kuharap kau akan selalu di samping ku " ujar angin
" kanapa kamu ngomong begitu aku akan selalu ada di samping mu dan menemanimu " sahut difa yang sedang menyenderkan kepala nya di bahu angin
angin yang mendengar itu pun tersenyum dan mencium puncuk kepala difa yang ada dibahunya
Back to MC
Cahaya dan bela terus bermain namun
" hai cantik kita bertemu lagi " ujar pemuda yang ternyata dirga
" mau apa lo " ucap bela
" gue ga bicara sama lo " sahut dirga
" terserah gue lah " sahut bela
" hm kenapa " ucap ku datar
" siapa namamu cantik " ujar dirga menggoda cahaya
" viola " ucap ku singkat
" cantik sesuai namanya yakan teman teman " ujar dirga
" ra kita pergi " ujar ku lalu menarik tangan bela
" et mau kemana " ujar dirga mengalangi jalan ku
" minggir " ujar bela yang mulai marah
" coba aja kalu bisa " sahut dirga yang tertawa
" berani lo " ujar bela yang hampir saja lepas kendali
" ra " ucap ku
' jika nona tidak mengalangiku udah habis kalian ' batin bela
" SL bereskan " gumam ku
buk
Buk
Buk
" selamat malam nona " ujar mafioso SL setelah menghajar dirga dan teman temanya sampai pingsan
" hm kalian tahu bukan bawa kemana " ujar ku
" ya nona kami permisi " ujar mereka
bela yang melihat beberapa mafioso SL elit menatap ke arah cahaya
" kenapa mereka disini " tanya bela
" untuk paman dan bibi " ujar ku dan di angguki bela
" udah ayo main lagi " ujar ku lalu menarik tangan bela lagi
' aduh nona kenapa sih ' batin bela yang melihat sikap cahaya yang seperti anak kecil minta mainan
Tak terasa mereka sudah bermain hampir 2 jam
" bela telpon mereka suruh mereka ke restoran xxx yang tidak jauh dari sini " ujar ku dan mulai berjalan menuju mobil
" ok " sahut bela lalu menelpon yang lain untuk ke restoran setelah nya menyusul cahaya yang sudah berjalan menuju mobil
__ADS_1
Terma kasih telah membaca