
" sayang, ada apa?," Tanya Taehyung kepada Seo Yun yang terlihat hanya diam sejak pulang dari rumah Dokter Jeon.
" Ah tidak Oppa. hanya saja aku berfikir, apa Dokter Jeon tidak mengerti kondisi Jungkook. bagaimana Jungkook bisa mengobati luka hatinya kalo Ayahnya terus menekannya," Ucap Seo Yun.
" Iya juga, yang aku tau Dokter Jeon itu sangat peduli dengan pasiennya Dia juga baik tapi Dia begitu dingin kepada Jungkook," Ucap Taehyung.
" Iya Oppa,"
" Kalo bukan dari keluarga siapa yang akan membantu luka hati Jungkook, Dia hanya butuh uluran tangan dan semangat positif dari orang tuanya dan orang sekitarnya," Ucap Seo Yun.
" Ya, memang semestinya seperti itu tapi kita tidak bisa menyuruh orang untuk merubah sikap orang lain. mereka yang harusnya mau berubah walau dengan bantuan orang lain, karena setiap orang berbeda saat melampiaskan emosinya,"
" Mungkin Jungkook tergolong sosok yang melampiaskan sakit hatinya dengan cara meminum minuman keras, atau entahlah,"
" Dia juga melukai dirinya untuk hal itu," Ucap Seo Yun.
" Iya tapi yang aku lihat Dia sosok yang kuat,"
" Sudahlah jangan dipikirkan, Dia akan baik baik saja. bukankah kamu yang menjadi dokternya, aku yakin kamu bisa membantunya,"
" sebaiknya kita istirahat," Ucap Taehyung.
Taehyung memeluk tubuh Seo Yun dari arah belakang dan mencium lekuk leher Seo Yun..
Aroma manis dari tubuh Seo Yun membuat Taehyung nyaman.
" Oppa lupa anakmu tidur disini," Ucap Seo Yun mengingatkan Taehyung yang memulai aksinya kepada Seo Yun yang masih duduk di meja riasnya.
" Hanya sebentar saja, Dia juga sedang tidur," Ucap Taehyung.
" Oppa..,"
Taehyung mulai mencium bibir Seo Yun, membawanya dalam pelukannya.
" Ibu... Ibu..." Panggil Han Byeol.
Sontak membuat mereka menghentikan kegiatannya, Seo Yun berjalan ke arah Han Byeol yang ternyata masih memejamkan mata nya, Dia hanya mengigau.
Seo Yun tertawa pelan melihat expresi Taehyung yang gagal beraksi karena Han Byeol yang mengigau.
" Sayang, kita harus membiasakan Han Byeol untuk tidur di kamarnya sendiri," Ucap Taehyung.
" Kita bisa melanjutkannya Oppa," Goda Seo Yun.
" Ah sudahlah, kamu malah menertawakan ku," Ucap Taehyung.
" Oke, Seo Yun tidak akan tertawa," Ucap Seo Yun menahan tawanya.
" Sudahlah sebaiknya aku tidur saja," Ucap Taehyung yang sudah berbaring di samping Han Byeol dan memeluknya.
__ADS_1
Seo Yun masih saja tersenyum melihat tingkah Taehyung yang malu malu seperti itu.
Salah Taehyung sendiri, Seo Yun sudah mengingatkan dirinya tentang Han Byeol tapi tetap saja Taehyung ingin melakukannya.
Seo Yun duduk di samping Taehyung dan mencium pipinya, Dia mencoba menggoda Taehyung yang terlihat malu karena Han Byeol yang di kira bangun.
" Sayang sudahlah, kamu puas sekali menertawakan ku," Ucap Taehyung.
" Ya sudah tidurlah, Seo Yun masih harus mengecek email sebentar," Ucap Seo Yun.
" Jangan tidur terlalu larut, besok saja," Ucap Taehyung.
" Hanya sebentar saja, setelah membalasnya aku akan segera tidur," Ucap Seo Yun.
" Atau kita bisa melakukannya di tempat lain sayang," Ucap Seo Yun, Dia masih menggoda Taehyung.
" Ya, teruskan saja, awas saja besok," Ucap Taehyung.
" Kenapa harus besok, sekarang saja Oppa tidak apapa," Ucapnya.
" Seo Yun aa..."
" Iya sayang iya. ya sudah tidurlah, I Love you," Ucap Seo Yun.
" I Love you too..." Ucap Taehyung.
" Oppa, kita bisa melakukannya di tempat lain," Ucap Seo Yun.
" Seo Yun aa.."
.
.
.
.
.
.
π―
Tadi saat akan tidur, Seo Yun mendapatkan kabar kalo Jungkook sedang mabuk di apartemennya.
Jadi Seo Yun bergegas untuk melihat kondisinya.
Seo Yun tidak tega membangunkan Taehyung yang baru saja tertidur apalagi besok Dia akan ada pertemuan dengan dewan direksi dan akan membantu operasi besar jadi Dia harus istirahat.
__ADS_1
Seo Yun memilih di antar kan tuan Ahn untuk pergi ke tempat Jungkook.
Sesampainya di apartemen Jungkook, Yoongi yang tadi menghubungi Seo Yun berada di depan kamar Jungkook dengan perasaan khawatir..
" Ada apa sebenarnya?,"
" Tadi setelah dari rumah orangtuanya Dia mabuk dan seseorang menghubungi ku untuk menjemputnya di bar," Ucap Yoongi.
" Sepertinya Dia bertengkar dengan Ayahnya," Ucap Yoongi.
" Bisa aku melihatnya," Ucap Seo Yun.
Seo Yun berjalan masuk kedalam kamar Jungkook, terlihat Dia sedang duduk di lantai dengan botol minuman yang ada di tangannya.
Seo Yun duduk di depan Jungkook yang sedang memejamkan matanya.
Dengan air mata yang menetes dari sudut matanya.
" Jungkook ssi," Panggil Seo Yun.
" Ada apa? Kenapa kamu kembali minum, bukankah aku bilang untuk menceritakannya kepada ku," Ucap Seo Yun.
Seo Yun mencoba mengambil botol minuman di tangan Jungkook dan menyingkirkannya.
Jungkook masih tetap tidak merespon apa yang dilakukan Seo Yun.
" Aku harap kamu tidak melakukan hal yang tidak tidak," Ucap Seo Yun.
" Seo Yun aa.." Panggil Jungkook.
" Iya..,"
" Tidak bisakah kamu mencintaiku?," Ucap Jungkook.
" Kenapa semua orang menekankan kehendaknya kepada ku, aku bukan robot yang harus menuruti semua yang mereka perintahkan," Ucap Jungkook.
" Tidak adakah yang mencintai ku dengan tulus dan kamu tidak bisakah kamu melihat ku disini,"
" Aku sangat mencintaimu.."
" Seo Yun aa...," Panggil Jungkook.
Seo Yun menampar pipi Jungkook, walau tidak keras tapi membuat Jungkook terdiam dengan pukulan itu.
Jungkool kembali mengatakan hal yang tidak ingin Seo Yun dengar, kenapa Jungkook membahas hal ini lagi.
π π
__ADS_1
by: nyemoetdz
26/07/2020