
keesokan paginya...
ketika aku bangun dari tidurku,di luar sudah kelihatan terang,matahari telah menyinari seluruh permukaan,dan burung burung bernyanyi dengan indahnya,tapi suasana pagi yang tenang ini terasa aneh bagi ku,ayah yang biasanya membangunkanku,hari ini tidak datang ke kamarku
setelah aku mandi,aku mencari ayah di ruangannya,tidak ada seorangpun disana,aku segera pergi ke dapur untuk menemui bibi Gween
"Hai sena,kau sudah bangun,kenapa kau kesini..?"
ternyata bibi Gween tidak ada di dapur,disana hanya ada Shoma yang terlihat sedang membersihkan ikan
"ohh..halo Syira,kenapa kau ada di dapur,dan kemana bibi Gween..?"tanyaku padanya
"heii..aku adalah Shoma,apa kau tidak bisa membedakannya,sudah jelas aku ini lebih tampan dari Syira,dan dia juga lebih dingin dari ku"jawabnya agak kesal
"ohh maafkan aku,aku belum terbiasa dengan kalian berdua"
"baiklah,tidak apa apa,ohh yaa bibi Gween tadi pergi kepasar untuk membeli tahu,dia akan segera kembali,kenapa kau mencarinya..?"
"hmm..tidak apa apa.."
"ohh ya Sena,tadi ayahmu memberiku ini,dia menitipkannya padaku,dan ayahmu memintaku untuk memberikannya padamu"ujarnya sambil memberiku sebuah catatan
"ini apa..?"tanyaku
" aku tidak tau,aku tadi tidak membukannya"
"emm apakah kau tau dimana ayahku..?"
"tidak,ayahmu tadi langsung keluar setelah memberiku catatan itu"
"ohh baiklah,terimakasih,aku pergi dulu"
"iya sama sama"
__ADS_1
setelah aku pergi dari dapur,aku masuk ke kamarku,dan membuka catatan yang diberikan ayahku...
"hai sena..maaf tadi pagi ayah tidak membangunkanmu,ayah tak ingin menganggu tidurmu pagi ini,karena nanti siang kalian akan berangkat,maaf ayah tidak ada ketika kau akan pergi,ayah mendapat panggilan dari kerajaan,raja meminta ayah untuk segera datang,jadi ayah harap kau bisa berteman dengan Syira dan Shoma,dan jagalah dirimu baik baik,untuk puteri kecilku Sena.."
setelah aku membaca catatan yang diberikan ayah kepadaku,tanpa sadar air mataku menetes,kesedihanku muncul ketika aku harus pergi tanpa melihat ayahku,ketika aku akan pergi jauh darinya
"haii Sena,sarapan sudah siap,ayo kita sarapan"
ujar bibi Gween yang tiba tiba datang ke kamarku,aku langsung mengusap air mataku,berharap bibi tidak akan melihatnya
"heii nak,apakah kau menangis?
tanya bibi Gween,ternyata bibi sudah menyadarinya sebelum aku menghapus air mataku
"ti..tidak,aku tidak menangis,hanya saja ada debu yang masuk ke mataku.."jawabku mengelak
"ohh baiklah,apakah kau tidak apa apa,sini biar bibi obati matamu itu"tawaran bibi
"tidak apa apa,hanya sedikit debu tak akan menyakitiku"
"ohh baiklah,ayo kita sarapan,Syira dan Shoma sudah menunggumu"
setelah sarapan,kami bertiga bersiap siap untuk berangkat...
"bibi Gween,kami berangkat dulu,sampaikan salamku pada ayah"pamitku pada bibi
"iya nak,kau tak perlu khawatir"
"bibi Gween,aku akan merindukan masakanmu,aku akan rindu masak dengan mu"
kata shoma dengan tingkah konyolnya
"hei Shoma,kau jangan bertingkah seperti anak kecil,kita tidak selamanya akan pergi"ujar Syira
"hehe tidak apa apa nak,bibi juga akan merindukan memasak bersama Shoma,dia sangat pandai memasak"jawab bibi Gween
__ADS_1
"kau dengar itu Syira,bibi Gween juga merindukanku"
jawab Shoma sambil mengejek Syira
"sudah,kalian jangan bertengkar,ayo kita segera berangkat"ajakku
"baiklah,ohh yaa,ngomong ngomong mester X kemana,sejak makan malam kemarin,aku tidak melihatnya?"
tanya shoma
"master X kembali ke gunung kristal"
jawab singkat Syira
"kenapa selalu kau yang diberitau,kenapa dia tidak pernah memberitauku..?"
"aku tidak tau,kenapa kau tanya aku"
"kenapa master X selalu memberi taumu sebelum aku,kenapa dia selalu begitu"
"bukannya master X juga pernah memberitaumu sesuatu sebelum aku mengetahuinya"
"ohh iya benar,tenteng sungai itu,hehe aku lupa"
"kau memang seperti itu,hanya hal buruk yang kau ingat"
" heiii aku tidak seperti itu,aku juga mengingat hal yang baik,kau saja yang tidak mengetahuinya"
jawab shoma dengan kesal
"sudah sudah,kalian jangan mulai lagi,ayo cepat kita berangkat"
"kami pergi dulu bibi Gween"
"iya..selamat jalan,jaga diri kalian baik baik"
"baiklah,terimakasih bibi Gween"
__ADS_1
dan kami pun memulai perjalanan kami untuk mencari kristal cahaya bintang...