STARS

STARS
1. KELUARGA


__ADS_3

" AKU MALES SAMA KAMU PAH" Kata Melia yang terlontar lagi dari dalam kamar.


Han dan melia kini sudah menikah, mereka dikaruniai dua orang anak, anak pertama yaitu jessica, kini dia sudah memasuki perguruan tinggi. Dan anak terahkir mereka yaitu rayen, kini sudah berada di ujung terahkir kelas tiga SMP.


Walau sering berbeda pedapat, tidak membuat han dan melia terpecah belah. Keluarga yang kompak dan selalu harmonis membuat keawetan dalam keluarga ini benar benar terasa sempurna.


"Kak, itu papa sama mama ribut lagi?" Tanya rayen yang mulai terusik dengan keributan kedua orang tuanya.


"Masih harus dijawab lagi?" Kata jessica dengan santai, ia masih fokus pada ponselnya.


"Kenapa sih masalah orang dewasa ribet banget, jadi ga pingin nikah.." curhatan rayen membuat jessica terkekeh dibuatnya.


"Yakin ga pengen nikah?" Kini jessica memposisikan dirinya untuk duduk di samping rayen dan mulai fokus pada acara televisi.


"Daripada ribut terus? Bikin pusing" jawab rayen singkat.


"Itu namanya bumbu bumbu cinta, dasar anak kecil" jessica tertawa lagi.


"Bumbu cinta apaan? Emang mau masak?" Jawab rayen polos.

__ADS_1


"Udah deh, anak kecil ga akan tahu, sana tidur besok sekolah.." suruh jessica pada adik laki lakinya itu.


Rayen tak menjawab, ia langsung meninggalkan ruang tengah menuju ke kamarnya.


***


Kini keluarga itu sudah berada di ruang makan untuk sarapan, mereka asyik dengan kegiatan makan mereka. Tiba tiba seseorang masuk dengan santainya, ia mulai mendekati jessica.


"Hai sayang.." kata nando


Nando adalah pacar jessica saat ini, tetapi han dan melia tidak menyetujui hubungan mereka. Tetapi itu tidak membuat jessica putus asa, ia malah terus berpacaran dengan nando.


"Maaf ya sayang, aku langsung masuk tadi kebuka pintunya.." jawab nando santai.


"Ehemm.. itu yang namanya sopan santun sama orang yang lebih tua disini?" Kata melia yang masih dengan kegiatan makannya, ia mulai geram dengan sikap nando.


"Papa berangkatnya mah, males sama orang yang ga sopan disini.." pamit papa han, membuat jessica kini diam, ia tak tahu harus bagaimana.


"Aku berangkat ya kak.." kata rayen.

__ADS_1


Jessica hanya melebarkan senyum paksanya pada adiknya, suasana canggung yang dirasakan jessica membuatnya sedikit risih dengan kehadiran nando saat ini. Entah ada apa dengan dirinya sekarang? Tetapi perasaan jessica berkata seperti itu.


Mama melia melangkahkan kakinya menuju kamar, ia sudah tahu bahwa putrinya akan pergi bersama dengan laki laki itu.


Sebenarnya sebagai orang tua, han dan melia sudah memperingati jessica supaya ia mencari pasangan lain yang lebih baik, tetapi jessica tak memperdulikannya. Menurutnya nando adalah orang yang ia cintai saat ini.


***


Rayen baru saja melangkahkan kakinya didepan sekolah, tetapi bel berbunyi membuat ia terkejut dan berlari kecil menuju kelasnya.


BRAKK!!


Tidak sengaja rayen ditabrak oleh orang dibelakangnya, ia sedikit terdorong ke depan. Untung saja tubuhnya dapat menyeimbangkan, kalau tidak pasti kini rayen sudah jatuh.


"Ehh.. maaf maaf, ga sengaja.." seorang perempuan dengan rambut yang diikat rapi ke belakang.


"Kalo jalan hati hati dong, sakit nih.." rayen mulai memijit pelan bagian tubuhnya yang ditabrak perempuan itu.


"Hei.." seorang lelaki merangkul rayen, ia adalah bryan teman sekelas rayen. Kini mereka adalah teman dekat.

__ADS_1


Bryan menoleh ke arah perempuan itu, "aza.." dengan tangan yang menunjuk dan mata sedikit melebar. "Lo ngapain disini?"


__ADS_2