STARS

STARS
14. SALAH PAHAM


__ADS_3

"Ray?" Panggil aza pada rayen dengan memukul sedikit lengan tangan rayen.


"Ehh..ya kenapa?" Kata rayen yang tersadar dari lamunannya.


"Kenapa sih kok bengong? Jelek ya.." kata aza yang kini mencoba merapikan rambutnya.


"Engga kok, lo cantik beda dari biasanya.." kata rayen tersenyum. Aza juga tersenyum mendengar jawaban dari rayen.


"Lo juga ganteng kok, pakai kemeja warna putih, dibalut dengan jas berwarna hitam, sepatu hitam, kelihatan beda juga dari biasanya.." kata aza dengan tersenyum yang mencoba menjelaskan tampilan rayen malam ini.


***


Pagi pagi jessica sudah mengomel ngomel didalam mobil.


"Mama tuh apaan apaansih? Lebay banget gini sama aldo.." kata jessica, yang membawa bekal dari mama melia untuk aldo.


Sekarang jessica sudah berada di mobil, mengendarai mobil menuju ke kantor aldo. Ia mengomel sendiri tak jelas karna menurutnya perlakuan mama melia sangat berlebihan.

__ADS_1


Ahkirnya ia sampai di kantor aldo, segera ia menanyakan dimana ruangan aldo pada receptionist disana. Segera ia menuju ke ruangan aldo yang terletak di lantai 6.


Sesampainya disana jessica terlihat heran, sebab pintu aldo sedikit terbuka. Ia mencoba mengintip, siapa tahu ada orang penting yang menjadi tamu aldo.


"Aku kangen banget sama kamu honey.." kata perempuan itu di dekapan aldo.


Jessica melihat ada seorang wanita sedang memeluk aldo, mereka terlihat sangat bahagia.


"Kamu kenapa ga balik aja sih ke belanda?" Perempuan itu melepas pelukannya pada aldo.


"Sorry ya din, gue ga bisa gue mau tetep disini.." jawab aldo.


Aldo dan perempuan itu terkejut mendapati jessica berada disana sedang mendengarkan percakapan mereka.


"Sorry, gue hm.. sorry gue pergi dulu.." kata jessica yang sudah ketahuan oleh aldo, ia langsung bergegas pergi dari hadapan aldo dan perempuan itu.


Aldo bergegas mengejar jessica, pasti dia salah paham pikir aldo, sesegera mungkin aldo mengejar jessica. Hingga ahkirnya aldo menggenggam tangan jessica menahannya untuk pergi.

__ADS_1


"Tunggu dulu je, kamu mau kemana?" Kata aldo yang masih menggenggam tangan jessica. Mereka sudah berada di depan kantor aldo, bahkan jessica sempat memanggil taksi.


"Kamu salah paham, dengerin aku dulu.." kata aldo lagi, ia benar benar cemas jika jessica salah paham.


Jessica hanya diam, menatap aldo. Dia menatap penuh mata aldo, penuh makna.


"Gue harus pergi, gue ga mau ganggu kalian.." kata jessica pada aldo.


Jessica segera naik ke dalam taksi. Meninggalkan aldo yang masih berdiri di depan kantornya. Segera perempuan itu menghampiri aldo.


"Siapa dia do?" Kata perempuan itu pada aldo yang masih berdiri kaku.


"Do.." kata perempuan itu lagi.


"Jadi dia, yang buat kamu ga mau balik ke belanda?" Kata perempuan itu lagi, dengan menatap mata aldo.


Jessica kembali ke rumah, dengan wajah yang sedikit murung atas kejadian tadi, ia masih benar benar tak menyangka kalau akan mengalami ini kedua kalinya.

__ADS_1


Ia duduk di ruang tamu, meletakkan tas kuliahnya, ia juga mengusap usap wajahnya dengan tangannya.


"Je, kamu sudah pulang? Gimana aldo, apa dia suka?" Kata mama melia, melihat jessica yang duduk di ruang tamu.


__ADS_2