STARS

STARS
15. SEPUPU


__ADS_3

"Mama gausah bahas aldo lagi deh, papa salah mah, aldo udah punya pacar ternyata.." kata jessica mencoba mengatakan kebenaran pada mama melia, mama melia begitu tersentak pada pernyataan jessica.


"Kamu tahu darimana? Papa sama mama juga tahu kok kalo aldo itu emang belum punya pacar.." kata mama melia menjelaskan pada jessica.


Jessica segera berdiri dari tempat duduknya, ia meninggalkan mama melia tanpa ada kata sedikitpun keluar dari mulutnya. Dengan wajah yang lesu, mencoba untuk kembali ke kamar.


"Kak jeje kenapa mah?" Kata rayen yang baru saja pulang dari sekolah bersama dengan aza yang mengikutinya.


"Kelihatannya lagi ada masalah sama aldo, mungkin dia salah paham atau apa mama juga gatahu, dia ga crita lebih detail.." mama melia menjelaskan pada rayen dan aza yang baru saja datang.


Mama melia meninggalkan rayen dan aza.


"Ray, boleh ga gue ke kamar kak jeje? Kasihan dia.." kata aza yang mencoba meminta ijin pada rayen.


"Ya boleh kok, yuk ikut gue.." kata rayen pada aza. Segera mereka menuju ke kamar jessica.


***

__ADS_1


Jessica baru saja keluar dari kelasnya, ia menuju ke parkiran untuk memesan taksi dan ingin langaung pulang ke rumahnya.


Didepan kampus, terdapat perempuan yang ternyata menunggu jessica sedaritadi. Perempuan itu menghampiri jessica.


"Jessica kan?" Kata perempuan itu.


"Ini kan perempuan yang dipeluk sama aldo kemarin? Ngapain dia disini?" Batin jessica saat melihat perempuan yang dihadapannya kini.


"Aku dinda.." kata dinda, memperkenalkan dirinya.


"Iya, aku jessica.." jawab jessica dengan senyum paksanya.


Dinda dan jessica ahkirnya berada di dalam mobil, berdua saja.


"Aku dan aldo sepupu, bukan pacar.." kata dinda memulai perbincangannya pada jessica, tetapi jessica hanya dia mendengarkan dinda.


"Papa ku sama papanya aldo saudara mereka cuman berdua, jadi aku dan aldo deket, dari kecil kita selalu bareng, makanya aku nyebut dia honey karna sampe SMA kita ga pernah punya pacar. Baru pertama kali aku lihat aldo sesuka ini sama perempuan, jadi jangan salah paham, aku sama aldo saudara, ga mungkinkan saudara tapi punya perasaan khusus itu terlalu menjijikkan.." jelas dinda.

__ADS_1


Jessica menatap dinda, ia mencoba mencerna maksud dinda. "Jadi.." kata jessica yang terjeda.


"Aku baru aja balik dari belanda, karna orang tuaku emang tinggal disana, kemarin juga aldo curhat tentang kamu, ia merasa terpuruk karna kamu udah salah paham sama dia.." kata dinda lagi.


Maaf..aku gatahu kalo kalian saudara.." kata jessica yang menundukkan kepalanya, ia merasa bersalah.


"It's okey, banyak juga kok yang ngira aku sama aldo pacaran, cumannya kita biasa aja.." kata dinda yang tersenyum pada jessica.


***


Tak sadar bahwa kini mereka sudah berada di depan rumah jessica, jessica mempersilahkan dinda untuk masuk ke dalam rumah.


Masuk ke dalam rumah membuat jessica terkejut mendapati keluarga aldo dan kelaurnya sedang berkumpul menjadi satu disana.


"Ini dia yang ditunggu tunggu.. kenapa lama sekali?" Kata papa han menyambut anak putrinya.


"Ada apa ini pah?" Tanya jessica sembari duduk dekat dengan papa han.

__ADS_1


"Nanti kamu juga tahu, dengerin aja.." papa han mengedipkan satu matanya pada putrinya, ia tersenyum bahagia.


__ADS_2