
Terlihatlah aldo dan rayen yang berdiri di belakang jessica dan aza dengan kedua tangan dilipat kedepan dan mata penuh selidik.
"Jadi lo udah mulai ngomongin gue mbak kunti?" Tanya aldo dengan senyum liciknya.
"Ehh ngomong kunti lagi gue ceburin lo ke laut.." jawab jessica langsung berdiri menghadap aldo
"Ada yang mau gue omongin sama lo za.." kata rayen, yang sembari berjalan mulai menjauh dari aldo dan jessica.
Aza hanya menunduk malu, ia mengikuti langkah rayen di belakang rayen dan berjalan menjauhi aldo dan jessica.
Kini aldo dan jessica tengah duduk di hamparan pasir pantai yang sangat luas, ditemani malam penuh bintang dan desiran air laut bersamaan dengan suara suara malam.
"Gue emang tertarik sama lo mbak kunti.." kata aldo mencoba jujur, kini ia menatap jessica.
jessica. Sedangkan jessica masih serius menatap langit.
"Oh.." kata jessica yang mulai membisu.
"Jadi ijinin gue ya, untuk selalu ada buat lo.." pernyataan aldo membuat jessica kini menatap aldo.
Menatap binar mata aldo, jessica merasa aldo sungguh sungguh.
***
__ADS_1
"Jadi lo baper sama gue?" Tanya rayen.
Kini keduanya sudah duduk di pinggir pantai yang cukup jauh dari aldo dan jessica. Keduanya juga sedang menatap langit dengan penuh bintang.
"Engga kok.." jawab aza kini mulai canggung dengan pembahasannya dengan rayen.
"Terus tadi apa yang lo omongin sama kak jeje?" Kata rayen mulai melirik ke aza dengan senyum liciknya.
"Itu basa basi aja.." jawab aza yang tidak berani menatap rayen, "biar ga garing.." kata aza lagi.
"Oke oke gue percaya kok.." kini rayen mulai menatap langit lagi dengan senyum liciknya, sedangkan aza dengan tingkah lucunya tetap seolah serius menatap langit.
***
Usai dari liburan singkat ini, ahkirnya mereka melakukan rutinitas mereka seperti sebelumnya. Papa han yang bekerja, mama melia yang mengurus rumah, jessica yang kembali ke kampusnya dan rayen yang fokus pada kegiatan sekolahnya.
"Jemput lo.." jawab aldo, "ayo.." aldo membukakan pintu mobil pada jessica. Segera jessica masuk.
"Mukanya jangan judes judes dong, nanti ga cantik lagi.." aldo kini mulai pintar merayu. sedangkan jessica hanya diam.
"Nanti malem dandan yang cantik ya.." kata aldo lagi.
"Mau kemana emang?" Tanya jessica.
__ADS_1
"Dinner, mau ga?" Aldo melihat jessica dengan tersenyum, tetapi tetap mengemudi.
"Nanti gue bakal dandan ala ala kuntilanak.." jawab jessica menahan senyumnya.
"Ya jangan dong.." jawab aldo.
"Bukannya lo sering ngatain gue kuntilanak?" Kini jessica menatap aldo.
"Ya mau dandan apapun, lo tetep cantik sih tapi kalo dilihatin orang dikira gue pesugihan lagi bawa bawa kunti.." jawab aldo bercanda.
Jessica menahan senyumnya, ia tak menjawab hanya melirik sekilas ke aldo.
***
Aldo membukakan pintu mobil jessica, jessica turun.
"Jangan lupa ya.." kata aldo memiringkan senyumnya.
"Kalo inget.." kata jessica membuang wajahnya.
"Ya gue bakal tetep nunggu sih sampe lo mau.." jawab aldo yang kini tidak mau kalah.
Jessica hanya memasang wajah liciknya pada aldo. Jessica langsung berjalan menuju pintu utama tetapi badannya mulai tidak seimbang karna tali sepatunya belum diikat dengan benar.
__ADS_1
Aldo dengan sigap menolong jessica, kini jessica berada di pelukan aldo. Keduanya saling menatap, aldo memancarkan senyum manisnya pada jessica sedangkan jessica masih terkejut dengan kejadian tadi.
"Ciee..." kata rayen dan aza, memecah keheningan.