
Pembahasan keluarga ini ahkirnya selesai, ahkirnya keluarga jessica berkumpul sendiri dan maaih berada di ruang tamu.
"Papa sama mama kenapa setuju aja sih?" Jessica mengerucutkan bibirnya ke depan.
"Tapi kamu maukan nikah sama aldo?" Kata papa han.
"Iya nih, kak jeje malu malu tapi mau.." kata rayen.
Semua tertawa pada pernyataan rayen, sedangkan wajah jessica memerah akibat candaan dari rayen.
"Kalo kamu gasuka kenapa kemarin aku lesu banget ngelihat aldo dipeluk sama dinda?" Mama melia kini mulai meledek anak putrinya.
"Iya, sampe curhat banyak gitu sama aza, nangis lagi.." rayen meledek kakaknya lagi.
"Diem deh anak kecil.." jessica melebarkan matanya pada rayen.
"Papa sama mama percaya kok sama aldo kalo dia bisa jaga kamu, dia anak yang baik juga jadi mama sama papa setuju, sebentar lagi kan kamu mau nikah, jadi besok kamu persiapin semuanya aja sendiri sama aldo, papa sama mama ga akan ikut campur begitu juga sama orang tua aldo.." mama melia menjelaskan.
***
Hari hari dijalani oleh jessica dan aldo yang tengah mempersiapkan acara pernikahan mereka, dari pemilihan gedung hingga gaun membuat aldo dannjessica terkadang berbeda pedapat dan merasa saling tidak cocok.
__ADS_1
Mereka mempersiapkan semuanya dengan hati hati dan penuh ketelitian, karna ini adalah acara bagi mereka seumur hidup. Mereka juga berusaha melakukan sebaik baiknya agar tidak mengacaukan acara pernikahan mereka sendiri.
"Ahkirnya.." kata jessica yang baru saja meletakkan tubuhnya di sofa ruang tamu.
"Capek ga?" Tanya aldo pada calon istrinya kini.
"Ya capeklah, banyak banget yang harus diurus ternyata nikah ribet juga.." jawab jessica.
Rayen yang baru saja pulang kerumah, memasuki ruang tamu yang bertemu dengan aldo dan jessica.
"Kak aldo, kak jeje? Udah pulang?" Tanya rayen, kini ia duduk di depan jessica.
"Kamu habis darimana?" Tanya jessica yang melihat tingkah rayen sedikit aneh.
"Ga habis kemana mana, cuman nyari udara seger aja.." kata rayen dengan senyum bahagia. Kelihatan sekali bahwa ia sedang senang sekali.
"Jangan jangan habis ketemu aza ya.. kenapa daritadi senyum senyum ga jelas gitu sih?" Tanya jessica yang sedang mencurigai adiknya.
"Engga kok, aku ga ketemu aza.." jawab rayen santai.
Jessica menunjukkan wajah anehnya pada rayen, segera ia beranjak berdiri dan kembali ke kamarnya.
__ADS_1
"Kamu punya sesuatunya buat aza? Kamu mau buat suprise kan buat dia?" Tanya aldo yang seakan tahu rencana rayen.
"Kakak kok tahu?" Tanya rayen dengan mengernyitkan alisnya ke atas.
"Ya tahulah, khusus pria aja yang tahu, yakan?" Jawab aldo dengan tersenyum bangga.
"Ya sih kak, soalnya bentar lagi aza mau ulang tahun.." jawab rayen dengan tersenyum manis.
"Makin lengket aja nih, ternyata selama beberapa bulan ini kamu deketin dia terus ya?" Kata aldo yang mulai meledek rayen.
"Apaansih kak, aku tuh cuman berterima kasih aja, karna dia emang baik banget sama keluarga kita kan.." jawab rayen.
"Iya deh iya, percaya.." jawab aldo yang menaikkan ujung bibirnya pada rayen.
***
Acara pernikahan jessica dan aldo kini tiba, seharian ini jessica hanya berada di dalam kamar, merias wajahnya dan juga memakai gaun pengantinnya. Ia juga tak lupa memakai hiasan kepala yang begitu cantik.
Malam ini adalah malam terindah bagi aldo dan jessica tak terasa bahwa kini mereka sedang mengucapkan janji pernikahan di atas altar pelaminan.
Papa han dan mama melia tak henti hentinya tersenyum melihat anak gadisnya kini sudah menjadi seorang istri. Begitu juga dengan rayen adik dari jessica kini sudah sangat lega melihat kebahagiaan kakaknya telah terpancar nyata di hadapannya.
__ADS_1