
Ebram menggendong tubuh Kyrana yang lemas, ia membawanya ke kamarnya.
"Mama zao!!!" panggil Ebram.
"Ada apa tuan muda??!" tergesa gesa dan khawatir.
"Apa kau tau kenapa dia bisa tidur seperti ini??" sambil menunjuk ke arah Kyrana yang terbaring di kasur.
Mama Zao melihat ke arah Kyrana, dan tiba tiba matanya membulat.
"Ya ampun tuan muda ! dia bukan tidur, tapi pingsan, dia pasti kedinginan!"
" Cepat kau obati dia!!!"
Mama Zao duduk , lalu menempelkan tangan nya di kening Kyrana.
Tenang saja nona muda...aku akan membantu mu mencairkan gunung es ini, karna aku tau kau gadis baik. Tuturnya dalam hati.
"Ini sangat berbahaya tuan muda!!!!" berakting .
"Apanya yang berbahaya??!!!!!" semakin khawatir.
"Ini adalah demam tinggi !!!! nyawa nona muda bisa hilang jika demamnya bertambah tinggi!!!!" sebenarnya Mama Zao hanya menambah nambahkan, dia sengaja membuat Ebram khawatir.
"Cepat telpon Hasan !!!!!!!!!"
"Lebih baik anda saja yang menelpon tuan muda, ini sudah malam , jika anda yang menelpon, dia pasti mengangkatnya."
"Baiklah baiklah" pasrah
Hasan adalah salah satu sahabat karib Ebram, orangtuanya adalah sahabat orangtua Ebram.
Ebram menelpon Hasan dari hp nya.
"HASAN!!!!!!! CEPAT DATANG KESINI!!!!! ISTRI KU SAKIT!!!!!!!!"
"Ah.....telinga ku!!!! apa kau tidak bisa santai, apa yang terjadi kenapa malam malam begini kau menelpon ku??"
"Apa tadi kurang keras??!! baiklah akan ku ulangi lebih keras!!!"
"Ah tidak tidak, baiklah aku akan segera datang"
"Cepat!!! "
"Iya iya!!"
Ebram langsung mematikan sambungan telponnya.
"Aku kok punya temen gini amat ya?!! sabar sabar..., tapi , tadi dia bilang istrinya sakit???? istri??? kapan dia menikah???"
30 menit kemudian Hasan telah sampai di kediaman Ebram.
"Lama sekali kau!!!!"
"Kamu kira aku berangkat dari rumahku kerumahmu pakai pesawat !! bisa cepet sampai"
"Ya udah besok beli pesawat!!!!"
"Ya ya ya. "
"Ayo kekamar ku!"sambil berjalan pergi
__ADS_1
"Ngapain ke kamar mu??" mengikuti di belakang Ebram.
"Ya ngobatin orang sakit lah!"
"Siapa yang sakit? kenapa dia dikamarmu kamu kan tidak pernah suka orang lain masuk kamar mu."
"Sudah kubilang, yang sakit itu istri ku."
"I istri??!!!! kapan kamu nikahnya????" kaget.
"Tadi"
"HAHHH!!!!!! kenapa kamu tidak memberi kabar???!!!"
"Nanti saja cerita, obati dulu dia!!!"
"Jangan jangan kamu hamilin anak orang ya?!!!" asal menuduh.
"Kurang ajar!!!! aku gak sebejat itu!!!! aku juga punya harga diri, walaupun aku laki laki yang tampan dan kaya, tapi aku berbeda dari laki laki kaya lainnya, aku masih perjaka!"
"Mau tes keperjakaan??" kesal.
"Emang ada??" bingung.
"Khusus untuk mu ada" langsung masuk ke kamar.
Hasan melihat ke arah gadis cantik yang terbaring di kasur.
Kenapa tidak asing ya. batin Hasan
"Bram...bukan nya ini gadis yang kita temui di restoran waktu itu...???" Hasan mulai mengingat.
"Hmmm" jawab Ebram sambil mengangguk.
"Jadi dia benar jodoh mu ya .... "
FLASHBACK ON
Byurrrrrrr...
Wajah Ebram basah karna disiram air oleh Kyrana.
Waktu itu Ebram dan sahabat sahabatnya sedang makan bersama.
Sahabat sahabat nya terkejut, baru kali ini ada perempuan yang seberani itu.Biasanya mereka akan takut pada Ebram, apa lagi jika Ebram marah.
Ebram memiliki 3 sahabat karib, yaitu Revan, Hasan dan Ardi.
Karna kejadian itu semua sahabat nya mengejek nya.
"Hahahahah!!!!!" tawa sahabat sahabatnya.
"Menarik juga perempuan itu" Revan.
"Baru tau kan rasanya diomelin cewek? biasa nya kamu yang marah marah sama cewek" Ardi.
"Mungkin bidadari untuk Ebram yang dikirim dari surga" Hasan
"Surga??!!! ini mah bukan surga tapi neraka!!!" jawab Ebram kesal.
"Jangan ngomong gitu... nanti kalo beneran jodoh gimana?" Hasan
__ADS_1
"Gak mau aku punya kayak gitu."
"Gak papa lah ,cantik kok" Revan.
Ebram tidak mau mendengar ejekan sahabat sahabat nya itu , dan langsung pergi.
FLASHBACK OFF( mohon maaf kalo salah karna author kurang paham)
"Katanya gak mau punya istri kayak gini" ejek Hasan.
"Kamu mau ngobatin atau ngejek aku, aku cari dokter lain aja" dingin
"Iya iya "
Hasan memeriksa Kyrana sambil sesekali melirik ke arah Ebram.
"Kok dia basah kuyup gini sih?? kalian abis mandi bareng ya??!!! " tanya Hasan.
"Gila !!!!!! kami berdua gak mandi bareng, dia kehujanan!!!!!" kesal Ebram.
"kamu kira aku bocah 5 tahun hah?!!! aku gak mudah ditipu, jelas jelas dia kedinginan dan kecapek an, kamu pasti ngelakuin hubungan suami istri di kamar mandi kan??? karna kelamaan di kamar mandi makanya dia pingsan." panjang lebar.
Ebram hanya diam tidak menjawab, dia sangat malas menjelaskan hal hal yang tidak penting.
Dua kelopak mata Kyrana terbuka, ia merasa kepalanya pusing.
"Sudah sadar?" dingin
"A aku kenapa?"
"Kamu pingsan"
Ebram berjalan mendekati Kyrana dengan membawa semangkuk bubur buatan Mama Zao.
"Makan dulu"
"Tidak , aku tidak lapar"
"Jangan bohong, jelas jelas kau belum makan"
Ebram menyodorkan sendok ke mulut Kyrana.
Berniat ingin menyuapinya.
"Biar aku sendiri"
"Jangan bandel ! jika kau sakit parah bagaimana!! kau ini, baru saja sehari tinggal disini tapi sudah buat masalah"
sepasang mata tua sedang diam diam memperhatikan mereka.
Hehehe tuan muda, kau juga baru saja tinggam dengan nya sehari, tapi hati mu perlahan mulai luluh, lebih mudah dari perkiraan ku.
Ebram terlihat sangat perhatian , dia bahkan menyelimuti Kyrana sebelum tidur.
"Apa kau mau kecupan selamat malam?"
"Ah apa?! tidak tidak itu tidak perlu, kamu istirahat saja" gugup dan keget.
Aneh, bukannya wanita suka kecupan. batin Ebram.
Mereka berdua terlelap, Kyrana tidur di kasur, sedangkan Ebram tidur di atas sofa yang berada dikamarnya.
__ADS_1
BERSAMBUNG