Suami Aroganku

Suami Aroganku
Tidak suka disentuh


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 21:00


Seorang laki laki sedang duduk memandang keluar jendela, matanya terlihat sedih, pikirannya sedang berkelana jauh ke masa lalu, dialah Ebram Jayachandra, CEO yang terkenal dengan sikapnya yang dingin, kejam dan arogan,orang orang hanya melihatnya dari luar, tidak ada yang tau bahwa dia juga mengenal rasa sedih.


Dering Handpone membuyar kan lamunannya.


"Siapa?" tanya nya dingin kepada orang di balik telepon.


"I ini saya tuan.." tergagap.


"Ada apa?"


"Saya sudah menemukannya tuan"


Sebuah sengiran muncul di bibirnya.


"Bawa dia ketempat biasa"


"Siap tuan"


Matanya melihat kearah foto yang terletak di meja kerjanya itu, tiba tiba, dia teringat denga gadis yang ada dirumahnya.


Kenapa aku selalu teringat padanya??


Bruuuukkk ( seorang membuka pintu )


"Bram..nongkrong yuk!" ajak Andra salah satu sahabat Ebram.


"Sibuk" datar.


"Bentar aja, numpung yang lain juga ada waktu luang"


"Ya"


"Nah gitu dong!!" Andra merangkul bahu Ebram.


Gio masuk kedalam ruangan.


"Apa tuan muda ingin pulang?"


"Gio, berikan ini kepada Kyrana" menyerahkan sebuah kotak

__ADS_1


"Katakan kepadanya, aku akan pulang terlambat."berlalu pergi.


Apa tuan muda tidak ingin nona muda khawatir?? sepertinya benar kata Mama Zao, tuan muda sudah mulai menerima nona muda.


Kyrana duduk diruang tengah, menunggu Ebram yang tak kunjung pulang


Kemana dia?? kenapa jam segini belum pulang, biasanya jam delapan malam sudah pulang.


Ckeleekkk ( tiba tiba pintu terbuka )


"Tuan, kau baru pulang!!" Tanpa melihat orang yang datang.


Ternyata yang datang adalah Gio.


"Gio, kemana tuan??"


"Tuan muda masih ada urusan,dia akan pulang terlambat, tuan muda mengatakan, kau tidak perlu mengkhawatirkannya, dia juga memberikan ini untukmu" menyerah kan sebuah kotak berwarna hitam yang diberi pita berwarna merah.


Kyrana menerimanya.


"Terima kasih"


Gio mengangguk dan pergi.


Kyrana masuk ke kamar dan duduk diatas kasur.


Dia membuka kotak dengan perlahan, ternyara itu adalah sebuah Handpone keluaran terbaru.


Dia dalam kotak bagian bawah terdapat sebuah kertas.


Aku membelikanmu hp baru, agar kau tidak memakai hp jelek itu lagi, jangan berfikir terlalu jauh, aku tidak punya maksud lain, aku hanya muak melihat hp kuno mu itu.


Isi didalam kertas itu.


Walaupun Ebram sudah mengatakan bahwa dia tidak memiliki maksud lain,akan tetapi Kyrana tetap merasa bahagia, dia merasa hatinya ingin keluar dari dada nya.


Ebram dan sahabat sahabat nya minum minum di sebuah bar.


"Hasan..kenapa kau tidak minum??" tanya Andra.


"Hey!! bicara dengan benar, seorang dokter pergi ketempat seperti ini, itu sangat memalukan, itu akan merusak reputasiku"

__ADS_1


Semuanya terkekeh.


Ebram sudah minum 20 botol, akan tetapi dia tidak mabuk sama sekali, toleransi alkoholnya sangat baik, walaupun itu terkadang membuat nya menderita, tidak bisa mabuk membuat nya tidak bisa melupakan kesedihannya sejenak.


Semua teman teman nya mabuk, kecuali dia dan Hasan.


"Hasan kau jaga mereka sebentar" pergi.


"Kau mau kemana?!!!" teriak Hasan namum diabaikan.


Ebram berjalan diantara keramain orang, beberapa perempuan mencoba menggodanya,akan tetapi ia hanya mengabaikannya.


Seorang wanita tiba tiba mendekatinya.


"Tuan, ayo bermain denganku.." godanya.


Ebram hanya diam bahkan tidak melihat kearah wanita itu.


"Tuan, kenapa kau diam saja?? lihat lah wajahku, aku adalah wanita paling cantik di tempat ini!" tiba tiba memegang dagu Ebram.


Emosi Ebram memuncak, dia paling tidak suka disentuh seenaknya oleh orang orang.Tapi itu pengecualian untuk Kyrana, walaupun dia mengatakan kesal, namun didalam hatinya ia merasa senang diperlakukan manja oleh Kyrana.


"Apa kau ingin main?" tanya Ebram dingin.


Perempuan itu mengangguk dan tersenyum.


"Ayo"


Ebram bejalan diikuti wanita itu, mereka berjalan sampai ke belakang bar.


"Kenapa kita di sini??" tanya wanita itu


Ebram memastikan bahwa tempat itu sepi, tiba tiba ia menghadap kearah wanita itu dan mencekik lehernya, sampai wanita itu terangkat.


"Apa kau tau, aku paling tidak suka di sentuh sembarangan, dan aku sudah lama tidak bermain"tersenyum mengerikan.


Ia mengeluarkan pisau lipat dari dalam saku celananya, dan.... merobek k*l*t l*h*r perempuan tadi, d*rah keluar dengan deras.


Ebram mengeluarkan korek, dan membakar tumpukan sampah di sampinya, semua sampah itu terbakar,dan api meyambar ke bangunan bar dan dia melempar m*y*t perempuan tadi kedalam api yang membara, bersama dengan pisaunya juga.


Bar pun kebakaran, Ebram dan teman temannya sudah keluar,meraka keluar melalui pintu rahasia, baru saja mereka keluar dan tiba tiba bar pun meledak.

__ADS_1


Tidak ada yang tersisa.


Bersambung.....


__ADS_2