
Jam menunjukkan pukul 12:00 malam, Ebram berjalan santai,rumahnya terlihat sepi, karna semua orang telah tidur,lampu lampu di dalam rumah sudah di matikan.
Ia melewati kamar Kyrana,yang pintunya sedikit terbuka.
Diam diam Ebram masuk kedalam kamar Kyrana ,dia melihat Kyrana yang tergeletak di atas kasur dengan memeluk kotak hitam,dia ingat sekali bahwa itu adalah Handpone yang ia belikan untuk Kyrana.
Ia meletakkan kotak itu ke atas meja dan menyelimuti Kyrana.
Matanya menangkap wajah yang sedang tidur dengan pulas,entah mengapa,ia tidak bisa merasa marah atau kesal terhadap gadis di hadapannya ini.
Ebram keluar dari kamar Kyrana, dan menutup pintu dengan perlahan.
Ketika akan berbalik, ia terkejut melihat Mama Zao yang berdiri di belakangnya sambil mensenteri wajahnya.
"Aaaaaa!!! Mama Zao!! mengagetkan saja!!"
"Hehehe maaf Tuan muda, aku ingin mengambil air minum di dapur."
Ebram melambaikan tangannya, menandakan bahwa Mama Zao boleh pergi,dan dia segera pergi ke kamarnya.
Kyrana terbangun jam 05:00 pagi.
Ia melaksanakan ibadah sholat shubuh dan mengaji,setelah selesai, ia berjalan keluar balkon kamar untuk menghirup udara pagi yang segar.
Sebenarnya bahagia itu mudah,asalkan kita mau,janganlah terbebani dengan liku liku kehidupan,karna semuanya hanya sementara,hidup ini hanya sekali,maka gunakan waktu mu sebaik baiknya, tenangkan pikiran,hirup udara pagi seperti ini,dan terseyum.
Semalaman Ebram tidak tidur,dia menghabiskan waktu nya diruang kerjanya,pagi ini ia ingin berolahraga diruang olahraganya,ketika sedang berjalan melewati kamar Kyrana,entah mengapa perasaannya ingin sekali masuk kedalam kamar itu.
Ebram membuka pintu,namun tidak menemukan sosok gadis itu diatas kasur,ia melihat ke arah pintu balkon yang terbuka,dan melihat seorang perempuan yang berdiri dengan rambutnya yang diterbangkan oleh angin.
Ebram berjalan mendekati gadis itu,dan memegang pundaknya.
"EH SUAMIKU GANTENG!!" kaget dan tak sengaja mengucapkannya.
Ebram tertawa mendengar apa yang dikatakan Kyrana.
"Kau ternyata diam diam memikirkan dan mengagumi ketampanan ku ini ya..." goda Ebram.
"Aku hanya terkejut"
"Ayo temani aku berolahraga!"
"O oke"
Kyrana mengganti bajunya dan segera menyusul Ebram.
"Apa yang harus aku lakukan disini tuan??"
"Yahhh terserah kau saja,banyak yang bisa kau lakukan"
__ADS_1
Kyrana hanya duduk dan menonto Ebram berolahraga.
"Apa kau tidal suka berolahraga??" tanya Ebram.
"Aku suka olahraga,hanya saja aku ingin melihat mu"
Jantung Ebram berdetak dengan kencang.
Dasar jantung tidak bisa diajak kompromi!!
"Olahraga apa yang kau suka?"tanya Ebram lagi.
"Aku suka berenang,basket, senam lantai,dan masih banyak lagi" santai.
"Kau bisa bermain basket???"
"Yaa"
"Aku juga suka basket,waktu aku sekolah,aku adalah pemain basket paling tenar disekolah" bangga.
"Sudah kuduga, kau pasti seperti laki laki di drama korea,yang banyak fans nya dan sering didekati banyak perempuan."
"Tentu saja!! aku tampan,pintar,berbakat dan kaya!!"
Kyrana hanya tersenyum.
Bruuuukkk
seseorang menabrak Kyrana.
"Maafkan aku.." kata orang asing itu.
"Tidak apa apa" lembut.
Ketika Kyrana melihat orang yang menabraknya,betapa terkejutnya dia,orang itu juga terkejut ketika melihat Kyrana.
"Nabila!!???" kaget.
"Kiki!!" langsung memeluk Kyrana.
"Aku merindukanmu.." gumam Kyrana.
"Aku juga,aku pergi kesini untuk kuliah,aku sudah mencoba mencarimu, apa kau tau betapa khawatirnya aku!!"
"Maafkan aku,hp ku rusak dan tak sengaja di restart ulang"
"Tidak apa apa,yang penting kita bertemu lagi"
Kyrana dan Nabila mengobrol dan makan bersama disebuah kafe,sedangkan Mama Zao sudah pulang.
__ADS_1
Ketika sedang mengobrol dan tertawa,mata Kyrana melihat laki laki yang sangat ia kenal,yaitu Ebram,ia melihat Ebram baru saja datang bersama Amor.
"Ki..kenapa melamun??" tanya Nabila.
"Enggak kok"
Ebram juga terkejut melihat Kyrana.
Amor sengaja duduk di meja yang tepat bersebelahan dengan meja Kyrana.
Dia juga sengaja menempel terus pada Ebram.
Kyrana merasa kesal namun tidak terlalu mengopeninya.
Tiba tiba seorang laki laki datang mendekati meja Kyrana dan Nabila.
"Saya boleh duduk disini gak mbak?" sapa laki laki itu
"VERO?!!! "teriak Kyrana dan Nabila berbarengan.
Vero adalah salah satu teman akrab Kyrana dan Nabila waktu SMA.
Mereka tertawa bersama.
"Cih..dasar ******!! nempel nempel terus sama semua cowok" Ejek Amor kepada Kyrana.
"Murahan" ejeknya lagi.
Kyrana meminum jus nya dengan santai lalu melihat kearah Amor dengan senyum merendahkan.
"Iya mbak...mbak bener banget.. ada ****** disini,dia suka deket deket terus sama suami orang" kata Kyrana yang sengaja berpura pura tidak tau bahwa Amor mengejeknya.
"Katanya dia model terkenal,anak orang kaya,tapi kok mau jadi pelakor,kayak gak ada yang lain aja,kemana coba harga dirinya,percuma anak orang kaya,kalo tingkah nya sama kayak perempuan perempuan dipinggir jalan" berbicara dengan gaya emak emak arisan.
"KAU?!!!! "Amor tiba tiba berdiri dan menunjuk Kyrana.
"Terus saja ejek aku,karna aku akan menjadi istri Ebram!!" bangga
"Oh ya??!! silakkan, terserah aku tidak peduli,pintu gerbang jayachandra akan terbuka untuk wanita wanita yang mau menjadi istri Ebram jayachandra,karna istrinya tidak peduli!!!"
Ebram sedang minum,bibirnya tersenyum mendengar apa yang dikatakan Kyrana,gadis ini sangat unik,walaupun dia masih sangat muda,hatinya bersih dan tulus,namun dia memiliki lidah yang berbisa ketika melawan orang orang yang mengganggunya.
Amor hanya bisa terkejut dan menganga,bukankah gadis ini terlalu berani.
Sedangkan dua teman Kyrana hanya menatap adegan ini dengan bingung.
Bersambung..
Maaf ya readers...author baru up sekarang,maaf karna uthor belum bisa crazy up,besok author janji bakal crazy up, makasih dah setia membaca karya author...
__ADS_1