
Kiki berdiri di bawah hujan yang deras dengan air mata yang selalu mengalir.Tak tau harus berbuat apa.
Dari kejauhan, Nabila melihat Kiki, dia segera berlari menghampiri Kiki dan merangkulnya.
"Udah Ki jangan nangis...ayo kita pulang, jangan hujan hujanan kaya gini, nanti sakit."
Kiki memandang Nabila dengan mata yang sembab, lalu mengangguk setuju.
********
Hujan masih turun dengan deras, Nabila telah pulang kerumahnya, kini tinggal Kiki yang termenung sendiri.
*Aku gak boleh gini, aku harus kuat, aku harus maju, aku harus buktiin kalo aku juga bisa maju, dan gak akan mudah jatuh*
Pagi telah datang, Kiki sudah lebih baik, dia telah ikhlas akan apa yang telah Allah takdirkan untuk nya.
"Pagi Oma..."Sapa Kiki sambil memeluk Omanya yang sedang duduk di meja makan.
"Pagi juga cantik..kenapa kaya nya semangat bener??"
"Iya dong Oma..Kiki kan harus semangat , jalan hidup Kiki masih panjang.."
"Wahhh...cucu Oma memang pinter, sekarang dah tambah dewasa aja. kamu kan dah lulus, rencana mau gimana??"Tanya Oma.
"Kiki mau kuliah aja Oma,Kiki mau dikota bareng Papa, Mama sama kak Lila."
"Jadi Oma mau kamu tinggal sendiri..."
"Kalo Oma mau,ayo ikut juga ke kota."
"Gak usah, Oma di sini aja, kamu nanti udah sarapan ini langsung telpon Papa Mama mu, suruh jemput.Nanti kalo di sana belajar yang bener, raih cita cita mu."Nasehat Oma.
"Siap Komandan " jawab Kiki sambil hormat menirukan tentara.
Setelah makan , Kiki mencoba menghubungi orangtua nya, berkali kali dia menelpon, tapi tidak juga dijawab.Akhirnya dia memutuskan untuk menghubungi kakak perempuan nya.
"Assalmualaikum ka Lila..."
"Waalaikumsalam.." Jawab nya lirih, seperti baru saja menangis.
"Kak..kakak kenapa? kok kaya nangis?"
"Ki...."panggil nya lirih..
__ADS_1
"Kenapa kak???!!"tanya Kiki panik.
"Mama Papa Ki...Mama sama Papa kecelakaan"
Tagggggg!!!... Hp yang Kiki pakai terjatuh, air mata mulai mengalir...suara tangisan nya mulai memburu.
*Ya Allah.......mengapa begitu besar ujian yang engkau berikan..... apa hamba mu ini akan sanggup...*
Berduka, berduka dan berduka...
Kiki kembali berduka,dan kembali jatuh.Walaupun begitu, Allah telah menanamkan ketenangan di hati nya.
Orangtua Kiki adalah salah satu pengusaha kaya dan sukses di kota Y, yaitu tuan Idris Subhianto Thino, CEO perusahaan Thino group.
Kiki langsung pergi ke kota Y setelah mendapat kabar duka orangtua nya.
"Kiki pergi ya Oma.. Oma jaga kesehatan."
"Maafin Oma ya Ki..Oma gak bisa ikut"
"Gak papa kok Oma, bik ijah.. (pembantu dirumah Oma) tolong jaga Oma ya .."
"Iya neng...pasti bibi jaga"
"Bil aku pergi ya...jaga diri baik baik, kalo kamu perlu apa apa, kamu bisa dateng ke aku ."
"Iya Ki, kamu juga hati hati, yang sabar ya, tetel semangat."
Setelah berpamitan, Kiki segera naik kemobil jemputan yang telah di antar oleh kakak perempuannya.
*******
Kiki membuka mata nya, dia melihat keluar jendela mobil. Kota yang ramai dan padat, sungguh berbeda dengan di desa.
"Pak, kita dah sampai belum?"tanya Kiki pada sopir.
"Sebentar lagi kita sampai non.."jawab nya sopan.
Beberapa menit kemudian, mobil masuk ke dalam perumahan elit, dan masuk kedalam halaman rumah yang sangat besar menurut Kiki.
"Kita dah sampai non.."
"Ini rumah nya pak??"
__ADS_1
"Iya non..."
Jujur saja, Kiki tidak pernah tinggal di kota , sejak kecil dia tinggal dengan Oma, dan tidak pernah ke kota.
(bayangin aja kayak gini ya readers, maaf ya pak /buk yang punya rumah, rumanya author pajang dikitπ π π ππππ)
"Sungguh rumah ini agak terlalu mewah kan?? " koment Kiki.
Kiki baru saja melangkah masuk, Tiba tiba Lila muncul dari dalam rumah dan berlari memeluk Kiki.
"Ki....Mama Papa..."
"Kita harus sabar kak, semua ini udah takdir"
Lila mengangguk, dan menarik adik nya masuk ke dalam rumah.
Di dalam rumah ada cukup ramai orang. Ada beberapa tetangga dan juga teman teman bisnis Pak Idris.
Kiki duduk bersimpuh di depan tubuh ke dua orangtuanya. Dengan kepala menunduk.
Setelah kedua orangtua Kiki dikubur, orang orang ber angsur angsur pergi, kecuali sepasang suami istri yang sepertinya seumuran dengan orangtua nya.
"Kamu pasti Kiki kan?"Tanya ibu itu ramah.
"Iya tante"
"Kamu yang sabar ya"
"Makasih tante" jawab Kiki sambil menunjukan senyum manis nya.Yang seketika membuat orang yang melihat nya terpesona.
"Bener kata Papa Mama mu, kamu anak yang cantik dan baik. Sebenernya ada yang mau tante sampein ke kamu, memang ini agak gak pantes kalo di bahas sekarang, tapi ini keinginan terakhir orangtua kamu."
"Keinginan apa tante?"tanya Kiki heran.
"Sebelumnya, orangtua kamu sempet di bawa kerumah sakit, dan mereka sempet sadar sebentar, mereka bilang mereka sayang sama kamu dan Lila, dan mereka mau kamu nikah sama anak sulung tante."
"Hahhhh!!!! nikah??!!!!"
*Ya Allah apa yang sebenerbya terjadi??!*
BERSAMBUNG
__ADS_1
Jangan lupa like , koment dan vote nya ya readers..πππππ