
Makan malam keluarga akan diadakan dirumah orangtua Ebram.
Ebram sengaja datang terlambat, karna ia suka ketika orang orang menunggunya, dan dia tidak suka menunggu orang lain.
Ebram menunggu di dekat tangga dengan mata tertuju ke arlojinya.
Takk takk ( suara sepatu )
"Kau lama sekali!!! aku sudah menunggu selama 5 menit, aku merasa jamuran!!!" berbicara tanpa melihat Kyrana
"Apa bajuku cocok untuk tema makan malam?" tanya Kyrana dengan malu.
Ebram melihat ke arah Kyrana dan terkejut, betapa cantiknya gadis ini, walaupun sederhana, namun terlihat manis dan cocok.
"Untuk apa terlihat sangat cantik, lagi pula ini hanya makan malam biasa" berpura pura datar.
"Apa aku perlu mengganti baju??"
"Tidak perlu!! membuang waktu saja!! ayo pergi!!!"
Mobil memasuki gerbang rumah yang sangat mewah, terlihat dua mobil sudah terparkir di parkiran.
Ebram berjalan, dan secara tiba tiba menggandeng tangan Kyrana.
Di meja makan terlihat orangtua Ebram duduk berhadapan dengan Om Panca dan Tante Nia, dan di sebelah tante Nia , duduk seorang wanita berparas cantik dan berpakain seksi.
"Apa kau sangat suka membuat orang lain menunggu?" Tanya Om Panca tiba tiba.
"Aku tidak pernah menyuruh orang lain menungguku,justru orang itu sendiri yang ingin menunggu" Dingin.
"Sudahlah, ayo duduk dulu" Sela Papa.
"Kyrana sini nak.." panggil Mamah.
Kyrana mendekati ibu mertua nya itu dengan senyum nya yang cantik.
"Jadi ini menantu yang kalian banggakan itu? sangat biasa" kata Tante Nia dengan kasar.
"Tak peduli menurut orang dia seperti apa, karna menurutku dia adalah menantu idaman ku, dan menantu yang sangat sempurna" bela Mamah Mila.
Sebenarnya, Mamah Mila dan tante Nia tidak pernah akur,mereka adalah musuh dalam selimut.Tante Nia selalu iri dengan Mamah Mila,karna Mamah Mila lebih kaya darinya,dan Mamah Mila adalah menantu kesayangan keluarga Romanov.
"Ebram apa kamu tau siapa yang ada di samping tante???"tanya nya dengan senyum palsu.
"Siapa? aku tidak kenal" menjawab tanpa melihat ke arah Tante Nia.
__ADS_1
Memang benar,dari tadi Ebram tidak melihat ke arah wanita seksi yang berada di samping tante Nia, karna entah kenapa,matanya sangat ingin melihat perempuan manis yang telah sah menjadi istrinya.
Wanita seksi itu berjalan mendekati Ebram dan memegang tangan Ebram.
"Kak Ebram !!! kak Ebram gak lupakan sama Amor??!!" Manja.
"Kalo aku lupa?" dingin
"Ihhhh jangan bercanda...." sambil menggoyang goyangkan tangan Ebram.
Ebram tidak menjawab dan tetap meminum teh.Sedangkan Kyrana, dia tidak peduli dengan Amor, lagi pula , dia tidak mau tau tentang hubungan Ebram dan Amor.
"Teh ini tidak enak, lebih enak buatan istriku, kau mau kan membuatkan Teh untuk ku Kiki yang manis.." meminta dengan lembut dan manja.
Semua orang terkejut , Ebram yang terkenal dingin , kejam, dan arogan, ternyata juga bisa bersikap manis dan manja.
Sebenarnya Kyrana tau niat tersembunyi Ebram, dia tau bahwa Ebram melakukan ini agar membuat Amor cemburu.
Sepertinya permainan ini menarik...hehehe ( batin Kyrana)
"Tentu saja suami ku yang palingggggg unyukkkk" sambil mencubit pipi Ebram.
Semua orang dibuat tambah terkejut , bukan kah mereka sangat romantis.
Siallll gadis ini mengambil kesempatan dengan ku... (Gerutu Ebram dalam hati)
Kyrana pergi kedapur untuk membuat teh.
"Tentu saja! aku bahkan rela memberikan semua hartaku untuk nya!!"
Orang tua Ebram senang mendengar jawaban Ebram, mereka tau , bahwa pasti suatu saat nanti , Kyrana dapat memberikan kebahagian untuk Ebram.
Kyrana datang dengan membawa teh, dan menuangkan nya untuk semua orang.
"Benar kata Ebram, teh buatan Kyrana memang sangat enak!!" puji Papa.
Sebenarnya, Ebram meminta Kyrana membuatkan nya teh, bukan hanya untuk membuat cemburu Amor, namun karna dia memang ingin minum teh buatan Kyrana.
BRAAAAKKKKKK (suara pintu terbuka)
"MAMA !!! PAPA!! ANAK MU YANG PALING CANTIK PULANG!!! " teriak seorang gadis.
Semua orang melihat ke sumber suara, ternyata yang datang adalah Gina, adik kandung Ebram.Selama ini dia bersekolah di luar negri, maka dari itu dia tidak datang di hari pernikahan Ebram dan Kyrana.
Gina melihat kearah semua orang.
"Gina ganggu ya.... maaf ya semua..." sambil tersenyum.
__ADS_1
"Gina! sini duduk!" perintah ibu.
Gina berjalan dan melihat kearah Kyrana yang duduk diantara Mamah Mila dan Ebram, dia mendekati Kyrana, dan memandang nya cukup lama, membuat semua orang heran dengan tingkahnya, sedangkan Kyrana merasa risih.
Tiba tiba....
"Aaaaaaa !!!! cantik nya!!!!! ya ampun!!!! kamu pasti kakak ipar ku kan!!??? cantik sekali!!!" Sambil memeluk dan mencubit cubit pipi Kyrana.
"Ya ampun kak Ebram nemu bidadari dimana sih??!! kok cantik banget!!!" masih dengan mencubit Pipi Kyrana
"Bukan kak Ebram yang nemuin, tapi Mamah" jawab Mamah Mila bangga.
"Nemu dimana mah??? di sana ada pengeran ganteng gak???" penasaran
"Gak ada!! udah udah ayo makan dulu!!"
"Apa kau tidak mau menyapa Om dan Tante mu ini?" tanya Om Panca.
"Hai Om tante..." langsung duduk di kursi kosong yang berada di sebelah Papa nya.
Gina tidak melihat kearah Amor.
"Gina, kau masih ingat aku tidak?" tanya Amor sok akrab.
"Hmmm siapa ya??" dengan gaya sombong.
"Dulu kita sering ketemu lho.."
"Maaf lupa" datar.
"Ini tu Amor lho Gin...dia Model terkenal" Tante Nia sengaja mempamerkan prestasi Amor.
Sedangkan Amor terseyum malu, tapi di dalam hatinya ia merasa bangga dan sombong.
"Ohhhhh Amor.!! si model terkenal itu..." jawab Gina seperti baru tau.
"Kamu tau kan??" tanya tante Nia
"Iya aku tau, tapi bukan nya belakangan ini romor yang beredar katanya dia jadi simpanan Om Om ya...??" sengaja membuka aib.
Tante Nia dan Amor terkejut dan terbakar emosi.
"Jaga bicara mu ya!!!!" bentak Amor.
"Slow dong mbak.."
Amor telah terjatuh ke dalam perangkap Gina, dan dia sadar itu, dia melihat ke arah Ebram yang minum teh dengan sengiran mengejek di ujung bibirnya.Merasa malu, dia langsung berlari pergi dari rumah itu.
__ADS_1
BERSAMBUNG
Kasih bintang Lima ya readers.... love you all