Suami Aroganku

Suami Aroganku
2G moments


__ADS_3

Gio sedang menunggu seseorang di dalam mobil.


Seorang gadis berjalan keluar dari gerbang kampus,dengan gaya nya yang fashionable,membuat semua orang melirik dan memandangnya,bukan hanya itu saja,bahkan ada beberapa yang sampai mengikuti di belakang.


"Dia masih memakai sendal jaman nenek moyang itu??" guman Gio yang melihat Gina.


Gina mendekati mobil Gio,dia membuka pintu mobil,sebelum masuk dia berbalik melihat kearah kerumunan yang mengikutinya sejak tadi.


"Bye bye semua!! Emmuuahh" memberikan kiss bye atau flying kiss.


"Aaaaa!!! " sontak seluruh orang berteriak.


Sedangkan Gio hanya bisa geleng geleng sambil memijat pelipisnya.


Ciri ciri playgirl nihhh .Batin Gio


Gina duduk dikursi depan,disebelah Gio.


"Kenapa duduk disini?" tanya Gio


"Terserah ai lah mau duduk dimana"


Gio hanya bisa menghela nafas.


Selama perjalanan,tak henti hentinya Gina bertanya kepada Gio.


"Heh Kak Gio!! apa kamu sudah punya pacar??" kepo.


"Belum"datar


"Sudah kuduga,mana ada orang yang mau dengan mu" langsung main hp


Kau berniat mengejek ku ya... Batin Gio


Sesaat hening...


Tiba tiba


"Heh kak Gio!!!!" berteriak dengan suara cempreng.


"Eh AYAM AYAM!!!!" kaget

__ADS_1


"Hahahaha!!!! kak Gio mau makan ayam yah???!!" tertawa terbahak bahak.


"Kau mengaget kan ku nona.." dengan wajah datar yang kesal.


"Helehh ngelesss,ayo kita ke KFC makan ayam!!!!" bersemangat.


Gio hanya bisa menurut.


Kalo bukan karna tuan muda,aku tak mau menjemput anak satu ini.


Mereka sampai di KFC,dan duduk di meja yang sama dengan posisi berhadapan.


"Kau pesan apa??" tanya Gina


"Tidak nona kau saja"


"Gak usah malu malu,padahal mau..." tersenyum menggoda


"Tidak nona" menolak sopan.


"Ya sudah lah"


Dia makan lahap,sedangkan Gio hanya melihat sambil geleng geleng kepala.


"Gio....kamu mau???" menyodorkan sepotong paha ayam yang baru saja ia gigit.


"Tidak nona,aku tidak..." belum selesai bicara,tiba tiba Gina langsung memasukan paha ayam itu kedalan mulut Gio yang terbuka.


"Nah!! bagaimana rasanya?? enak kan?!!" tanya Gina tanpan rasa berdosa.


Gio hampir saja tersedak.


"Nona...saya hampir saja mati.."


"Kenapa?? apa kau alergi ayam??"


Gio tidak tau harus menjawab apa,dia bosan bicara terus


Lebih baik bicara dengan Mama Zao dari pada perempuan ini


Setelah makan mereka segera pulang.

__ADS_1


"Eh Gio,apa kau punya waktu nanti malam?" tanya Gina.


"Kenapa emangnya nona muda?"


"Ayo pergi jalan jalan!!"


"Emangnya kau ingin jalan jalan kemana nona muda,sepertinya semua tempat bagus di negara ini sudah pernah kau datangi semua"


"Iya ya" jawab Gina.


Aku kerjain aja lah sekali kali gak papa.Batin Gio.


"Ada satu tempat yang belum pernah kau datangi nona muda"


"Oh ya?? dimana itu??" penasaran.


"Di neraka"


"Emangnya kau tau jalan nya kemana??"


"Tau" santai


"Mana?? sarelock dong!!"


"Nona muda,apa kau mau kesana??"


"Tentu saja"


"Apa yang akan kau lakukan disana??"


"Nanti kan kita pergi berdua,sampai sana,kubuang kau kedalam neraka,biar gak balik lagi,terus aku tinggal kabur deh.."


Niat ku pengen ngerjain dia,tapi kok aku yang dikerjain balik ya?? Gerutu Gio


Rasain kau sekertaris jelek!! kau kira mudah melawanku!! Gina dilawan


Aku rasa untuk kedepan,aku tidak mau lagi menjemput wanita ini lagi,bagaimana bisa sopir pribadinya bisa tahan ya?? salut aku..


Batin Gio


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2