Suami Aroganku

Suami Aroganku
BAB 15 Kau berani ya..


__ADS_3

Setelah kepergian Amor, Om Panca dan Tante Nia juga pergi , dan makan malam berjalan lancar, dengan adanya canda tawa dari Gina dan Kyrana.Gina dan Kyrana memiliki umur yang tak jauh berbeda,hanya selisih 1 tahun.


"Mah...Gina mau tidur di rumahnya kakak ya mah...boleh kan..??" bujuknya kepada Mamah Mila.


"GAK BOLEH!!" jawab Ebram tiba tiba.


"Dasar pelit!!! cuman numpang tidur doang kok, lagi pula Gina pengen ngobrol ngobrol sama kak Kyrana."


"Tetap tidak boleh" dingin.


"IHHHHH!!! Orang pelit kuburnya sempit lhoo..."


"Nanti aku beli satu hektar tanah untuk kuburku sendiri, biar gak sempit" datar.


"Kok kak Kyrana mau nikah sama dia? kan dia agak edan.." gumam Gina kepada Kyrana, namun dapat didengar oleh Ebram


"Sini!! ada yang mau kakak kasih tau sama kamu" panggil Ebram.


Gina mendekatkan telinganya kearah Ebram, Ebram mulai berbisik pelan.


"Kamu gak boleh tidur dirumah kakak, karna kakak ada bisnis penting, kakak mau buat bayi.." bisik nya pelan


Gina melihat kearah Kyrana dengan senyum menggoda, membuat Kyrana bingung.


"Huwohohoho...oke lah kalo gitu...Gina gak akan tidur dirumah kakak...." tertawa bahagia.


"Kakak ipar yang kuat ya..semangat...aku pada mu... "


Gina berbisik di telqinga Kyrana.


"Hati hati ya kak...tenaganya kak Ebram itu kuat lhoo.." bisik nya .


Gina pergi ke kamarnya dengan tertawa? sambil berjalan melakukan siaran langsung di IG nya.


"HAIII GAESSSS...tau gak...gue bahagia bangettt bentar lagi gue jadi tanteeee...ucapin semangat dong untuk kakak gue.." sambil berlalu pergi.


Kyrana masih bingung dengan maksud Gina.

__ADS_1


"Ebram..sekarang kamu pulang..kasian Kyrana.. dia keliatan capek" perintah Mamah.


"Hmmm" langsung menarik tangan Kyrana.


"Mah.. Pa..Kyrana pulang dulu ya..." tergopoh gopoh.


"Iya nak..." serempak.


Ebram terus menarik tangan Kyrana dengan kasar, mereka masuk ke dalam kamar Kyrana.


Ia membanting tubuh Kyrana ke atas kasur dengan kasar, lalu menindihnya.


"Kau ternyata berani ya..." gumamnya pelan namun dingin.


Wajah mereka sangat dekat..


"A apa yang an da maksud tuan.." takut .


"Kau berani menyentuh dan mencubit wajahku..aku tidak suka disentuh oleh orang lain.."


"Cih.., hanya maaf?"


"A apa yang harus ku lakukan??"


"Kau telah membuatku..." mendekatkan bibirnya ke leher mulus Kyrana.


Tiba tiba...


"Nona muda!! anda sudah pulang...apa aku harus menyiapkan sesuatu!!!?? " teriak Mama Zao yang tiba tiba masuk ke kamar.


Ebram dan Kyrana terkejut, begitu juga dengan Mama Zao.


"AAAAAAA!!!!!!!" Teriak Mama Zao sambil berlari, sebenarnya Mama Zao berteriak karena terkejut dan bahagia, akhirnya Tuan mudanya ini memiliki perempuan lain dalam hatinya.


"Mama Zao sialan..." gerutu nya.


Ebram segera membenahi bajunya dan langsung keluar dari kamar Kyrana, merasa malu dan kesal.

__ADS_1


Kyrana segera duduk dari posisinya, tiba tiba Mama Zao masuk sambil berlari kecil dan menutup pintu kamar.


"Nona muda apa yang kalian lakukan???!!! " bebisik dengan senang.


"Kami tidak melakukan apapun.." biasa saja


"Jangan bohong!! jelas jelas mata tuaku ini melihat sendiri"


"Kami tidak melakukan apapun!! dia hanya mencoba mencium leherku" polos.


"Ya ampun....!!! itu berarti kalian akan segera melakukan nya..!!!" sangat bahagia


"Melakukan apa??" bingung.


"Tentu saja membuat anak!!!!"


"Ya ampun...kenapa harus membuat?? jika tuhan berkehendak, pasti anak akan datang dengan sendirinya.."


"Nona muda jangan bodoh!! berhenti bicara tuhan tuhan, apa kau tau cara berhubungan i***m??"


"Maksud mu hubungan suami istri??!"


"Iya!!"


"Aku tidak tau!!! lagi pula untuk apa aku tau?!!"


"Nona muda, anda harus melakukan itu bersama tuan muda!! anda harus memberinya keturunan!!"


"APA??!!! aku harus melakukan itu juga?!!!"


"Tentu saja!! itu adalah kewajiban istri.."


Oh...jadi ini maksud dia tadi sore, kenapa tadi sore aku tidak mengerti ya....??? dasar Kyrana bodohhhh. Gumamnya dalam hati.


Bersambung..


Jangan lupa like, koment, vote dan bintang lima nya ya readers..

__ADS_1


__ADS_2