Suami Aroganku

Suami Aroganku
BAB 13 Tugas istri


__ADS_3

Seorang laki laki duduk di dalam mobil, dengan wajah tersandar di tangan, siapa lagi jika bukan Ebram.


Matanya terpejam, dan pikirannya berkelana jauh ke masa lalu.Gio yang dari tadi menyupir, sesekali melihat ke arah Bos nya itu.


Mobil telah berhenti didepan halaman rumah yang besar dan mewah, namun Ebram tak kunjung membuka matanya.


Apakah tuan muda tidur??? Batin Gio.Tapi ia tak berani membangunkan tuan nya itu.


Seorang wanita dengan rambut terurai berjalan mendekati mobil.


"Kenapa tidak turun dan masuk??" tanya Kyrana.


"Sepertinya tuan muda tertidur nona.." Gio


"Kenapa tidak di bangunkan?"


Gio menggelengkan kepalanya


"Saya tidak memiliki keberanian nona..." jawab Gio.


"Laki laki apa yang tidak memiliki keberanian" dengan cemberut.


"Nona saja yang membangunkan.." dengan sopan.


"Kau saja tidak berani, apa lagi aku."


"Nona kan istrinya , itu adalah kewajiban istri."


"Kau tau dari mana tentang kewajiban istri?? emangnya sekertaris Gio pernah menjadi seorang istri???" tanya nya polos.


Oh tuan muda....di mana anda menemukan istri seperti ini.


"Dari pada berdebat, lebih baik nona bersegera"


"Baik lah baik lah.."


Kyrana berjalan masuk ke mobil, ia melihat Ebram yang duduk wajahnya terletak di tangan, dengan kedua mata yang tertutup.


"Apa kau tidak lelah tidur seperti ini..." gumam kyrana pelan.Sebenarnya Ebram tidak tidur, dia hanya ingin menenangkan pikirannya.


Kyrana mengoyangkan tubuh Ebram dengan pelan, akan tetapi tidak ada respon, ia beralih meyentuh pipi Ebram yang halus.


"Bagaimana bisa laki laki memiliki kulit sehalus dan selembut ini?" gumamnya.


Gadis kurang ajar!!! bagaimana bisa dia mengambil kesempatan seperti ini. Gerutu Ebram dalam hati.


Tiba tiba bulu bulu mata Ebram berkibas dan terlihat lah kedua bola mata yang terlihat menakutkan.


Hal pertama yang Ebram lihat adalah wajah cantik Kyrana.


Sial!!! kenapa dia terlihat cantik..


Kyrana tersadar bahwa Ebram telah membuka mata, tiba tiba pandangan mereka bertemu.


Jika di lihat dari dekat, dia cantik juga .Batin E

__ADS_1



Mereka saling memandang,mereka tidak sadar jika Gio sudah melihat dari tadi, dan sekarang, dia merasa gugup,seperti seorang ABG menonton sebuah Drama korea.


"Apa kau akan terus memandangku seperti itu?" dingin.


"Ma maaf " gugup.


Ebram segera turun dari mobil, dan melihat Gio yang tersenyum menggodanya.


"Kenapa lihat lihat?!! mau ku colok mata mu?!!!" kesal


"Ti tidak tuan" dengan tersenyum.


Ebram segera pergi di ikuti Kyrana.


Sesampai nya di kamar, Ebram duduk di kursi kamar, dengan kaki kanan di atas kaki kiri.


Kyrana berjalan masuk dengan membawa secangkir teh hangat.


"Minum dulu tuan.." dengan menyodorkan Cangkir teh.


"Hmmm" dingin.


Kyrana berjongkok di lantai dan menarik kaki Ebram dengan perlahan.


"Apa yang kau lakukan?"


"Aku ingin melepas sepatu mu tuan"


Kyrana tak menghiraukan jawaban Ebram, dia masih membuka sepatu Ebram dengan lembut.


Setelah membuka sepatu Ebram, Kyrana berjalan ke kamar mandi dan menyiapkan air hangat untuk Ebram mandi, dia menyiapkan segala perlengkapan Ebram dengan terlaten.


"Kenapa kau begitu baik?" tanya Ebram heran.


"Tuan, ini tugas saya sebagai istri, dan saya harus melakukan semua kewajiban saya dengan baik"


"Bagaimana jika saya tidak menganggap mu sebagai istriku"


"Walaupun tuan tidak menganggap saya, tapi di dalam hukum agama dan hukum negara, saya adalah istri tuan."


Ebram terdiam sebentar, setelah itu ia segera pergi ke kamar mandi.


Beberapa menit kemudian, Ebram keluar, dan melihat Kyrana telah menunggunya didepan pintu kamar mandi dengan pakaian Ebram di tangan nya.


"Apa yang kau lakukan ini memang tugas istri?"


"Iya tuan"


"Menurutku ini adalah tugas pembantu, bukan tugas istri"


Tiba tiba Ebram memukul pintu kamar mandi dengan keras, membuat Kyrana terkejut.


Dia mendekati Kyrana dengan perlahan lahan, hingga membuat Kyrana terpojok ke dinding.

__ADS_1


Ebram mendekatkan wajah nya ke wajah Kyrana, hingga wajah mereka hampir bersentuhan.


"Bagaimana gadis kecil seperti mu tau hal hal seperti ini hah? apa kau mencoba mengelabui ku? atau kau ingin beralih posisi menjadi pembantuku? "


Kyrana terdiam dengan kepala tertunduk.


"Apa kau tau tugas istri sebenarnya apa?"


"Ti tidak tuan"


"Apa kau mau tau?"


Kyrana mengangguk kan kepalanya.


"Membuatkan keturunan"


"Ooooo" jawab Kyrana dengan mengangguk ngangguk, wajah nya terlihat seperti sangat mengerti.


Kenapa wajah nya seperti itu???


"Apa kau tau apa itu membuatkan keturunan?"


"Keturunan itu anak kan???"


"Hmm" dingin


"Terus tugas istri adalah memberi keturunan???"


"Hmmm"


"Kau salah tuan! itu bukan tugas istri, tapi tugas tuhan!!!! " jawabnya.


"APA?!!!!!" Ebram terkejut.


"Ohhhh , mungkin maksud tuan, istri harus membantu berdo'a kepada tuhan supaya segera diberi keturunan.." jawabnya polos.


"Terserah kamu saja lah...." menghela nafas kasar.


Kenapa aku punya istri bocah seperti ini?!!


"Jangan lupa nanti malam berpakainlah dengan rapi!"


"Emangnya mau kemana?"


"Aku mau membuangmu ke pinggir jalan!!!"


"Ya ampun...mau di buang aja harus pakai baju rapi dan bagus" belum sadar.


"HAHH!!!!! TUAN!!!!! JANGAN BUANG AKU!!!!!!" memeluk kaki Ebram dengan menangis.


Aku sebentar lagi akan terkena stroke. Batin Ebram sambil memijat kepalanya, sedangkan Kyrana masih memeluk kaki Ebram


BERSAMBUNG.


Jangan lupa like, koment, vote dan kasih bintang lima ya readers...biar author makin semangat.... love you readers.....❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2