Suamiku Bos Ku

Suamiku Bos Ku
Bab 12


__ADS_3

Ratih sampai di rumah nya langsung menuju ke ruang tamu, di mana keluarga nya berkumpul dan bersantai.


ayah ibu di mana sih kok gak da di sini, ucap Ratih.


ayah ibu panggil ulang Ratih.


ada apa sih kak teriak-teriak jawab Rani saat sedang turun dari tangga yang di ikuti oleh Rama.


ayah ibu, ada yang ingin Ratih bicarakan sebentar saja, ucap Ratih.


kamu ini kak, di kirain ayah ada apa, kalau mau bicara kan bisa pelan-pelan. gak usah teriak-teriak gitu, jawab Rama.


maaf,,, ayah jadi begini. Ratih sedikit gugup takut yang akan di ucapkan nya salah.


jadi begini ayah tapi ayah jangan marah ya sama kakak, ucap Ratih.


tergantung apa yang mau kakak bicarakan, kan ayah belum tahu, jawab Rama.


iya, tapi ayah janji dulu jangan marah ok, ucap Ratih.


jadi begini ayah, Ratih mau menunda pertunangan Ratih sama Frans, jawab Ratih ragu.


loh kenapa kakak ngomong begitu, kamu jangan aneh-aneh deh kak, jawab Rama.


ayah aku kan bilang nya hanya di tunda bukan batal, ucap Ratih.


iya sekarang bilang nya batal, sebentar lagi batal, kakak ini gi mana sih kemarin kakak bilang setuju, jawab Rama kecewa.


terserah kakak aja lah, nanti ayah sama ibu bicara sama dani.

__ADS_1


ayah jangan gitu sama kakak dong, ucap Rani.


ayah kecewa Bu sama kakak, kalau kakak dari awal gak mau kan tinggal bilang gak kayak gini, ucap Rama.


Ratih tampak meresa bersalah atas ucapan nya pada kedua orang tua nya.


begini sayang dengar ibu ya, potong Rani yang sedari tadi hanya mendengar kan pembicaraan antara anak dan ayah nya.


kakak tau gak sebelum ayah dan ibu menjodohkan kamu sama Frans. ini semua mau kami nak, Frans sendiri yang meminta nya ayah ibu dan paman Dani hanya mendukung nya saja, ucap Rani.


Frans sendiri yang bicara sama kami, kalau dia menemukan kebahagiaan di diri kamu kak, jadi ini semua bukan karena Maya sayang. dan menurut ibu seperti nya nak Frans itu sayang sama kamu, tapi itu terserah kamu percaya apa tidak sama ibu, ucap Rani.


sekarang lebih baik istirahat, berdoa minta jalan terbaik, dan satu lagi kak jangan ambil keputusan terburu-buru, sambung Rani.


iya Bu Ratih ke kamar dulu ya, pamit Ratih ke ibu nya.


Di kamar Ratih


Ratih merebah tubuh nya di tempat tidur king size nya, sambil memikirkan ulang keputusan nya.


Ratih melihat sekeliling kamar nya dan mata nya tertuju pada figura yang terpajang di dinding kamar nya.


dia melihat figura tersebut yang melihat wajah kedua adik kakak yang tersenyum bahagia.


"kak maafkan Ratih telah menyukai mas Frans calon suami kakak. sekali lagi maafin Ratih ya kak, dan terima kasih kakak sudah memperkenalkan orang yang sangat baik. Ratih janji akan menjaganya dengan baik", Ratih bergumam dalam hati .


*****


hari ini adalah hari libur kantor, Ratih akan bertemu dengan Frans, karena beberapa hari ini mereka tidak bertemu. sebelum nya Ratih menelfon Frans untuk bertemu.

__ADS_1


Ratih telah tiba di tempat mereka janji akan bertemu, setah nya di susul Frans.


hei Ratih apa kau sudah lama menunggu, maaf aku terlambat, ucap Frans.


tidak begitu lama, aku juga baru sampai jadi gak masalah, jawab Ratih.


ya sudah kalau begitu, oh ya ada apa kamu menelfon ku, meminta bertemu, ucap Frans.


kamu gak suka aku ajak ketemu, ya sudah kalau begitu aku mau pulang aja, jawab Ratih.


tidak aku hanya bercanda, kamu ini mudah sekali marah, jawab Frans gemas sambil mencubit hidung Ratih. ya sudah bicara lah tukas Frans.


mas maafkan aku, beberapa hari ini aku menghindari mu terus, ucap Ratih


apa tadi kamu panggil aku mas, jawab Frans heran.


memang nya itu salah ya, ya sudah kalau kamu gak mau. berarti kamu juga siap sama jawaban aku, ucap Ratih.


hei kamu suka sekali marah-marah aku hanya bercanda, jawab Frans.


memang apa jawaban mu sekarang.


aku hanya mengulang sekali dan tolong dengar baik-baik. aku mau melanjutkan pertunangan kita, ucap Ratih.


apa aku gak salah dengar ini Ratih, ucap Frans tidak percaya.


Ratih langsung mencubit pipi Frans gemas.


bukan kah tadi aku katakan hanya akan mengulang nya sekali, ucap Ratih.

__ADS_1


iya sayang aku hanya ingin menggoda mu saja, tapi kau cepat sekali marah. dan aku begitu menyukai nya, saat kau marah kau tampak menggemaskan, ucap Frans.


Ratih tertunduk malu saat mendengar ucapan Frans, memanggil nya sayang.


__ADS_2