Suamiku Bos Ku

Suamiku Bos Ku
Bab 25


__ADS_3

dit dimana mitta, kenapa dia belum juga kembali membawa Ratih, ucap Frans.


sabar lah dulu dia ke sini, jawab Frans.


iya sampai kapan aku harus sabar, aku menghawatirkan istriku, ucap Frans.


itu dia mitta datang, tunjuk Adit.


mitta menginjakkan kembali kaki nya di kantor, dia berjalan menghampiri Frans dan Adit yang sedang menunggu nya.


selamat siang pak, maaf menunggu lama, ucap mitta.


sudah tidak apa, di mana Ratih kenapa kau tidak membawa ke sini, tutur Frans.


maaf pak Frans saya tidak menemukan Ratih, ucap mitta.


bagaimana kau tak menemukan nya, tadi kau bilang kau tahu tempat di mana dia biasa pergi, tutur Frans.


saya sudah ke sana tetapi dia tidak ada di sana, jawab mitta.


lalu di mana lagi dia sekarang, ucap Frans kesel.


maafkan saya pak, saya sudah ke tempat lain yang biasanya kami kunjungi tapi tetap tidak ada, ucap mitta.


sudah tidak ada gunanya kau seperti ini, lebih baik kita pergi mencari kembali, ucap Adit. dan kau mitta silahkan kembali ke tempat mu.


baik pak saya permisi, jawab mitta.


***

__ADS_1


Surabaya


************


Ratih telah sampai di bandara Juanda Surabaya, iya tengah menunggu sepupu nya mitta untuk menjemput nya.


akhirnya sampai juga di Surabaya. maafin aku mas Frans saat ini aku butuh waktu sendiri.


permisi apa kamu yang bernama Ratih, ucap Mia.


oh ya benar saya Ratih, apa kamu mengenal ku, tutur Ratih.


saya Mia sepupu nya mbak mitta, mbak mitta menghubungi saya untuk menjemput mu di sini, ucap Mia.


oh maaf aku gak tahu, kenal kan aku Ratih iya juga mengulurkan tangannya.


Mia kak menjawab uluran tangan Ratih.


dari sini, ucap Mia sambil menunjukkan ponsel nya yang terdapat foto Ratih. mbak mitta yang memberikan nya.


oh terimakasih kamu sudah mau repot-repot menjemput ku di sini, ucap Ratih.


sama-sama kak, ayo aku antar ke apartemen tempat ku tinggal, ajak Mia.


ok... Ratih dan Mia pun segera pergi meninggalkan bandara menuju ke apartemen tempat dia tinggal.


di perjalanan menuju apartemen Ratih dan Mia tampak sudah akrab. mereka saling bertukar cerita.


oh ya Mia, apa kamu tinggal di kota ini sendirian, tanya Ratih.

__ADS_1


iya kak, aku tinggal sendirian. orang tua ku bekerja di luar negeri, jawab Mia.


lalu apa kamu tak kesepian tinggal sendirian di sini, ucap Ratih.


dulu iya, tapi sekarang udah ada kakak yang temani. mbak mitta bilang kakak akan tinggal di sini, jawab Mia.


maafin aku ya kalau merepotkan, aku hanya sebentar kok di sini, ucap Ratih merasa tidak enak.


kakak ini bicara apa,,?? justru aku senang ada teman nya.


Mia berapa lama kita sampai, tanya Ratih.


ini kita sudah sampai sedikit lagi, nah kita turun di sini, ucap Mia.


Mia mengajak Ratih masuk ke lobby utama apartemen itu, dan dia berjalan menuju lift Mia menekan tombol lantai tujuh.


nah kita sudah sampai ayo kak masuk, ucap Mia saat sudah sampai di depan pintu apartemen nya.


baiklah, apartemen mu luas juga Mia, ucap Ratih.


oh ya kakak bisa pakai kamar yang itu, dan disini kamar ku, tutur Mia menjelaskan.


baik Mia, terimakasih sudah memberikan tumpangan untuk ku, jawab Ratih.


sudah, berapa banyak kakak ucap terimakasih pada ku, oh ya kak aku akan pergi keluar sebentar masih ada pekerjaan yang belum selesai, ucap Mia.


jadi kamu mau tinggal aku sendirian di sini, jawab Ratih.


hanya sebentar kak nanti aku kembali, kakak istirahat lah dulu disini, ucap Mia.

__ADS_1


baiklah kamu hati-hati ya, jawab Ratih.


Mia pun pergi meninggalkan apartemen nya.


__ADS_2