Suamiku Bos Ku

Suamiku Bos Ku
Bab 3


__ADS_3

***di kediaman Frans***


pah tunggu sebentar ucap Frans, maaf pah aku gak bisa ikutin permintaan papa.


loh kenapa emang nya, bukan nya itu wasiat Maya dan kamu juga setuju bukan tanya Dani pada anak nya.


papah tau aku masih sangat mencintai Maya tolong mengerti keadaan ku pah, jangan buru-buru biar waktu yang berjalan.


begini Frans, Maya itu udah lama meninggal jadi kamu harus belajar untuk mengikhlaskan kan nya, biar Maya juga tenang di sana.


tapi pah,,,


Frans, papah tau apa yang terbaik untuk anaknya. dan Ratih pun anak baik sama seperti Maya apa lagi mereka berdua itu kakak adik.


belajar lah untuk mengenal nya terlebih dahulu, papah berharap pada mu nak, karena kamu anak papah satu-satunya. papah ingin melihat anak papah bahagia.


sudah Frans, lebih baik kamu ke kamar dan istirahat, ucap Dani sambil mengakhiri pembicaraan kami malam itu.


aku pun kembali ke kamar ku,


" Maya bagaimana aku bisa menjadi ini semua, aku sangat merindukanmu, dia telah membuka kembali memori saat kita bersama, memori yang selama ini aku coba lupakan" dalam lamunan sambil memeluk foto Maya.


***di kantor***

__ADS_1


aku dan mitta sedang ngobrol tiba-tiba Frans memanggil ku untuk ke ruangan nya.


Ratih ada masalah apa kamu sama pak frans, tanya mitta pada ku.


gak dan apa-apa kok, tunggu sebentar ya mit aku mau ke ruangan pak frans, ucap Ratih.


baru akan menuju ruangan Frans, dia pun langsung memanggil ku kembali dengan meninggikan nada bicara nya.


bisakah sabar sebentar menunggu tuan Frans, ucap Ratih sambil menutup pintu ruangan Frans.


bisakah kamu bicara yang sopan pada ku, biar begini pun aku adalah calon suami mu, ucap Frans.


tolong ya jangan asal bicara nanti kalo orang kantor pada dengar bagaimana, ucap Ratih.


terserah lah, lalu Ratih pergi meninggalkan kan ruangan Frans dalam suasana hati yang kacau.


oh iya Ratih tunggu, Frans menghentikan langkah kaki Ratih. bersiaplah lah acara pertunangan kita Minggu depan, ucap Frans sambil tersenyum.


Ratih hanya menatap Frans sekilas lalu langsung pergi dari ruangan itu.


Ratih kembali bertemu mitta yang sedari tadi menunggu nya, udah selesai urusan nya sama pak Frans, tanya mitta.


oh iya mitta aku mau ke toilet dulu ya sebentar, dan mitta pun mengiyakan nya.

__ADS_1


" siapa juga yang mau tunangan sama dia, ini semua gara-gara kak Maya kan aku jadi terlibat urusan cinta yang gak jelas ini", gumam Ratih dalam hati sambil jalan ke toilet.


lagian juga kak Maya kok bisa ya jatuh cinta sama laki-laki kayak gitu, walaupun ganteng juga orang nya kayak gitu kan nyebelin.


*** di dalam ruangan Frans***


lucu juga gadis itu, tingkah nya mirip seperti Maya, apa lagi kalo sedang marah-marah seperti tadi, sambil senyum-senyum sendiri teringat kejadian tadi.


aku akan melakukan apapun yang kau minta maya, termasuk untuk menjaga dan melindungi adik mu Ratih sesuai permintaan mu.


** flash back**


Frans menemukan surat dan foto tulisan Maya di dalam kamar Maya.


** ***assalamualaikum Frans


saat kau membaca surat ini, mungkin aku sudah tidak ada di sisi mu lagi. aku selalu mendoakan mu di setiap doa-doa ku. aku bersyukur karena Tuhan mengirimkan ku laki-laki yang baik, bahkan terlalu baik.


bila nanti aku pergi tolong ikhlaskan kepergian ku, dan carilah wanita yang bisa membuat mu bahagia, yang bisa menggantikan ku di sisi mu, walaupun bukan dengan ku mungkin dengan ya lain atau dengan ratih.


kau bisa mengambil waktu untuk bisa mengenal nya, dia anak yang baik walau sedikit manja, dan aku pun sangat menyayangi nya.


berjanjilah pada ku Frans untuk selalu menjaga dan menyayangi nya,,,

__ADS_1


ttd Maya***.


__ADS_2