
POV Riska
*************
Riska sedang mencari restoran untuk makan siang, saat dia ingin masuk kedalam restoran dia tidak sengaja melihat teman lama nya yang sudah lama tidak bertemu.
tunggu itu Frans apa bukan ya, tanya nya pada diri sendiri.
Riska jalan mendekat memastikan laki-laki itu teman nya atau bukan, saat sudah yakin laki-laki yang di maksud adalah teman nya, Riska langsung menghampiri dan menyapa nya.
pandangan nya terlihat kesal karena melihat Frans bersama seorang wanita.
"siapa wanita itu seperti akrab sekali, gumam Riska".
sudah dekat dengan Frans dia langsung menyapa nya dan mereka sedikit mengobrol sebentar.
Riska adalah teman baik Frans sejak SMA, dia menyukai Frans dari dulu, bahkan sebelum Frans mengenal Maya, tetapi dia tidak pernah mengutarakan perasaannya pada Frans.
huh,, dulu Maya yang menghalangi cinta ku, setalah Maya tidak ada aku pikir aku bisa masuk kedalam kehidupan Frans.
sekarang malah adik nya, aahhhh sial kenapa adik kakak itu harus jadi penghalang ku. cukup Dengan Maya saja aku mengalah, tetapi tidak untuk kali ini, aku tidak akan melepaskan Frans lagi.
kembali ke Ratih dan Frans
di butik
*********
Frans dan Ratih sudah sampai di depan butik untuk mereka memilih baju pengantin, mereka langsung masuk dan di sambut baik oleh pegawai butik tersebut.
silahkan tuan dan nona ada yang bisa di bantu, ucap pegawai butik.
oh ini kami sedang mencari sepasang baju pengantin, untuk acara pernikahan kami, jawab Frans.
oh baik tuan silahkan di pilih ingin model seperti apa, ucap pegawai butik.
kalau begitu saya serahkan semua kepada calon istri saya, dia suka yang model apa, jawab Frans.
baik nona silahkan ikut dengan saya, saya akan tunjukkan koleksi terbaik kami, ucap pegawai butik.
ok baik, mas aku ke dalam dulu ya, ucap Ratih.
iya sayang, mas tunggu di sini, jawab Frans.
Ratih mencoba gaun yang di tunjukkan oleh pegawai butik tersebut, mencoba satu gaun dan menunjukkan nya ke Frans.
__ADS_1
mas, bagaimana dengan ini bagus tidak, ucap Ratih.
bagus, tapi apa tidak ada model lain, jawab Frans.
mas ini bagaikan tadi kamu bilang bagus, kenapa meminta model lain, ucap Ratih.
bukan begitu sayang, tetapi model gaun ini sedikit terbuka, carilah yang lebih tertutup, ucap Frans.
baiklah, jawab Ratih.
Ratih kembali memilih gaun pengantin nya, hampir tiga puluh menit Ratih memilih gaun belum menemukan yang cocok dengan selera Frans. setelah mendapat kan yang cocok Ratih langsung mencoba gaun tersebut, dan dia segera kaluar menghampiri Frans yang sedari tadi menunggu nya.
mas bagaimana dengan yang ini, ucap Ratih.
Frans langsung mengarahkan pandangannya saat Ratih memanggil nya. dia menatap kagum pada calon istri nya.
ini baru cocok buat kamu sayang bagus dan kamu terlihat sangat cantik, ucap Frans.
mas suka yang ini, ucap Ratih.
iya sayang ini sangat pas kalau kamu yang memakai nya, jawab Frans.
ya sudah yang ini saja kalau gitu mas, aku juga suka, ucap Ratih.
setelah Frans dan Ratih mencoba baju yang cocok, mereka langsung memberikan nya pada pegawai butik tersebut.
sekarang mas, kita ke toko perhiasan nya, jawab Ratih.
iya sayang, kenapa kau lelah kalau begitu kita istirahat dulu sebentar, ucap Frans.
aku tidak lelah, aku hanya sedikit haus saja mas, ucap Ratih.
ya sudah kalau begitu mas beli minuman dulu buat kamu, jawab Frans.
setelah mereka beristirahat sejenak, mereka melanjutkan kembali tujuan mereka ke toko perhiasan.
di toko perhiasan
**********************
Ratih dan Frans sampai di sebuah toko yang memajang banyak perhiasan berkilau dan sangat cantik dilihat.
selamat sore tuan nona ada yang bisa kami bantu, ucap pegawai toko.
kami sedang mencari sepasang cincin kawin untuk acara pernikahan kami, tolong tunjukkan koleksi tebaik di toko kalian, ucap Frans.
__ADS_1
baik tuan dan nona di sebelah sini, ucap pegawai toko.
Ratih dan Frans mengikuti arah yang di tunjukkan oleh pegawai toko.
silahkan di sini tuan nona, silahkan di pilih saja ini koleksi terbaru di toko kami, ucap pegawai toko.
Ratih sedang memilih cincin yang cocok untuk nya dan Frans.
kamu suka yang mana sayang, ucap Frans.
mas aku bingung semua nya bagus, jawab Ratih.
mbak coba lihat yang itu, tunjuk Ratih.
ini nona silahkan, pegawai toko menyerahkan cincin kepada Ratih.
terimakasih, ucap Ratih.
mas coba yang ini bagus tidak, ucap Ratih.
kamu suka yang ini ucap Frans.
iya mas model nya tidak terlalu mencolok cukup simpel aku suka, jawab Ratih.
mbak tolong di ambilkan pasangan cincin ini, ucap Frans pada pegawai toko.
ini tuan pasangan nya, pegawai toko memberikan cincin pada Frans.
frans mencoba cincin yang di berikan pegawai toko tersebut.
bagaimana mas bagus gak, ucap Ratih.
iya sayang bagus, jawab Frans.
ok mbak saya mau yang ini saja tolong di kemas ya, ucap Frans.
baik silahkan di tunggu sebentar tuan, jawab pegawai toko.
setelah mereka selesai memilih cincin, mereka segera pergi meninggalkan toko perhiasan tersebut.
mas hari ini aku cukup lelah, kita langsung pulang saja, ucap Ratih.
iya sayang, ayo mas antar kamu pulang, jawab Frans.
.
__ADS_1
.
.