
kembali ke rumah
******************
aku lelah sekali, oh ya Bu, ayah Ratih mau langsung istirahat dulu ya ke kamar,. ucap Ratih.
iya sayang, jawab Rani
oh ya Ratih apa besok kamu sibuk, tanya Rani. tidak begitu sibuk Bu ada apa, jawab Ratih.
Minggu depan kan acara pertunangan kamu sama Frans, persiapan kalian sudah sejauh mana, tanya Rani.
masalah itu nanti akan Ratih bicarakan dengan Frans bu, jawab Ratih.
kalau begitu ya sudah kamu istirahat tadi kata nya lelah, ucap Rani. iya Bu jawab Ratih.
di kamar Ratih
***************
"bagaimana mana aku akan menikah dengan Frans, sementara di hati nya masih ada kak Maya", gumam Ratih.
Ratih gelisah karena banyak hal ia pikirkan, bahkan ia terus menggulingkan badan nya di tempat tidur, sambil mendengus kesal.
Aaahhh... sebentar apa yang terjadi pada diri ku ini, dia pun merasa kesal pada dirinya nya sendri.
apa aku mencintai nya, tanya Ratih pada dirinya nya sendiri. aku tidak mungkin mencintai nya, ini semua demi ayah dan ibu ku.
__ADS_1
lebih baik aku istirahat, mungkin aku terlalu lelah sehingga berpikir yang tidak-tidak. mana mungkin aku mencintai laki-laki seperti itu, batin ratih.
di kantor
*********
Ratih yang sudah kembali kerja, tiba-tiba di hampiri oleh mitta teman sekantor sekaligus sahabat nya.
Ratih, suara mitra memanggil dan menghampiri nya, hey bagaimana mana liburan mu menyenangkan tidak, tanya mitta.
ya begitulah, seperti liburan pada umum nya, memang mengapa apa kau kesepian tidak ada aku di sini, ucap Ratih.
tidak, biasa saja, jawab mitta sambil meledek sahabat nya itu. oh ya Ratih kau tau gak selama kau cuti pak frans juga ikut cuti.
lalu kenapa memang, ucap Ratih.
ya jelas aku tau dia cuti liburan ke kampung ku, ucap Ratih. sambil merapikan buku di atas meja kerjanya.
kau ini yang benar saja rasa nya aku sulit untuk mempercayai nya, ucap mitta. gak percaya ya terserah kamu, aku udah bilang jujur, jawab Ratih.
kok bisa, tanya mitta terkejut sambil membulatkan mata nya.
aku di jodohkan sama ayah dan ibu ku, ternyata papa Frans sahabat ayah ku, ucap Ratih.
kenapa kau mau, apa kau mencintai nya, ucap mitta. entah lah aku pun bingung, jawab Ratih.
kalau kau tidak mencintai nya kenapa kau mau dan harus bingung, kau berhak menolak nya, ucap mitta.
__ADS_1
Ratih ke ruangan ku sekarang, cepat aku tunggu ucap Frans yang baru datang langsung berlalu pergi.
Ratih melihat ke arah mitta, dan mitta mengangguk kepada nya. yang berarti mengiyakan.
tunggu sebentar sebentar aku akan segera kembali, ucap Ratih sambil berjalan meninggalkan mitta. baik lah jawab Mitta.
di ruangan Frans
*****************
tok...tok...tok... masuk jawab Frans dari balik ruangan. ada kepentingan apa jam kerja memanggil ku ke sini, ucap Ratih.
kenapa kau tidak menjawab telepon ku dan SMS dari ku, kau seperti sedang menghindar dari ku, ucap Frans.
tidak ada mungkin hanya perasaan mu saja, ucap Ratih.
perasaan ku bagaimana, jawab Frans.
sudah Frans kita bisa membiarkan kan nya di luar jam kerja, ucap Ratih.
aku ingin selesai kan sekarang juga masalah kita, jawab Frans tegas.
ok baik kalau itu mau mu, aku ingin kita batalkan pertunangan kita, ucap Ratih.
apa maksudmu, sebenar apa yang kau ingin kan,ucap Frans.
beri aku waktu Frans, aku akan memikirkan semua nya, dan aku akan segera memberikan jawaban kepada mu. permisi ucap Ratih berlalu pergi.
__ADS_1