Suamiku Bos Ku

Suamiku Bos Ku
Bab 14


__ADS_3

kedatangan Yusuf


***********************


keluarga Ratih dan Frans berkumpul di kediaman Rama. mereka sedang membahas acara pertunangan Frans dan Ratih.


saat mereka sedang asik berbincang, mereka di kejut kan oleh salah satu art di rumah Rama.


non Ratih, sapa Wulan salah satu art di rumah nya.


iya mbak Wulan ada apa, jawab Ratih.


di luar ada teman non mau bertemu kata nya ada urusan penting, dia sedang tunggu di teras depan, ucap Wulan.


ya sudah suruh tunggu sebentar, aku akan menemui nya, ucap Ratih.


baik non kalo gitu saya izin ke belakang, jawab Wulan.


Ratih berjalan keluar sambil membawa Rahma adik nya. tentu nya setelah meminta izin kepada keluarga nya. tanpa sepengetahuan Ratih dan Rahma, ternyata Frans diam-diam mengikuti mereka keluar.


Yusuf, ada perlu apa ke sini, sapa Ratih.


Ratih aku kesini mau bicara sama orang tua kamu, jawab Yusuf.


bicara,,, bicara apa, jawab Ratih gugup.


aku berniat untuk melamar mu, jawab Yusuf.


haaahhh, maksud kamu apa, ucap Ratih.

__ADS_1


melamar kamu, tunggu sebentar di sini aku temui orang tua kamu, ucap Yusuf.


Yusuf hendak masuk kedalam rumah Ratih, tetapi Ratih dan Rahma berusaha menghalang-halangi Yusuf yang berusaha ingin menemui orang tua Ratih.


tunggu sebentar Ratih aku tidak akan lama, setelah ini selesai aku akan kembali, ucap Yusuf.


sebentar Yusuf tunggu, maksud kamu bicara seperti ini apa, kalau kamu ingin melamar mana anggota keluarga mu yang lain, mana ada orang melamar datang sendirian, ucap Ratih.


tidak perlu aku hanya minta kebenaran dari orang tua kamu, kalau niat baik ku di terima aku akan membawa keluarga ku untuk melamar mu secara resmi, jawab Yusuf.


tunggu sebentar, dengar ya yusuf. kamu datang di waktu yang kurang tepat, ucap Ratih.


dengar Ratih jangan coba menghalangi ku, apapun yang terjadi tidak ada siapapun yang bisa merubah niat ku, jawab Yusuf.


oh,,, ternyata ada orang datang melamar, kenapa tidak di persilahkan tamu nya masuk, ucap Frans yang baru datang.


tanpa mempedulikan ucapan Frans, Yusuf langsung masuk kedalam rumah Ratih.


aku gak tau kak, lebih baik kita susul ke dalam saja, ucap Rahma.


Ratih dan Rahma langsung menyusul Yusuf masuk ke dalam rumah tanpa mempedulikan Frans yang sedang berdiri di ambang pintu.


maafkan aku ratih, aku hanya ingin melihat perjuangan mu tentang hubungan kita, batin Frans.


sampai di ruang keluarga Yusuf langsung memperkenalkan diri nya pada orang tua Ratih.


perkenalkan ibu bapak, saya Yusuf teman Ratih, ucap Yusuf.


iya ada perlu apa kamu ke sini, jawab Rama.

__ADS_1


Ratih terus menatap Frans, sambil memohon mengatup kedua tangan nya, meminta bantuan pada Frans agar membantu nya.


tujuan saya datang ke rumah ini, saya ingin mengutarakan maksud dan niat baik saya, jawab Yusuf.


saya ingin meminta izin kepada bapak untuk,,, ucapan Yusuf terputus. saat Frans tiba-tiba memotong pembicaraan nya.


sebelum saya minta maaf, mohon perhatian nya sebentar, ucap Frans.


pandangan mereka semua langsung berpindah ke Frans yang sedang berbicara.


sebelum saya mengucapkan terima kasih, kepada keluarga yang sudah menyempatkan dantang ke sini, ucap Frans.


sebelum nya saya minta izin kepada ayah ibu selaku orang tua Ratih, saya ingin meminta izin untuk mengambil Ratih untuk menjadi istri, apa ayah mengizinkan nya,ucap Frans.


ini ayah senang dengar nya Frans, apa kamu serius dengan ucapan mu tadi, jawab Rama.


saya betul serius ayah, ucap Frans.


kalau begitu ayah harus tanya kepada Ratih dulu, ayah akan dukung apapun pilihannya, jawab Rama.


Ratih hanya diam dan menundukkan kepalanya yang tengah gugup dan jantungnya berdetak kencang entah apa yang dia pikirkan.


kak jawab lah semua orang di sini menunggu jawaban kamu, ucap Rama.


hhhmm iya, jawab Ratih.


apa yang iya bicara lah yang jelas, ucap Rama.


Ratih mau jadi istri mas Frans, jawab Ratih.

__ADS_1


*saat mendengar jawaban Ratih Rama dan Dani serta keluarga yang lain kompak mengucapkan.... Alhamdulillah.


Yusuf tampak kecewa dengan jawaban ratih, dia langsung pergi begitu saja dari rumah Ratih. keluarga yang di sana hanya memandang heran pada Yusuf. namun mereka tidak terlalu mempedulikan nya dan melanjutkan acara mereka kembali*.


__ADS_2