Suamiku Sayang

Suamiku Sayang
Pertanyaan Untuk ibu .....


__ADS_3

Setelah sempat aku ngobrol dengan mas andre tentang ibu dan Siska.Mas Andre kebetulan libur kantor dan jadwal terapi masih nanti jam 2 siang.


Sekarang jam 10 pagi,mas Andre berniat untuk menemui ibu di rumahnya.Untuk membahas uang yang selalu ibu minta itu.


Kali ini mas Andre sudah habis kesabaran dan ingin tau yang sebenarnya.Apakah benar kata ara atau berbeda lagi cerita dari ibunya.


Kami pun berangkat ke tempat ibu,aku sengaja ingin ikut karna jaga-jaga jika amarah ibu atau pun mas andre memuncak.Untuk menghindari perdebatan yang tidak di inginkan saja.


"Mas aku boleh ikut ke tempat ibu....?"


"Boleh dek, ayo siap-siap kamu."


"Okelah mas sebentar."


Greeenngggggggg........


Greennggggg......


Motor pun sudah di nyalakan mas Andre,bertanda mas Andre sudah siap dan aku pun buru-buru agar tidak membuat kesal mas Andre karna kelamaan.Karna aku tau mas Andre sudah tak sabar untuk sampai di rumah ibu.


Jarak kontrakan ke rumah ibu hanya 45 menitan saja.Mas Andre yang sudah tak sabar sesikit melajukan motornya itu dengan kecepatan setengah tinggi.


Karna dia tak sabar melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang sudah ia pendam ke pada sang ibu.


Aku yang sedikit cemas karna khawatir akan terjadi hal yang tidak di inginkan hanya berusaha mengajak nya ngobrol di sepanjang jalan.


Mas Andre masih bisa menutupi emosinya tapi aku sudah melihat raut wajah yang tegang itu sejak di rumah tadi.


Setelah perjalanan sekitar 40 menitan akhirnya kita pun sampai.


Dan kebetulan ibu ada di depan rumah sedang menggunting tanaman yang ada di halaman rumah nya itu.


Sontak saja terlihat senyum sumringah ibu yang menyambut anak dan menantunya yang sedang berkunjung ke orang tua nya.


Tidak tahu saja ibu sedang di cecar berbagai pertanyaan nanti.


Sebelum masuk ke dalam......


"Assalamualaikum bu...".sambil mencium tangan ibu."


"Waalaikumsalam nak....Ayo masuk,tumben kesini pagi-pagi...."


"Iya bu ada hal penting, aku ada urusan dengan ibu sebentar."ucap mas Andre.


"Ayo masuk kalau gitu."


"Mas aku mohon jangan galak-galak sama ibu,ngomong baik-baik ya..."mintaku sambil bergelayut di tangan mas Andre.


"Kamu tenang saja,nanti kamu nggak usah ikut ngomong apa-apa biar mas saja yang bicara sama ibu."


"Baik mas".

__ADS_1


Akhirnya kami pun masuk dan duduk di ruang tengah bersama ibu.


Ibu masih di dapur sedang mengambil minuman untuk kami.


"Di minum nak..."


"Trimakasih bu..."ucapku.


"Ada apa tumben kalian berdua-dua kesini."tanya ibu dengan penasaran.


Ibu mengiranya kami kesini untuk memberi uang yang kapan lalu itu ibu sempat minta tapi mas Andre tidak memberinya.


Ternyata.......


*


*


*


"Bu.... Aku ingin tanya sesuatu sama ibu tapi tolong jawab sejujur-jujurnya."ujar mas Andre.


"Apa yang mau kamu tanyakan andre....?.muka ibu sesikit ketakutan.


"Ibu yang bulan-bulan kemarin sering minta uang ke Andre itu sebenarnya untuk apa..?.Andre minta ibu jujur bu....."tegas mas Andre.


"Jangan ada yang di sembunyikan dari ku bu."tegasnya sekali lagi.


Ibu pun tidak menjawab satu pun pertanyaan mas Andre.Muka ibu kebingungan dan menunduk.


"Ya untuk keperluan ibu lah ndre...untuk apa lagi.Ibu waktu itu ada arisan yang dimana ibu lagi ngak megang uang sama sekali makanya ibu minta ke kamu."jelas ibu kepada mas Andre.


Ternyata ibu masih belum mau ngaku ke mas andre.gerutu ku dalam hati.


"Bukannya ibu masih sering kita jatah walaupun tidak banyak,tapikan setiap bulannya kami selalu ngasih sama ibu..?.tanya nya kepada ibu.


"Saat itu ibu ada beberapa arisan di tempat yang bebarengan karna jadwal yang diundur nak.."jawabnya masih belum mau mengaku.


*


*


*


Aku pun hanya diam dan tidak ikut bicara karna mas Andre sudah meminta ku untuk itu.


Tidak mau ada perdebatan mas Andre pun masih dengan nada yang kalem.


Setelah beberapa kali mas Andre beri pertanyaan sama ibu.Akhirnya .....


"Ibu nggak sadar beberapa bulan yang lalu saat kak siska telfon ibu,ara yang kebetulan sedang bersih-bersih lantai dia nggak sengaja dengar apa yang ibu bicarakan dengan kak siska."ujar mas Andre.

__ADS_1


Mata ibu pun melirik tajam ke arah ku dan kebingungan .


"Ibu nggak usah marah pada Ara.Masih untung aku di kasih tau oleh ara,kalau tidak aku nggak akan pernah tau apa motif ibu meminta uang kepada ku terus menerus."


"Bu..... Benarkah kak siska punya hutang ?, bahkan suami dan mertuanya pun tidak mengetahui nya hutang tersebut ? Tanya nya yang sudah mulai sedikit kesal.


Ibu pun beum menjawab sepatah kalimat pun pertanyaan mas Andre.Ibu hanya bengong membingung karna mungkin dia merasa terpojok dan ketahuan motif yang selama ini dia sembunyikan.


"Jawablah bu jangan hanya diam saja."ujar mas Andre.


"Mas........,"Panggilku sambil berusaha menahan amarah mas Andre.


"Dekkk... Kamu lupa apa yang mas minta tadi di depan...."sautnya.


"Iya mas..." sambil tertunduk mukaku.


...****************...


Seketika susana menjadi sunyi hening sesaat.Mungkin mas andre merasa terlalu berlebihan atau terkesan memarahi ibu.Akhirnya mas Andre mendekati ibu dan duduk tepat di sampingnya.


"Bu..... Maaf kalau nadaku sedikit tinggi,aku hanya kesal bu hal seperti ini ibu sembunyikan dari ku."jelasnya kepada ibu.


Aku sedikit lega karna mas Andre mau mengalah dengan ibu dan berusaha membuat pikiran nya tenang.


Karna mau sesalah apa orang tua,kita sebagai anak harusnya bisa mengingatkan tidak untuk kita marahi berlebihan.Karna aku takut suamiku akan jadi anak yang durhaka pada orangtuanya.


Ibu pun akhirnya mulai menjelaskan.....


*


*


*


" Awalnya ibu juga marah pada siska,karna dia baru bicara sama ibu bulan lalu.Dia tiba-tiba telfon ibu dan menjelaskan bahwa dia sedang ada masalah tentang hutang,dia terlilit hutang.Mungkin bagi dia saat itu nominalnya kecil.Namun saat dia memutuskan menyembunyikan hutangnya kepada suami dan mertuanya dia merasa 9jt adalah nominal yang banyak.Dia menutupi dari suami dan mertuanya karna dia takut di sangkanya dia hanya bisa menghabiskan uangnya.Karna saat itu bisnis orangtua dan suaminya lagi kena masalah dan penurunan keuangan.Makanya siska ngak berani buat ngomongin ini.Dia hutang juga sebenarnya buat kebutuhan dia yang memang mungkin siska yang salah tidak bisa mengalah atau mengerti kalau usaha suaminya sedang bermasalah.Dia malah sibuk dengan kegiatanya ke salon dan berkumpul dengan temannya nongkrong di cafe.Alhasil dia kehabisan uang dan bermaksud meminjam kepada temannya 9jt.


Dia fikir dia akan mendapat jatah bulanan dari suaminya seperti dulu. Namun kenyataannya suaminya memberi nya uang hari seperempat dari jatah yang biasa siska terima dulu.Beberapa saat temannya meminta uang itu di kembalikan karna temannya lagi ada kebutuhan mendadak,dan siska pun bingung minta uang ke siapa.


Karna nggak mungkin saat itu dia minta sama suaminya atau pun sama mertuanya.Dengan kondisi yang mereka lagi di buat pusing dengan bisnis nya yang mendadak mengalami penurunan.


Lantas dia minta tolong ibu untuk meminjam ke kamu ndre...Tapi dia ngak berani kalau dia yang ngomong sendiri sama kamu.


Dia minta tolong sama ibu untuk meminjamkan ke kamu secara bertahap....


Ibu sebenarnya bingung mau gimana lagi,sedangkan ibu juga nggak ada uang 9jt saat itu.Ibu kasihan sama siska yang terus meminta bantuan sama ibu.


"Bagitu Lah ceritanya...."jelasnya kepada mas Andre dan aku.


...****************...


Namun mau apa di kata mendengar nya saja aku dan mas andre tak tau mau gimana.....

__ADS_1


" Hhmmmmm...." aku sambil menghela nafas panjang dan tertunduk.....


BERSAMBUNG.......


__ADS_2