Suamiku Sayang

Suamiku Sayang
Setelah Penantian Panjang,akhirnya kabar bahagia itu.......,


__ADS_3

Hamir 8 bulan lamanya kita mengikuti terapi, dan setelah kejadian mandi bareng waktu lalu.


Membangun keromantisan dan kemesraan baru yang akhirnya kita mulai lakukan kembali seperti dulu pas masih pengantin baru.


Kami jadi sesering mungkin mandi bareng dan bercumbu setiap saat.


Mungkin dengan kebahagiaan yang hampir sering kita lakukan belakangan ini nanti memicu tumbuhnya janin di dalam perutku ini.


Sekarang hampir setiap malam kami pun melakukan hubungan badan.


Entah karna apa sekarang Andre pun lebih sering menggoda ara istrinya itu.


Memancing dan berujung pergulatan di ranjang...he he he ....


Mungkin karna ara yang sekarang terlihat semakin segar dan pancaran muka yang mulus nya itu menjadikan suaminya semakin tergoda dan ingin sesering mungkin menikmati tubuh istrinya itu.


......................


Saat berada di perjalanan menuju tempat tempat terapi,aku yang biasanya berenti di tempat camilan akhirnya membeli berbagai macam camilan seperti biasa.


Setelah selesai aku pun kembali ke motor dan melanjutkan jalan menyusuri pinggir jalan yang prnuh dengan pedagang makanan dan minuman.


Aku seketika tertarik dengan Asinan buah bogor.


Ya.... Sebenarnya aku tidak begitu menyukainya.Tapi entah kenapa kali ini aku begitu pengen makan asinan buah itu.


Tanpa berpikir panjang dan tanpa meminta izin mas andre aku pun berhenti di pedagang asinan buah tersebut.


Dan benar saja mas Andre yang terheran-heran memandangku dengan mata membulat.


Melihat sedang memilih asinan buah itu dengan raut wajah yang seperti orang menemukan segepok uang ratusan ribu.he he he ......


Tidak di pungkiri aku sudah tak sabar untuk menikmati asinan itu.


Tapi asinan itu bungkus dengan plastik bening biasa dan tidak di sediakan sterofoam atau sendok.


Jadi sedikit kesusahan jika aku ingin mencicipnya sedikit saja.


Aku tidak bisa langsung menyantap asinan itu.


Akhirnya aku pun kembali menghampiri mas Andre yang terbengong masih di tunggangan motornya itu.


" Dek..... Kamu beli asinan buah..?" tanya nya sesikit kebingungan karna tidak biasanya aku membeli asinan buah,yang mas andrebpun tau aku tidak begitu menyukai asinan itu.


" Iyalah mas....aku lagi pengen banget mas.... Bolehh kan ya..." pinta ku sambil sedikit merengek seperti anak kecil yang ingin meminta mainan.


" Ya ngak apa sih,tapikan setau mas kamu ngak suka sama asinan buah itu." ujarnya masih sedikit terheran.


Ara un hanya melemprkan senyuman saja.


......................


Sesampainya di tempat terapi, seperti biasa ara dan andre menunggu untuk sesi yang pagi selesai.


Namun kali ini tidak terlalu menunggu lama.


Di sela-selanya menunggu,ara pun terus menciumi asinan buah tersebut.


Dengan wajah yang sumringah dan kesan dia sangat ngak sabar untuk menikmati asinan tersebut.


Andre yang di buat kebingungan oleh sikap ara.


" Kamu ini kenapa si dek.... Makanan di endusin kayak gitu..?" tanya nya saking heran.


" Mas bau nya seger banget mas, Aku makin ngak sabar mau makan asinan ini...."sedikit terkesan seperti orang yang sudah sangat pengen.

__ADS_1


" Iya tapikan disini ngak ada mangkoknya,lagi pula sebentar lagi kita kan mau masuk mulai terapinya." jelas mas Andre.


Hmmmm.....Ara pun hanya memanyunkan bibirnya yang tipis itu.


" Kamu aneh hari ini ara." gumam andre dalam hati dengan perasaan heran.


Tak lama mereka ngobrol, terlihat rombongan sesi pagi pun selesai dan bubar keluar ruangan.


Hanya tinggal beberapa menit lagi kami akan masuk dan memulai terai tersebut.


Ara yang di dapati biasanya semangat dan antusias kali ini dia banyak melamun dan hanya duduj saja.


Sesekali saja dia berdiri dan melihat- lihat tanaman di sekitar.Namun setelah itu dia duduk lagi.


Tiba-tiba.........


...----------------...


Hueeekkkk.....


Hueeekkk.........


Ara pun terdiam dan membungkam mulutnya rapat-rapat karna dia tak tahan dengan rasa yang mual.


Seperti mencium bau yang sangat mengganggu lubang hidungnya.


Andre yang melihat ke arah ara pun langsung menghampirinya.


" Kenapa dek... Kamu mau muntah..?"


" Mas, aku enek mencium bau minyak wangi ibu-ibu itu." sambil menunjuk ke arah perempuan yang ara maksud.


" Kok kamu jadi aneh si dek... Cuman bau minyak wangi saja kamu mau muntah."ujar mas andre yang semakin bingung.


Lalu mas andre mengajakku duduk sebentar sebelum melangkah masuk ke ruangan itu.


" Huufffttt ....." ara menghembuskan nafasnya dalam-dalam.


"Why are you here ara....". gumamnya dalam hati.


Ara juga sedikit bingung dengan dirinya hari ini.


Dari yang tiba-tiba ingin asinan buah.Terus ini tadi nyium bau wangi aja sampai mau muntah.


Biasanya juga ngak pernah kayak gini.


Mau sebanyak apa minyak wangi yang suami pakai juga dia fine-fine aja.


Kenapa sekarang jadi begini ya.....


...****************...


Setelah masuk ke dalam ruang terapi.


Dan dia seperti biasa bersama rekan yang lainnya.


Sesekali Ara menahan mulutnya karna ingin muntah.


Hari ini perut nya terasa mual berkali-kali.


Sedikit terganggu karna tadinya dia kenapa-kenapa.


Bahkan tadi masih di rumah dia sangat semangat dan terlihat baik-baik saja.


Tiba-tiba.....

__ADS_1


breeekkkkk...!!!!!


Tubuh ara terjatuh dilantai,dia tersipu terduduk.Dengan memegangi kepalanya ia tiba-tiba merasakan pusing di kepalanya.


Andrebpun yang menyadari istrinya terjatuh langsung lari mendekati ara.


" Kamu kenapa dek.....". Panik dan sesikit gemetar.


Sontak semua yang ada di dalam ruangan itu pun juga menghampiri ara.


Salah satu petugas pun....


" Mbak ara gapapa....?"


" Mba Ara sakit...?


Aku hanya diam dan menunduk seperti merasa aneh dan rasa mual itu pun terasa lagi.....


Sungguh menggangu aktifitasku rasa ini......


" Aku baik-baik saja mbak..." jawabku sambil menutup mulut ku karna mual dan rasanya ingin muntah.


" Biarkan saya mengurus istri saya dulu mbak..." jawab andre kepala salah satu petugasnya.


" Baik pak ...." jika perlu bantuan bilang saja. Ucap mbak-mbak petugas terapi dalam ruangan itu.


" iya mbak."


Andre pun menuntun ara keluar dari ruangan itu dan mengajaknya duduk di bangku yang berada tak jauh dari pintu keluarnya.


" Mas... Aku kenapa ya..?kok jadi pusing begini setelah mencium bau wangi-wangi tadi..?tanyaku kepada mas andre..


" Tadi kamu mual,sekarang kamu pusing.....,mas jadi ngak tau dek kamu ini kenapa...?" sambil menggaruk keapanya kebingungan.


Mereka tidak menyadari kalau tanda-tanda itu bisa jadi ara positif hamil.


Namun karna ini pengalaman pertama mereka jadi wajar saja kalau ara dan Andre belum menyadarinya.


Bahkan ara pun lupa jika dia bulan ini belum juga datang bulan.Padahal ini sudah tgl 29 dan sehari lagi sudah berganti bulan.


Biasanya Ara datang bulan di tanggal 15-17 sedangkan sampai sekarang dia belum juga datang bulan.


Di tambah hari ini dia merasakan badan nya tidak karuan dan keinginan tiba-tiba ingin asinan buah itu pun dia tidak berfikir sejauh itu bahwa kemungkinan dirinya positif hamil.


Karna menurut dia mungkin ara sedang masuk angin saja.


Setelah beberapa menit istirahat andre pun memutuskan untuk izin pulang lebih awal dan tidak melanjutkan terapinya.


Greekkkk........


Andre pun membuka pintu ruangan itu...


" Permisi mba.. Mas, kalau boleh saya izin untuk bawa pulang ara karna mungkin dia masuk angin...." ujarnya meminta izin kepada para petugas terapi itu.


" Boleh mas...silahkan,semoga mbak ara segera sehat kembali." jawab salah satu petugas itu.


" Trimakasih mas.mbak....." saya pamit pulang, Assalamualaikum." ucapnya sambil berpamit pulang...


Andre menghampiri ara yang sedang membereskan makanan dan minuman yang ia bawa tadi dan tidak lupa membawa asinan buah nya.


" Sudah dek.... Ayo kita pulang saja,atau kamu mau ke dokter...? Tawaran Andre kepada Ara.


" Ngak usah ke dokter mas,kita pulang aja.Mungkin aku masuk angin nanti bikin teh panas saja kasih tolakangin."jawab ara yang hanya menganggapnya masuk angin saja......


Mereka pun pulang...

__ADS_1


...----------------...


BERSAMBUNG.......


__ADS_2