
Rasa yang bercampur aduk semejak pagi tadi membuatku tidak nyaman.
Yang tiba-tiba ingin ini ingin itu.Seperti tak terduga.
Hasssttt.... Kenapa kamu ini ra..!!! Gumamnya dalam hati.
*
*
Rasa aneh dan ngak habis fikir karna sebelumnya juga baik-baik saja mulai membuat gelisah.
Sampai detik ini ara dan juga Andre pun belum juga menyadari bahwa tanda-tanda itu adalah menuju kehamilan yang selama ini mereka nantikan.
Te tiba nya di kontrakan Andre yang begitu cemas pada Ara....
*
*
" Kamu tiduran aja dek. Biar mas bikinkan kamu teh panas dulu."
" Iya mas,jangan terlalu manis karna rasa mual masih ada." ujarnya kepada Andre.
Andre sibuk di dapur sedang membuatkan istrinya teh panas, sedangkan Ara dia masih gelisah apa yang terjadi pada dirinya.
Seketika ia ingat bahwa dia bulan ini belum datang bulan.
Lalu Ara membuka ponselnya melihat hari ini tanggal berapa.Betapa terkejutnya Ara melihat tanggal 29 di kalender ponselnya itu.
Ada rasa bahagia campur kaget.Mata Ara berbinar-binar.
Gugup dan gemeteran sampai-sampai dia menggulirkan ponselnya ke atas dan ke bawah untuk memastikan bahwa ia tak salah lihat.
" Mas... Mas...... " Teriak Ara memanggil Andre.
Andre yang lari tergopoh-gopoh dari arah dapur langsung menghampiri Ara yang sedang berada di kamar.
" Ada apa dek.... Kamu teriak-teriak kenapa...?" tanya nya dengan nada ngos-ngosan.
" Mas.....!! Aku hari ini tanggal 29 dan besok tanggal akhir di bulan ini kan..?memastikan kepada Andre.
" Terus kenapa dek....?" semakin di buat bngung oleh Ara.
" Aku bulan ini belum datang bulan mas...".
" Yang...yang bener dek kamu.. Kamu belum datang bulan ?? "
" Apa keanehan mu seharian tadi... kamu...... " dengan mata sedikit berkaca-kaca dan nada gemetar andre pun seakan bahagia namun ia ingin memastikan dengan jawaban Ara.
" Bisa jadi aku positif hamil mas.... Tapi kita belum tespack."
Andre pun dengan sigap mengambik kunci motor dan memakai jakernya.
Ia pergi ke apotek terdekat membeli tespck.
Grenggggg......!!!!
Suara motor pun sudah di starter nya.
Ia mengegas motornya dengan penuh semangat terburu-buru.
*
*
__ADS_1
" Apa ini hasil doa-doa kami selama ini ya Tuhan....Apa Engkau telah mendengar dan mengabukkan doa kami hari ini ya Rob...!!! "
" Jika memang Engkau sudah mempercayai kami tolong izinkan kami menjaganya dan merawat nya hingga tumbuh dewasa dan seterusnya Tuhan."
Ucapnya sambil menengadahkan. Tangan nya keatas dan mengangkat dahi nya ke atas.
Dengan hati deg deg an Ara menanti pulangnya Andre sedang membelikannya tespack di Apotek.
Selang bebera menit Andre pun sampai dan langsung menuju kamar.
Memberikan tespack tersebut kepada Ara.
Andre membelikan Ara tespack 3 sengan merk yang berbeda.
Untuk memastikan bahwa tiga-tiga nya sama-sama bergaris merah dua.
Andre membantu Ara berjalan menuju kamar mandi.
Karna Ara masih merasa pusing Andre takut jatuh nanti jika Ara sendirian ke kamar mandi .
" Kamu ikut masuk mas...?"
" Iya lah dek,memangnya kenapa ? Kamu malu ? Kita kan udah menjadi suami istri masa kamu masih ada rasa malu si dek..."
"Bukan bagitu mas... Tapikan privasi banget sampai-sampai pipis pun harus ikut."
Andre pun menggelengkan kepala nya.Tak tau apa Andre begitu tidak sabar ingin melihat hasilnya.
Andre membantu mengambilkan cup kecil untuk menadahkan urine Ara.
Ara pun buang air kecil dan Andre membukakan 3 tespack.
Sesudah Ara mengambil urine nya,lalu Andre mencelupkan ujung tespack ketiga-tiganya secara bersamaan.
" Mas juga dek...." Semoga saja doa-doa kita terkabuk hari ini ."
" Aamiiinnn......"
*
*
Setelah menunggu beberapa detik.
Garis merah dua itu sedikit samar dan mata Ara dan juga Andre bersamaan menatap ke arah tespack tanpa berkedip.
Garis itu semakin jelas dan akhirnya merahnya pun terlihat sangat jelas.
Bahkan ketiganya bergaris merah semua. Dan itu artinya......
Alhamdulillah ya Allah...... Akhirnya kau jawab semua doa-doa kami selama ini.......
Mereka pun berpelukan saat itu juga sambil menjunjung mengangkat tubuh Ara dengan pelan Andre pun menciumi kening Ara berkali-kali.
" Kamu sebentar lagi akan jadi ayah mas....." ucap bahagia Ara kepada Andre.
" Dan kamu juga akan menyandang gelar sebagai mama dek..." saut Andre .
" Terimakasih Ya Allah...... Akhirnya Engkau mempercayai kami dengan menitipkan benih di rahim istri hamba...." Andre pun sujud syukur dengan mencium lantai.
Ara yang masih tidak percaya bahwa di dalam perutnya ada benih cinta nya dengan suami pun mulai meraba perutnya yang masih datar itu.
" Besok kita priksa ke somter dek.Memastikan biar lebih akurat." tegas Andre kepada Ara.
Ara pun mengangguk dan tersenyum lebar.
__ADS_1
" Kita kasih tau ibu nanti setelah pulang dari dojter aja ya mas." ucap Ara kepada Andre.
" Iya . Biar lebih pasti dan kita beritahu langsung jangan lewat telfon biar tau gimana ekspresi kagetnya ibu." saut mas Andre .
"Ibu di jawa kita beritahu juga nanti setelah kita pulang dari dokter.Karna ibu kamu jauh maka gapapa ya kita kasih kabar bahagia ini lewat telfon Dek..."saut mas Andre.
"Gapapa mas,kan emang kita lagi jauh.Kalau jarak kita dekat juga pasti kita beritahu nya langsung."jawab Ara dengan tenang.
*
*
*
Keesokan harinya ........
Ara dan Andre pun sudah bersiap-siap menuju dokter kandungan.
Mereka sudah ngak sabar ingin mengetahui kebennaranya.walau dengan tespack kemarin sudah begitu jelas terlihat garis merah dua .
Namun kedua nya akan semakin yakin jika dokter yang menyatakan kebenarannya itu.
*
*
" Jadi gimana dok,apakah iistri saya beneean hamil atau tidak..?" ucap Andre karna sudah tidak sabar ingin mendengar penjelasan dokter.
Setelah dokter meriksa Ara ..
" Ya...!! Benar pam, istri bapak sedang hamil.Biar lebih memastikan kita liat dengan USG ya pak..
Ara pun masih terbaring dan dokter mulai membuka baju Ara keatas sampai perutnya terlihat.
Dokter pun memberi cairan gel di atas perut Ara guna untuk mempermudah USG tersebut.
Penjelasan dokter....
" Ini pakk.. Sudah terlihat sebesar biji kacang nampak di dalam rahim istri bapak.Jika di hitung dari terakhir ibu Ara mens berarti kehamilan memasuki trimester ke 3 ya bu pak..." jelas dokter kepada Ara dan Andre.
" Jadi harus banyak-banyak istirahat dan tidak boleh kecapekan"
" Harus banyak-banyak makan sayur buah.Tidak boleh setres karna itu dapat mengganggu tumbuh kembang janin yang ada di dalam perut bu Ara."perjelas dokter kepda mas Andre.
" Trimakasih dok atas penjelasannya."
*
*
Setelah selesai melakukan ppemeriksaan.kami pun menuju parkiran motor.
Sambil berjalan keluar.....
"Kamu dengar kan dek.. Kamu ngak boleh kecapekan ngak boleh banyak aktifitas dulu karna kehamilan kamu masih di trimester ke 3 yang mana masih sangat rentan."jelas mas Andre tegas padaku.
" Iya..iya mas aku tau kok."
" Untuk sementara waktu kamu harus badrest." kurangi dan hindari aktifitas yang melelahkan.
Sampai usia kehamilan kamu benar-benar kuat.
...----------------...
BERSAMBUNG.......
__ADS_1